ASN Diminta Tegak Lurus Ikuti Perintah Pimpinan Pusat dan Daerah

ASN Diminta Tegak Lurus Ikuti Perintah Pimpinan Pusat dan Daerah
Tjahjo Kumolo. ( Foto: Antara )
Carlos KY Paath / JEM Selasa, 5 Mei 2020 | 12:28 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo menegaskan Aparatur Sipil Negara (ASN) tegak lurus mengikuti perintah pemerintah pusat dan daerah. ASN sepatutnya menjalankan tugas walau dari rumah.

"ASN sebagai bagian dari aparatur pusat sampai daerah tetap tegak lurus mengikuti perintah dan arahan pimpinan pusat dan daerah. ASN harus tetap bekerja dan bertugas di rumah masing-masing, mengikuti arahan dan petunjuk pimpinan," kata Tjahjo dalam keterangannya, Selasa (5/5/2020).

Menurut Tjahjo, tata kelola pemerintahan serta pelayanan masyarakat harus berjalan di tengah pandemi. Tjahjo juga berharap seluruh ASN dan keluarga di seluruh wilayah Indonesia senantiasa diberi kesehatan dan penuh optimisme.

"Seluruh ASN, khususnya petugas medis dan aparat keamanan, TNI/Polri, Satpol PP (satuan polisi pamong praja) serta seluruh elemen masyarakat tetap sehat, tetap semangat dan tetap optimis," ujar mantan menteri dalam negeri tersebut.

Tjahjo mengatakan segenap jajaran pemerintah pusat sampai dengan kelurahan/desa bersama-sama elemen masyarakat telah menangani pandemi Covid-19 di wilayah Indonesia. Menurut Tjahjo, ASN yang bertugas dan berada di berbagai tempat perlu untuk ikut mempelopori, menggerakkan dan mengorganisasi lingkungan masyarakat.

Tujuannya agar melaksanakan setiap perintah dan anjuran pemerintah demi percepatan dan berhentinya pandemi Covid-19. Tjahjo menyatakan ASN pun harus menegakkan disiplin dalam kehidupan dan tugas sehari-hari di rumah dan piket di kantor-kantor pelayanan masyarakat.

"Tetap bekerja dengan serius dan ikhlas, menerapkan disiplin, menjaga jarak, dan menggunakan masker serta hidup sehat," kata Sekretaris Pengarah Komite Dewan Pengarah Reformasi Birokrasi Nasional (KPRBN) tersebut.

Di bulan Ramadan, Tjahjo mengingatkan masyarakat yang beribadah puasa untuk selalu bermunajat kepada Allah SWT. Berdoa supaya Indonesia diberikan kekuatan dan kesehatan. Mendoakan masyarakat yang wafat dan sedang proses penyembuhan.

"Semoga yang wafat diberi tempat disisi-Nya dan yang sedang proses penyembuhan diberikan kesembuhan serta kepada seluruh aparat petugas medis diberikan kekuatan dan kesehatan dalam pengabdian kepada masyarakat," kata Tjahjo.

Di sisi lain, Tjahjo menegaskan Kementerian PANRB tetap mengingatkan kepada seluruh jajaran ASN beserta keluarga besarnya untuk tahun ini tidak mudik dan bepergian ke luar kota. Tjahjo menjelaskan sanksi tegas akan dikeluarkan kementerian/lembaga dan Badan Kepegawaian Negara sesuai regulasi dan disiplin pegawai bagi ASN yang nekat mudik.

"Sanksi akan diterapkan tanpa pandang bulu, termasuk memberikan sanksi bagi yang tidak mematuhi perintah Bapak Presiden serta pimpinan daerah. ASN harus ikut memberikan pemahaman kepada masyarakat lain agar menahan diri untuk tidak mudik Idul Fitri tahun ini," ujar Tjahjo.

Tjahjo pun menyebut, "Hal ini semata, ASN ikut bertanggung jawab memotong perkembangan virus covid meluas ke daerah. Dan Pemerintah sudah mengeluarkan keputusan pada saat suasana normal nanti, akan memberikan ganti hari seluruh ASN dan masyarakat agar dapat mudik ke kampung halamannya, menemui keluarganya." 



Sumber: BeritaSatu.com