Data KPU yang "Bocor" Ternyata Memang Bisa Diakses Siapa Saja
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

Data KPU yang "Bocor" Ternyata Memang Bisa Diakses Siapa Saja

Jumat, 22 Mei 2020 | 18:23 WIB
Oleh : Fuska Sani Evani / FMB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Menyikapi "bocornya" 2,3 juta data Daftar Pemilih Tetap (DPT) asal DI Yogyakarta, yang akan dijual oleh peretas, KPU DIY menyebutkan bahwa data itu sesungguhnya bisa diakses publik untuk mencermati pendataan pemilih.

Dikonfirmasi, Ketua KPU DIY Hamdan Kurniawan mengatakan, data KPU yang "bocor" tersebut merupakan soft file DPT Pemilu 2014, dan soft file dalam bentuk PDF tersebut memang dikeluarkan sesuai regulasi dan untuk memenuhi kebutuhan publik.

Hamdan bahkan mengatakan, data yang bisa diakses itu, sudah sesuai dengan Undang-undang nomor 8 tahun 2012 tentang Pemilu, pasal 38.

“Jadi data itu memang untuk kebutuhan publik dan bisa diakses masyarakat untuk mengetahui dirinya terdaftar atau belum," katanya, Jumat (22/5/2020)

Sehingga ancaman hacker yang akan menjual data tersebut menurut Hamdan, terlalu mengada-ada. Bahkan data yang tersebar tersebut berdasarkan jejak, sudah terunggah sejak tanggal 15 November 2013.

“KPU Pusat sudah bekerja untuk menelusuri akun hacker yang menyebarluaskan dan menjual data DPT tersebut. Termasuk pengecekan internal, server dan kondisi yang lainnya," ujarnya.

Diketahui, server Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI diduga telah diretas sehingga beberapa data-data pribadi DPT bocor dan telah dijual di forum hacker di media sosial. Pelaku juga mengancam akan menjual 200 juta data DPT milik KPU. Data DPT tersebut berisi Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK).

Hamdan mengaku belum mengetahui modus lain dari ancaman hacker tersebut, dan meminta agar perkara itu diselidiki secara hukum formal.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Mahfud MD: Arab Saja Anjurkan Salat Ied di Rumah

Menko Polhukam, Mahfud MD mengungkapkan, jangankan Indonesia, Arab Saudi saja menginstruksikan salat ied di rumah.

POLITIK | 22 Mei 2020

Azis Syamsuddin: Tidak Ada Ketentuan Batas Waktu Pengesahan RUU

Tidak ada tenggang waktu yang ditetapkan secara pasti untuk dijadikan sebagai alat ukur menetapkan UU.

POLITIK | 22 Mei 2020

Kemsos: Bila Ada Beras Kualitas Buruk, Langsung Kita Ganti

Kementerian Sosial menjamin beras dan paket sembako bantuan sosial (Bansos) Presiden RI berkualitas baik.

POLITIK | 22 Mei 2020

Kemkominfo dan BSSN Akan Selidiki Dugaan Data KPU Bocor

Kementerian Telekomunikasi dan Informatika dan KPU akan menyelidiki kebocoran data pribadi 2,3 juta masyarakat Indonesia di dunia maya.

POLITIK | 22 Mei 2020

Terkait Pemenang Lelang Motor Jokowi, Istana Minta BPIP Tanggung Jawab

"Jadi Istana tidak ada sangkut pautnya,” kata Donny Gahral Adian.

POLITIK | 22 Mei 2020

Jutaan Data Diduga Bocor, KPU Periksa Server Data

KPU sudah bekerja sejak tadi malam menelusuri berita lebih lanjut, melakukan cek kondisi internal server data.

POLITIK | 22 Mei 2020

Timwas Covid-19 DPR: Pastikan Tak Ada Penyelewengan Program Penanganan Bencana Covid-19

Timwas Covid-19 DPR ingin agar aparat negara di bidang pengawasan dan penegakan hukum bekerja maksimal

POLITIK | 21 Mei 2020

Pengamat Sebut Kualitas Demokrasi Cenderung Menurun

Kualitas demokrasi cenderung mengalami kemerosotan, terutama dalam enam bulan terakhir.

POLITIK | 21 Mei 2020

Ibas Kerahkan Relawan Salurkan Bantuan Covid-19 Hingga ke Desa

EBY Foundation menyalurkan bantuan alat pelindung diri (APD) kepada sejumlah rumah sakit di Pacitan dan Magetan, Jawa Timur (Jatim).

POLITIK | 21 Mei 2020

Pelayanan Publik Kementerian Tetap Optimal Selama Pandemi

Kementerian/lembaga tetap optimal melayani publik selama pandemi Covid-19. Bahkan, pelayanan itu semakin optimal dilakukan secara daring.

POLITIK | 21 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS