Bamsoet Bantah Konser Amal Virtual Telan Biaya Miliaran

Bamsoet Bantah Konser Amal Virtual Telan Biaya Miliaran
Bambang Soesatyo. ( Foto: Antara )
Markus Junianto Sihaloho / FMB Jumat, 22 Mei 2020 | 18:47 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua MPR Bambang Soesatyo memberikan klarifikasi atas tudingan miring dan upaya hoaks seolah-olah biaya penyelenggaraan konser amal virtual untuk kebutuhan amal menelan biaya miliaran rupiah dan mengabaikan physical distancing.

Konser virtual yang dilaksanakan MPR itu melibatkan sejumlah seniman -termasuk grup musik Bimbo-, pejabat, maupun elite negara -mulai Presiden Jokowi, Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri, hingga para petinggi TNI-Polri-.

Bamsoet mengatakan, usai kasus prank oleh M.Nuh terkait lelang motor listrik Gesits yang diteken Presiden Jokowi, berikutnya beredar isu di media sosial bahwa konser itu menggunakan panggung besar, ditonton ribuan orang yang dihadiri secara fisik. Hal itu tentu saja dikontraskan dengan pembatasan sosial masa pandemi covid-19 oleh pemerintah.

"Padahal semua berlangsung secara virtual di rumah masing-masing," kata Bamsoet, sapaan akrabnya, Jumat (22/5/2020).

Bukan itu saja, beredar juga isu bahwa konser itu berbiaya Rp 6,5 miliar. Padahal aslinya, kata Bamsoet, biayanya tak sampai Rp 500 juta karena para artis yang tampil sama sekali tak dibayar.

"Biayanya tak sampai Rp 500 juta. Faktanya, karena semua bekerja tanpa pamrih, para seniman, pekerja seninya, dan artis lain pendukungnya, termasuk Bimbo, bekerja tanpa pamrih. Itupun biaya Rp 500 juta tadi ditutup bergotong royong, dari seniman dan pribadi tanpa mengganggu donasi. Ttak ada sepeserpun dana APBN dipakai pada acara ini," kata Bamsoet.

Dijelaskan dia, acara itu digelar setelah sejumlah seniman menyampaikan niatan menggelar pengumpulan dana sosial melalui sebuah konser virtual. Sebagai Ketua MPR, Bamsoet setuju dengan niatan itu dan mengajak Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk melaksanakannya.

Dari situ, sejumlah pejabat negara dan elite diajak turut serta. Termasuk Presiden Jokowi, yang mendukung lewat tanda tangannya di sepeda motor Gesits yang akan dilelang.

Penyelenggara acara dari kalangan seniman, Olivia Zalianty juga menyatakan tudingan soal dana konser miliaran rupiah itu sebagai kebohongan. Menurut dia, biaya konser itu sekitar Rp500 juta.

"Saya bersaksi atas nama alam semesta, tak benar. Konser ini berbiaya sekitar Rp 500 jutaan. Terimakasih karena ini bisa terjadi karena semangat gotong royong pekerja seni dan stasiun telebih yang merelay tanpa mengenakan biaya blocking time," ujar Olivia.



Sumber: BeritaSatu.com