KPU Bantah Ada Kebocoran Data
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

KPU Bantah Ada Kebocoran Data

Jumat, 22 Mei 2020 | 20:16 WIB
Oleh : Roberth Wardhy / MPA

Jakarta, Beritasatu.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) membantah adanya data KPU yang diretas sehingga terjadi kebocoran. KPU pastikan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilih pada Pemilu 2014 lalu dalam keadaan aman dan masih terjaga kerahasiaannya.

Hal itu disampaikan Komisioner KPU Viryan Azis melalui akun twitter @viryanazis di Jakarta, Jumat (22/5/2020).

Ia menyebut KPU sudah melakukan pengecekan terhadap data yang dituduh bocor. KPU juga sudah melakukan langkah aktif dengan sejumlah pihak terkait

"Kondisi softfile DPT Pemilu 2014 di KPU aman. Tidak kena hack atau bocor atau diretas," kata Viryan dalam twit-nya.

Dalam grup Whatsapp (WA) media dengan unsur KPU pusat, Viryan menjelaskan pihak terkait yang diminta untuk menelusuri isu kebocoran data tersebut adalah Badan Sandi dan Siber Negara (BSSN) dan Cyber Crime Mabes Polri. Semuanya menyatakan aman.

"Data KPU sebagaimana saya sampaikan (DPT 2014, Red) tidak bocor. Data DPT 2014 yang salah satunya ditampilkan adalah data yang bulan Nopember 2013," jelas Viryan.

Dia membantah data yang dicuit akun @underthebreach yang menyatakan bocor. Dari hasil penelusuran KPU, tidak ada data yang bocor seperti disampaikan dalam ciutan tersebut.

Dia menyebut bisa dari sumber lain. Namun dia tidak menyebut sumber mana yang bocor.

Sebelumnya, beredar informasi ada sekitra 2,3 juta data warga negara Indonesia bocor di internet. Informasi itu dilaporkan Under the Breach, sebuah akun Twitter yang memantau aktivitas hacker dan kebocoran data pribadi. Data tersebut merupakan data daftar pemilih tetap (DPT) saat Pemilu tahun 2014 lalu. Hacker mengklaim mendapat data tersebut dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam format PDF.

Data pribadi yang bocor mencakup nama, jenis kelamin, alamat, nomor KTP, tempat tanggal lahir, usia, status lajang atau menikah. Peretas mengklaim juga punya informasi nomor Kartu Keluarga.

Hacker mem-posting data pribadi warga Indonesia di Raid Forums, sebuah forum komunitas hacker untuk saling berbagi informasi data pribadi. Hacker itu menggunakan username Arlinst.

Pada bulan Maret 2019 lalu, Pakar Teknologi Informasi Ruby Alamsyah pernah bercerita data pribadi masyarakat yang masuk dalam DPT pemilu 2014 lalu pernah bocor. Saat itu, selama beberapa hari KPU tidak memberikan keamanan terhadap 150 juta data pribadi, sehingga siapa pun bisa mengunduhnya secara cuma-cuma.

"Waktu itu bisa kita download secara legal, bukan di-hack ya. Karena kesalahan pengamanan data base KPU. Tapi itu hanya berlangsung dalam hitungan hari," kata Ruby.

Saat ditanyakan masalah itu ke Viryan, dia beralasan data yang disampaikan Ruby tidak spesifik. Hal itu menyulitkan KPU dalam melacak kebenarannya.

"Saya menanyakan yang dimaksud waktunya kapan? Kalau tidak jelas waktunya kapan, bagaimana saya bisa cek. Saya mau fokus pada postingan yang menjadi berita sejak kemarin. Saya jawab hal tersebut karena sudah dilakukan penelusuran," tutup Viryan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bamsoet Bantah Konser Amal Virtual Telan Biaya Miliaran

Ketua MPR Bambang Soesatyo bantah penyelenggaraan konser virtual untuk kebutuhan amal menelan biaya miliaran rupiah dan mengabaikan physical distancing.

POLITIK | 22 Mei 2020

Berdamai dengan Covid-19 Tidak Berarti Negara Kalah

Politisi PDI Perjuangan Ansy Lema membela rencana Presiden Jokowi untuk hidup berdamai dengan Covid-19 dalam new normal.

POLITIK | 22 Mei 2020

Data KPU yang "Bocor" Ternyata Memang Bisa Diakses Siapa Saja

Soft file data bocor KPU tersebut sesungguhnya bisa diakses publik untuk mencermati pendataan pemilih.

POLITIK | 22 Mei 2020

Mahfud MD: Arab Saja Anjurkan Salat Ied di Rumah

Menko Polhukam, Mahfud MD mengungkapkan, jangankan Indonesia, Arab Saudi saja menginstruksikan salat ied di rumah.

POLITIK | 22 Mei 2020

Azis Syamsuddin: Tidak Ada Ketentuan Batas Waktu Pengesahan RUU

Tidak ada tenggang waktu yang ditetapkan secara pasti untuk dijadikan sebagai alat ukur menetapkan UU.

POLITIK | 22 Mei 2020

Kemsos: Bila Ada Beras Kualitas Buruk, Langsung Kita Ganti

Kementerian Sosial menjamin beras dan paket sembako bantuan sosial (Bansos) Presiden RI berkualitas baik.

POLITIK | 22 Mei 2020

Kemkominfo dan BSSN Akan Selidiki Dugaan Data KPU Bocor

Kementerian Telekomunikasi dan Informatika dan KPU akan menyelidiki kebocoran data pribadi 2,3 juta masyarakat Indonesia di dunia maya.

POLITIK | 22 Mei 2020

Terkait Pemenang Lelang Motor Jokowi, Istana Minta BPIP Tanggung Jawab

"Jadi Istana tidak ada sangkut pautnya,” kata Donny Gahral Adian.

POLITIK | 22 Mei 2020

Jutaan Data Diduga Bocor, KPU Periksa Server Data

KPU sudah bekerja sejak tadi malam menelusuri berita lebih lanjut, melakukan cek kondisi internal server data.

POLITIK | 22 Mei 2020

Timwas Covid-19 DPR: Pastikan Tak Ada Penyelewengan Program Penanganan Bencana Covid-19

Timwas Covid-19 DPR ingin agar aparat negara di bidang pengawasan dan penegakan hukum bekerja maksimal

POLITIK | 21 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS