PPP Minta Kebijakan New Normal Jangan Pilih Kasih

PPP Minta Kebijakan New Normal Jangan Pilih Kasih
Presiden Joko Widodo (ketiga kiri) didampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kiri), Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz (keempat kiri) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan keterangan pers seusai meninjau kesiapan penerapan prosedur standar New Normal di Stasiun MRT Bundaraan HI, Jakarta, Selasa, 26 Mei 2020. (Foto: Antara / Sigid Kurniawan)
Markus Junianto Sihaloho / FER Selasa, 26 Mei 2020 | 18:03 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Achmad Baidlowi, meminta agar kebijakan new normal yang melonggarkan kegiatan sosial di tengah pandemi virus corona (Covid-19), tidak pilih kasih. Kegiatan keagamaan juga harus disiapkan protokol new normal.

Baca Juga: Mahfud Sebut New Normal Belum Diputuskan

Menurut Baidlowi, pihaknya memahami bahwa dimulainya kehidupan new normal berarti pemerintah akan membiarkan masyarakat beraktivitas seperti biasa, namun dengan memerhatikan protokol kesehatan. Termasuk adalah memakai masker, menjaga jarak fisik, dan sering mencuci tangan.

"Tentu new normal itu berniat memadukan antara kesehatan dengan perekonomian. Keduanya sama-sama penting dan didesain untuk jalan bersama-sama, tidak saling menafikan," kata Baidlowi, Selasa (26/5/2020).

Baca Juga: Pelaku Usaha Siap Jalankan Bisnis di Era New Normal

Baidlowi mengatakan, pihaknya sangat berharap agar kebijakan new normal ini juga seharusnya berlaku untuk semua kehidupan sosial masyarakat, termasuk tempat ibadah, kantor, pabrik, maupun sekolah.

"Setelah mal dibuka, maka tempat ibadah seperti masjid, musala, pura, dan gereja seharusnya kembali buka dengan tetap mengikuti standar new normal. Dengan demikian, maka new normal itu tidak pilih-pilih tempat dan berlaku umum sesuai standar," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com