Pilkada 2020 Dinilai Rentan Jadi Sumber Transmisi Covid-19

Pilkada 2020 Dinilai Rentan Jadi Sumber Transmisi Covid-19
Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini. (Foto: Beritasatu.com)
Robertus Wardi / FER Selasa, 26 Mei 2020 | 20:01 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pelaksanaan pilkada serentak pada tanggal 9 Desember 2020 dianggap rentan menjadi sumber penyebaran atau transmisi virus corona (Covid 19).

Baca Juga: Perppu Pilkada Dinilai Ambigu

Pasalnya, proses tahapan pilkada dilakukan enam bulan sebelum pencoblosan. Artinya, tahapan pilkada akan dimulai pada awal Juni mendatang.

"Pilkada di bulan Desember 2020 sangat berisiko menjadi sumber transmisi Covid-19," kata Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini di Jakarta, Selasa (26/5/2020).

Baca Juga: Kaji Ulang Keputusan Pilkada 2020

Titi menyebutkan, data sementara penyebaran Covid-19 memperlihatkan belum ada kecenderungan pandemi ini melandai atau sudah menunjukkan penanganan yang baik. Menjalankan aktivitas pilkada di tengah kasus Covid-19 yang masih tinggi diniai sangat beresiko.

Apalagi, lanjutnya, disiplin dan perilaku warga yang belum beradaptasi dengan protokol penanganan Covid-19, membuat pilkada bisa rentan menjadi pemicu transmisi Covid-19.

Baca Juga: Dua Alasan Parpol Ingin Pilkada Digelar Desember 2020

"Aktivitas pilkada menyaratkan adanya interaksi, partisipasi, dan berkumpulnya sejumlah orang. Ini sesuatu yang kurang sejalan dengan karakter Covid-19 itu sendiri. Masalahnya, disiplin dan perilaku warga kita belum memperlihatkan kemampuan untuk menerapkan protokol kesehatan yang baik," jelas Titi.



Sumber: BeritaSatu.com