Tunggu Keputusan Pemerintah, PDIP Matangkan Persiapan Pilkada

Tunggu Keputusan Pemerintah, PDIP Matangkan Persiapan Pilkada
Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto. (Foto: Istimewa)
Markus Junianto Sihaloho / FER Rabu, 27 Mei 2020 | 16:30 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sekjen DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto menyatakan, partainya menunggu keputusan pemerintah, DPR, dan lembaga penyelenggara pemilu soal nasib pilkada serentak 2020.

Baca Juga: Kader PDIP Diminta Bantu Atasi PHK

"PDIP sendiri memilih untuk tetap bersiap seandainya pilkada dilaksanakan 9 Desember 2020, walau akan mengikuti jika keputusan baru untuk mengundurkan jadwal diambil," kata Hasto dalam konferensi pers virtual, Rabu (27/5/2020).

Hasto mengatakan, PDIP melihat situasi secara realistis. Pihaknya memahami jika apda hari ini, pemerintah bersama DPR dan lembaga penyelenggara pemilu bertemu kembali membahas kemungkinan pengunduran itu. Rapat itu rencananya dilaksanakan di DPR.

Walau demikian, lanjut Hasto, PDIP juga menilai bahwa tak ada yang salah jika sampai saat ini diasumsikan bahwa pilkada serentak tetap dilaksanakan pada 9 Desember 2020.

"Sebagai langkah persiapan tidak salahnya kalau kita menetapkan milestone pilkada tersebut pada tanggal 9 Desember 2020. Seluruh tahapan-tahapan dipersiapkan dengan sebaik-baiknya, sambil menunggu seluruh perkembangan dengan penanganan Covid-19," tegas Hasto.

Baca Juga: Pilkada 2020 Rentan Jadi Sumber Transmisi Covid-19

Hasto mengakui, dengan menjadikan 9 Desember sebagai patokan utama, PDIP terus melakukan langkah-langkah strategis. Seperti melakukan konsolidasi organisasi kepartaian, hingga menggodok rekomendasi calon-calon kepala daerah. Tentu karena situasi pandemi, banyak rapat dilaksanakan dengan metode telekonferensi.

"Dengan persiapan itu enggak ada ruginya. Ketika kita mau merdeka, kita terus mempersiapkan diri sehingga tiba momentum pada tanggal 17 Agustus 1945. Demikian pula, dengan pilkada serentak ini, enggak ada ruginya kita siapkan dengan sebaik-baiknya, dengan tetap memperhatikan pencegahan Covid-19 untuk mencapai target 9 Desember 2020," pungkas Hasto.

Untuk diketahui, pilkada serentak 2020 awalnya dijadwalkan pada September 2020. Namun karena pandemi Covid-19, pemerintah, DPR, KPU dan Bawaslu sepakat mengundurkan pelaksanaannya menjadi 9 Desember 2020.

Namun belakangan disadari, pandemi virus corona (Covid-19) masih mengancam dan wacana yang muncul adalah kembali mengundurkan pilkada serentak hingga ke 2021.



Sumber: BeritaSatu.com