Gugus Tugas Disebut Dukung Pilkada Serentak 9 Desember 2020

Gugus Tugas Disebut Dukung Pilkada Serentak 9 Desember 2020
Ilustrasi Pilkada 2020. (Foto: SP/Muhammad Reza)
Carlos KY Paath / FER Rabu, 27 Mei 2020 | 18:09 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sudah sepakat dan mendukung pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak dilaksanakan 9 Desember 2020. Proses pilkada tetap diminta menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga: Elite Politik Diminta Jangan Mendominasi Pilkada

Demikian diungkap Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Muhammad dalam rapat kerja (raker) Komisi II DPR secara virtual yang turut diikuti Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Rabu (27/5/2020).

"Kami sudah menerima tembusan surat dari ketua gugus tugas pusat. Ada sikap optimisme di situ bahwa pelaksanaan pilkada Desember 2020 silakan dilaksanakan dengan secara ketat dengan standar protokol Covid-19," kata Muhammad.

Muhammad pun menegaskan DKPP mendukung pilkada digelar pada Desember 2020. Muhammad menyerahkan sepenuhnya pelaksanaan kepada Kemdagri dan KPU. "Jadi bismillah kita jalan agar pilkada digelar 2020," ucap Muhammad.

Baca Juga: Mendagri Paparkan Strategi Pelaksanaan Pilkada Serentak 

Sementara itu, Ketua Komisi II DPR, Ahmad Doli Kurnia Tanjung menyatakan, informsi yang disampaikan Muhammad merupakan hal baru.

"Tadi satu informasi saya kira. DKPP sudah menyampaikan bahwa Gugus Tugas Penanganan Covid-19 sudah membalas dari KPU tanggal 27 Mei 2020 yang isinya kurang lebih di poin 3 itu memberikan saran, masukan serta dukungan untuk tetap menggelar Pilkada 2020," kata Doli.

Sementara, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dalam forum itu pun mengklaim Kementerian Kesehatan (Kemkes) dan Gugus Tugas Covid-19 mendukung pelaksanaan pilkada pada 9 Desember 2020.

Baca Juga: Komisi II DPR Gelar Raker Bahas Pilkada Serentak

"Mereka (Kemkes dan Gugus Tugas, red) melihat memang trennya tidak akan berakhir di 2021, maka mereka mendukung pelaksanaanya di 2020 ini dan mereka akan mendukung prosesnya secara langsung. Diharapkan pemilu ini akan jadi unik karena isunya banyak sekali baik isu kesehatan maupun ekonomi," ucap Tito.



Sumber: BeritaSatu.com