Hadapi New Normal, ASN Lakukan Perubahan Sistem Kerja
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Hadapi New Normal, ASN Lakukan Perubahan Sistem Kerja

Sabtu, 6 Juni 2020 | 12:57 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Jakarta, Beritasatu.com – Untuk menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyusun tatanan kehidupan baru (new normal) yang mendukung produktivitas kerja, namun tetap memprioritaskan kesehatan dan keselamatan masyarakat, dilakukan perubahan sistem kerja pegawai aparatur sipil negara (ASN). Perubahan dilakukan agar ASN dapat beradaptasi terhadap perubahan tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo mengatakan, hal tersebut diwujudkan dengan diterbitkannya Surat Edaran (SE) Menpan RB Nomor 58 Tahun 2020 tentang Sistem Kerja Pegawai Aparatur Sipil Negara dalam Tatanan Normal Baru.

Menurut Tjahjo di Jakarta, Sabtu (6/6/2020), adaptasi terhadap tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19 di lingkungan kementerian, lembaga, dan daerah dilakukan dengan penyesuaian sistem kerja, dukungan sumber daya manusia (SDM) aparatur, dan dukungan infrastruktur yang memperhatikan protokol kesehatan.

“Ada tiga poin utama yang perlu menjadi perhatian kita semua sebagai catatan tentang sistem kerja pegawai ASN dalam tatanan normal baru,” kata Tjahjo.

Pertama, penyesuaian sistem kerja. Menurut Tjahjo, pegawai ASN wajib masuk kerja dan menaati ketentuan jam kerja sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian. Namun, untuk beradaptasi dengan kondisi pandemi Covid-19, maka perlu dilakukan penyesuaian sistem kerja bagi ASN dengan cara menjalankan protokol kesehatan dalam aktivitas keseharian.

Penyesuaian sistem kerja, kata Tjahjo, dapat dilaksanakan melalui fleksibilitas dalam pengaturan lokasi bekerja bagi pegawai ASN, yang meliputi pelaksanaan tugas kedinasan di kantor (work from office); dan/atau pelaksanaan tugas kedinasan di rumah/tempat tinggal (work from home).

Penentuan pegawai ASN yang melaksanakan tugas kedinasan di rumah/tempat tinggal dilakukan secara selektif dan akuntabel tanpa mengurangi sasaran kerja dan target kinerja. Beberapa aspek yang dijadikan pertimbangan dalam menentukan pegawai yang melaksanakan tugas kedinasan di rumah/tempat tinggal, antara lain jenis pekerjaan, kondisi kesehatan/faktor komorbiditas pegawai, dan lokasi tempat tinggal pegawai.

Pada kementerian, lembaga, dan daerah yang berlokasi pada wilayah yang menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dilaksanakan tugas kedinasan di rumah/tempat tinggal secara penuh. Dikecualikan dari hal tersebut adalah pegawai ASN pada instansi pemerintah yang tugas dan fungsinya diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19), melaksanakan tugas kedinasan di kantor dengan jumlah minimum pejabat/pegawai dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan.

Penyelenggaraan rapat dan/atau kegiatan tatap muka yang menghadirkan banyak peserta di lingkungan instansi pusat maupun daerah dilakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi melalui media elektronik. Sementara, perjalanan dinas dilakukan secara selektif sesuai tingkat prioritas dan urgensi serta memperhatikan ketentuan maupun kebijakan pemerintah yang terkait dengan protokol kesehatan.

Sistem kerja dalam tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19 tetap memperhatikan pelayanan publik berjalan secara efektif, salah satunya dengan melakukan penyederhanaan proses bisnis dan SOP pelayanan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (secara daring).

Kedua, kata Tjahjo, dukungan SDM ASN dilaksanakan dengan memperhatikan manajemen SDM secara akuntabel melalui penilaian kinerja, pemantauan, pengawasan, serta disiplin pegawai.

“Ketiga, dukungan infrastruktur dilakukan dengan menyesuaikan sarana dan prasarana di lingkungan kerja yang dibutuhkan pegawai ASN sesuai dengan panduan yang ditetapkan dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020. Selain itu, memastikan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi sesuai dengan pedoman penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, dan keamanan informasi dan keamanan siber,” ujarnya.

Tjahjo menegaskan, sistem kerja pegawai ASN dalam tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19 mulai berlaku pada 5 Juni 2020 dan pelaksanaannya disesuaikan dengan status penyebaran Covid-19 yang ditetapkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ansy Lema Sosialisasi Penanganan Limbah Infeksius Covid-19

Anggota DPR dari Fraksi PDI-P asal NTT menyosialisasikan penanganan limbah sampah infeksius Covid-19 secara virtual.

POLITIK | 6 Juni 2020

Pilkada di Tengah Pandemi Disebut dapat Munculkan Oligarki Baru

Direktur Eksekutif Indopolling Network, Wempy Hadir menyatakan pilkada Serentak 2020 berbeda dengan pesta demokrasi lokal sebelumnya.

POLITIK | 5 Juni 2020

Peserta Pilkada Wajib Taati Aturan

Peneliti politik LIPI Sri Nuryanti berharap setiap peserta Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Serentak 2020 menaati aturan

POLITIK | 5 Juni 2020

Jelang Hari Lahir Bung Karno, PDIP Bakar Patriotisme Pemuda Lewat Wayangan "Kumbokarno Sang Senopati"

PDIP menggelar wayangan dengan lakon 'Kumbokarno Sang Senopati, demi mengingatkan tentang semangat patriotisme bagi para pemuda Indonesia masa kini.

POLITIK | 5 Juni 2020

Bawaslu: Kita Harus Pastikan Pilkada Luber dan Jurdil

Bagja menyatakan, Bawaslu ingin asas langsung, umum, bebas, rahasia (luber) serta jujur dan adil (jurdil) diterapkan dalam Pilkada 2020

POLITIK | 5 Juni 2020

Sosialisasi Pilkada Jadi Tantangan KPU

Komisioner KPU, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi menyatakan, sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Serentak 2020 bukan pekerjaan rumah

POLITIK | 5 Juni 2020

Partisipasi Pemilih Berpotensi Merosot di Pilkada 2020

Wakil Ketua Komisi II DPR Arif Wibowo menegaskan, sosialiasi Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Serentak 2020 sangat penting.

POLITIK | 5 Juni 2020

Ahmad Sahroni Apresiasi Polri Tangkap Sindikat Narkoba Asal Iran

Tim Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Bareskrim Polri kembali mengungkap kasus besar sindikat narkoba jaringan internasional

POLITIK | 5 Juni 2020

Pilkada Serentak 2020 Dinilai Sudah Sepatutnya Tetap Dilaksanakan

Wakil Ketua Komisi II DPR Arif Wibowo menegaskan Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Serentak 2020 sudah sepatutnya dilaksanakan.

POLITIK | 5 Juni 2020

Rasionalisasi Anggaran Pilkada Dibahas Pekan Depan

Komisi II DPR tidak ingin permasalahan anggaran menghambat tahapan pilkada.

POLITIK | 5 Juni 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS