Wapres: Kunci Hadapi New Normal Adalah Patuhi Protokol Kesehatan

Wapres: Kunci Hadapi New Normal Adalah Patuhi Protokol Kesehatan
Wakil Presiden RI, KH Ma'ruf Amin. (Foto: Istimewa)
Markus Junianto Sihaloho / YUD Senin, 8 Juni 2020 | 19:29 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Memasuki masa transisi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) menuju tatanan normal baru (new normal), Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin meminta masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.

Menurut Wapres, situasi sekarang ini relatif sudah bisa terkontrol sehingga sudah bisa memasuki new normal.

Baca juga: Kota Medan Belum Bisa Terapkan New Normal

"Nah, tetapi kuncinya adalah yaitu kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan,” kata Ma’ruf Amin ketika memberikan keterangan pers kepada media melalui teleconference di Senin (8/6/2020) sore.

Wapres pun menilai bahwa penerapan protokol kesehatan pada masa transisi ini akan lebih sulit dibandingkan ketika PSBB masih diterapkan. Saat PSBB, kegiatan seperti belajar, ibadah, dan bekerja, dilakukan di rumah. Di transisi PSBB, kegiatan sosial perekonomian mulai aktif sehingga masyarakat tidak mungkin menghindari keramaian dan bertemu dengan individu lain.

Baca juga: Adaptasi New Normal, Jaksa Agung Terbitkan Surat Edaran

"Kuncinya tetap memiliki kesadaran rendah terhadap penerapan jarak sosial. Makanya harus lebih siap masyarakat untuk bisa menjaga dirinya dengan tetap menjaga atau menaati protokol kesehatan,” kata Wapres.

Terkait pelaksanaan kegiatan peribadahan di rumah ibadah, Wapres mengimbau agar juga tetap menerapkan aturan yang sudah ditetapkan. Seperti membawa alat peribadahan milik pribadi, memakai masker di lingkungan rumah ibadah, dan untuk umat Islam dapat merenggangkan saf serta wudu di rumah untuk menghindari antrian panjang di masjid. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 di rumah ibadah.

Baca juga: Pemprov Bengkulu Masih Kaji Pelaksanaan New Normal

Dalam kesempatan itu Wapres juga mengatakan bahwa ke depan ia akan mulai melakukan Salat Jumat di masjid dengan menerapkan protokol beribadah yang baik dan aman di rumah ibadah.

“Untuk Jumat kemarin saya di rumah dulu atau di aula tempat saya dulu, aula kediaman. Saya jadi khatib, saya jadi imam. Nah, Jumatan besok tentu sudah bisa di masjid,” pungkas Wapres.



Sumber: BeritaSatu.com