Positif Baru Covid-19 Pecah Rekor, Ini 5 Instruksi Presiden
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Positif Baru Covid-19 Pecah Rekor, Ini 5 Instruksi Presiden

Rabu, 10 Juni 2020 | 13:28 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Penambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia pada hari Selasa (9/6/2020) mencapai jumlah tertinggi yakni 1.043 kasus. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan lima instruksi yang harus dijalankan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 bersama para gubernur dan menteri di Kabinet Indonesia Maju.

Kelima instruksi ini disampaikan Jokowi saat mengunjungi markas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di gedung BNBP, Jakarta Timur, Rabu (10/6/2020). Kunjungan tersebut dilakukan secara virtual melalui video conference yang diikuti oleh 34 gubernur dan seluruh menteri jajaran Kabinet Indonesia Maju.

Sebelumnya, jumlah penambahan kasus positif yang tertinggi dalam sehari selama ini terjadi pada Sabtu (6/6/2020) yakni 993 dan Kamis (21/5/2020) yakni mencapai 973.

Instruksi pertama yang diberikan Jokowi, adalah perlunya prakondisi yang ketat. Sosialisasi kepada masyarakat harus masif, terkait penggunaan masker, jaga jarak, mencuci tangan dan jangan masuk ke kerumunan atau keramaian yang terlalu padat.

“Yang pertama perlu saya ingatkan, perlunya prakondisi yang ketat. Ini yang paling penting, sosialisasi kepada masyarakat juga harus masif, bagaimana mengenai penggunaan masker, mengenai jaga jarak, mengenai cuci tangan, mengenai jangan masuk ke kerumunan atau keramaian yang terlalu padat,” ujar Jokowi.

Ia menilai sosialisasi protokol kesehatan tersebut harus terus disampaikan kepada masyarakat diikuti dengan simulasi yang baik. Sehingga saat masuk ke dalam tatanan normal baru, kedisiplinan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan sudah terwujud dengan baik.

“Saya kira kalau ini terus disampaikan kepada masyarakat, diikuti tentu saja dengan simulasi-simulasi yang baik, sehingga saat kita masuk ke dalam tatanan normal baru, kedisiplinan warga itu sudah betul-betul siap dan ada,” terang Jokowi.

“Inilah prakondisi yang kita siapkan. Sehingga disiplin pakai masker, jaga jarak aman, sering cuci tangan, hindari kerumunan, tingkatkan imunitas. Saya kira terus harus kita sampaikan kepada masyarakat,” tambahnya.

Kepala Negara juga memerintahkan kepada Penglima TNI dan Kapolri untuk terus menurunkan personelnya di titik-titik keramaian di daerah yang ada kasus Covid-19. Kehadiran para personel penegak hukum ini untuk mengingatkan masyarakat lebih displin menerapkan protokol kesehatan.

“Saya juga sudah perintahkan kepada panglima TNI dan Kapolri untuk menghadirkan aparat di titik-titik keramaian di daerah untuk mengingatkan warga agar disiplin, untuk mengingatkan warga agar mematuhi protokol kesehatan,” jelas Jokowi.

Instruksi kedua, yang berkaitan dengan penentuan waktu. Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta ini, penentuan waktu untuk menerapkan tatanan normal baru penting sekali. Kalkulasi atau perhitungan yang dilakukan harus berdasarkan data dan fakta lapangan yang ada.

“Kapan timing-nya. Ini penting sekali. Ini harus tepat. Jadi saya ingatkan juga pada daerah apabila sudah ingin memutuskan masuk ke normal baru, bicarakan dulu dengan Ketua Gugus Tugas, lihat datanya seperti apa, pergerakannya seperti apa, fakta-faktanya seperti apa, karena itu data di sini ada, saya lihat ada semuanya,” papar Jokowi.

Perkembangan data epidomologi, terutama angka R0 dan Rt harus diperhatikan dengan baik saat ingin membuka tatanan normal baru. Juga diperhatikan kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan dan memastikan manajemen di daerah siap melaksanakan tatanan normal baru.

“Kemudian juga menghitung kesiapan daerah, ini yang berkali-kali saya sampaikan, dalam pengujian yang masif, pelacakan yang agresif, kesiapan fasilitas kesehatan (faskes) yang ada. Ini benar-benar semuanya harus kita hitung dan kita pastikan,” tegasnya.

Instruksi ketiga, semua sektor dan aktivitas tidak boleh dibuka semua secara langsung, namun harus dibuka secara bertahap.

“Tidak semua langsung kita buka, tidak. Sektor dan aktivitas apa yang dimulai dibuka secara bertahap. Itu pun tidak langsung dibuka 100 persen,” tutur Jokowi.

Beberapa daerah, lanjutnya, sudah ada yang melakukan pembukaan sektor dan aktivitas hanya 50 persen saja. Contoh yang bagus, diungkapkan Jokowi, persiapan dalam pembukaan tempat ibadah dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Beberapa daerah sudah melakukan dibuka dulu 50 persen, dibuka dulu separuh. Saya kira contoh-contoh beberapa daerah, sudah melakukan akan kita evaluasi dan sangat bagus sebagai contoh kemarin persiapan dalam pembukaan tempat ibadah dengan protokol kesehatan, saya lihat bagus,” ungkapnya.

Untuk sektor ekonomi dengan penularan Covid-19 yang rendah tetapi memiliki dampak ekonomi yang tinggi, Jokowi minta diutamakan untuk dibuka terlebih dahulu. Terutama sektor pertenian, peternakan, perkebunan, perikanan, industri manufaktur, sektor konstruksi logistik, transportasi barang, sektor pertambahan dan perminyakan.

“Saya kira ini sudah disampaikan oleh Ketua Gugus Tugas agar ini menjadi catatan bagi kita semua,” tukasnya.

Instruksi keempat, Jokowi ingin konsolidasi koordinasi antara pusat dan daerah, provinsi, kabupaten, kota hingga tingkat desa, RT dan RW harus diperkuat. Juga harus diperkuat koordinasi di internal Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Ini penting sekali, dan tentu saja yang lebih penting lagi, libatkan semua elemen masyarakat sehingga kita semuanya bergotong royong bersinergi bekerja menyelesaikan persoalan besar ini,” ucap Jokowi.

Instruksi kelima, melakukan evaluasi penanganan Covid-19 secara rutin. Meskipun sebuah daerah telah mengalami penurunan kasus positif Covid-19, Jokowi meminta jangan sampai lengah. Karena penyebaran kasus positif secara nasional masih dinamis.

Menurutnya, keberhasilan pengendalian Covid-19 sangat ditentukan oleh kedisiplinan dan protokol kesehatan. Ia mengingatkan jika dalam perkembangan ditemukan kenaikan kasus baru, maka langsung akan diberlakukan pengetatan atau penutupan kembali.

Namun, berdasarkan data-data yang ada, Jokowi mengajak semua pihak optimistis bahwa tantangan yang dihadapi saat ini bisa dikendalikan dengan baik. “Dengan harapan kita bisa menyelesaikannya dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Sehingga kita bisa beraktivitas kembali,” tutupnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Ikut Jejak SBY, Calon Ketua DPD Partai Demokrat Aceh Temui Ulama

Calon Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, Muslim mendatangi ponpes dan bersilaturahmi dengan para ulama di Aceh.

POLITIK | 22 September 2021

DPR Dorong KPU dan Pemerintah Sepakati Jadwal Pemilu 2024

Komisi II DPR mendorong KPU dan pemerintah segera menemukan titik kesepahaman mengenai jadwal penyelenggaraan Pemilu 2024.

POLITIK | 22 September 2021

Perang Supremasi AS dan Tiongkok, Anis Matta: Jangan Lihat Drama, tetapi Skenarionya

Anis Matta menyebut Indonesia harus pandai melihat perang supremasi antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.

POLITIK | 22 September 2021

Pengamat: Penghargaan Priyardarshni Academy Bukti Kerja Airlangga

Penghargaan Priyadarshni Academy Global Award berhasil diboyong Airlangga berkat kinerjanya mengeluarkan Indonesia dari resesi ekonomi.

POLITIK | 22 September 2021

KPU Akan Simulasi Lagi Tahapan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024

Ketua KPU Ilham Saputra mengatakan pihaknya akan melakukan simulasi lagi terhadap pelaksanaan tahapan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024.

POLITIK | 22 September 2021

BKN Jadwal Ulang Pelaksanaan SKD CPNS di Sejumlah Wilayah

BKN akan menjadwal ulang pelaksanaan SKD, 20-21 September 2021 di sejumlah wilayah.

POLITIK | 21 September 2021

DPR Sahkan Nyoman Adhi Suryadnyana Sebagai Anggota BPK

DPR mengesahkan Nyoman Adhi Suryadnyana sebagai anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

POLITIK | 21 September 2021

Moeldoko: KASN Masih Dibutuhkan

Moeldoko mengatakan peran Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) masih sangat dibutuhkan.

POLITIK | 21 September 2021

Jokowi Jadi Juri, Puan Bawakan Kuis Berhadiah Sepeda untuk Siswa di Banten

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua DPR Puan Maharani meninjau lokasi vaksinasi Covid-19 untuk siswa di Kota Serang, Banten, Selasa (21/9/2021).

POLITIK | 21 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
KNPI Jakarta Ingatkan Giring PSI Soal Tudingan Anies Berbohong

KNPI Jakarta Ingatkan Giring PSI Soal Tudingan Anies Berbohong

MEGAPOLITAN | 20 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings