Pilkada di Tengah Covid 19, Tito: Pemilih Tiap TPS 500 Orang

Pilkada di Tengah Covid 19,  Tito:  Pemilih Tiap TPS 500 Orang
Mendagri Tito Karnavian ketika Rapat Kerja dengan Komite I DPD, Rabu (10/6/2020). (Foto: Istimewa)
Robertus Wardy / RSAT Rabu, 10 Juni 2020 | 18:45 WIB

Jakarta, Beritasatu.com  - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengemukakan jumlah pemilih tiap tempat pemungutan suara (TPS) pada Pilkada serentak 2020, tanggal 9 Desember nanti sebanyak 500 orang. Jumlah itu turun 300 orang dari biasanya yang mencapai 800 orang per TPS.

"Ini sama seperti Pemilu 2019 lalu," kata Tito dalam Rapat Kerja dengan Komite I DPD yang dilakukan secara virtual di Jakarta, Rabu (10/6/2020).

Tito  menjelaskan waktu pencoblosan juga akan diatur atau dibagi. Artinya, 500 orang tiap TPS tidak semuanya mengambil waktu coblos di pagi hari."Teknisnya sudah diatur dalam PKPU," tegas Tito yang mantan Kapolri ini.

Menurut Tito, pengaturan seperti itu agar tidak terjadi antrean panjang atau penumpukan di TPS. Hal itu juga sebagai bentuk pencegahan penularan Covid 19 ke sesama pemilih.

Dia berharap pelaksanaan Pilkada pada 9 Desember nanti tidak menjadi sumber penyebaran Covid 19. Di sisi lain, dia meminta para petahanan atau incumbent yang kembali maju agar menjadikan wabah Covid 19 sebagai program nyata meraih simpati publik.

Jika dia berhasil mengatasi penyebaran Covid 19 di wilayahnya pasti akan dipilih lagi oleh masyarakat. Sebaliknya, jika gagal tangani Covid 19, pasti tidak dipilih lagi oleh masyarakat.

"Kita berharap Pilkada tidak menjadi penghambat atau mendorong penularan Covid. Kita juga mendorong petahana bahwa justru saat ini menjadi pertaruhan untuk terpilih kembali. Ini peluang bagus bagi para petahana untuk menunjukkan simpati kepada masyarakat dengan membersihkan daerahnya dari Covid 19," tutup Tito.



Sumber: BeritaSatu.com