Pilkada di Tengah Covid 19, Tito: Pemilih Tiap TPS 500 Orang
INDEX

BISNIS-27 538.843 (9.76)   |   COMPOSITE 6321.86 (107.9)   |   DBX 1200.53 (9.93)   |   I-GRADE 184.241 (6.4)   |   IDX30 532.439 (13.05)   |   IDX80 142.581 (3.74)   |   IDXBUMN20 424.518 (18.32)   |   IDXESGL 148.639 (1.84)   |   IDXG30 144.207 (3.69)   |   IDXHIDIV20 468.297 (10.48)   |   IDXQ30 151.63 (3.41)   |   IDXSMC-COM 289.047 (5.63)   |   IDXSMC-LIQ 360.181 (16.02)   |   IDXV30 145.782 (3.85)   |   INFOBANK15 1071.04 (26.84)   |   Investor33 457.812 (8.8)   |   ISSI 186.628 (3)   |   JII 657.942 (12.88)   |   JII70 230.141 (4.83)   |   KOMPAS100 1272.98 (29.01)   |   LQ45 989.051 (25.8)   |   MBX 1747.76 (32.18)   |   MNC36 338.242 (6.45)   |   PEFINDO25 338.749 (2.41)   |   SMInfra18 324.227 (7.63)   |   SRI-KEHATI 391.331 (7.38)   |  

Pilkada di Tengah Covid 19, Tito: Pemilih Tiap TPS 500 Orang

Rabu, 10 Juni 2020 | 18:45 WIB
Oleh : Robertus Wardy / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengemukakan jumlah pemilih tiap tempat pemungutan suara (TPS) pada Pilkada serentak 2020, tanggal 9 Desember nanti sebanyak 500 orang. Jumlah itu turun 300 orang dari biasanya yang mencapai 800 orang per TPS.

"Ini sama seperti Pemilu 2019 lalu," kata Tito dalam Rapat Kerja dengan Komite I DPD yang dilakukan secara virtual di Jakarta, Rabu (10/6/2020).

Tito menjelaskan waktu pencoblosan juga akan diatur atau dibagi. Artinya, 500 orang tiap TPS tidak semuanya mengambil waktu coblos di pagi hari."Teknisnya sudah diatur dalam PKPU," tegas Tito yang mantan Kapolri ini.

Menurut Tito, pengaturan seperti itu agar tidak terjadi antrean panjang atau penumpukan di TPS. Hal itu juga sebagai bentuk pencegahan penularan Covid 19 ke sesama pemilih.

Dia berharap pelaksanaan Pilkada pada 9 Desember nanti tidak menjadi sumber penyebaran Covid 19. Di sisi lain, dia meminta para petahanan atau incumbent yang kembali maju agar menjadikan wabah Covid 19 sebagai program nyata meraih simpati publik.

Jika dia berhasil mengatasi penyebaran Covid 19 di wilayahnya pasti akan dipilih lagi oleh masyarakat. Sebaliknya, jika gagal tangani Covid 19, pasti tidak dipilih lagi oleh masyarakat.

"Kita berharap Pilkada tidak menjadi penghambat atau mendorong penularan Covid. Kita juga mendorong petahana bahwa justru saat ini menjadi pertaruhan untuk terpilih kembali. Ini peluang bagus bagi para petahana untuk menunjukkan simpati kepada masyarakat dengan membersihkan daerahnya dari Covid 19," tutup Tito.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pasal soal Pers di RUU Cipta Kerja Diusulkan untuk Dihapus

Hal-hal terkait pers sudah diatur melalui Undang-Undang (UU) Nomor 40/1999 tentang Pers.

POLITIK | 10 Juni 2020

Mendagri Sebut Rp 1,3 Triliun Dana Pilkada akan Ditanggung APBN

Sebagian dana Pilkada 2020 sebesar Rp 1,3 triliun akan ditanggung oleh pemerintah pusat melalui APBN.

POLITIK | 10 Juni 2020

BPIP: Pancasila dan Agama Tidak Bisa Dibenturkan

ancasila dan agama tidak bisa dibenturkan, karena keduanya merupakan kesatuan utuh.

POLITIK | 10 Juni 2020

Puan Maharani: New Normal Harus Perkuat Kesehatan dan Ekonomi Secara Bersamaan

Puan Maharani mengatakan, salah satu yang harus diperhatikan adalah kegiatan sosial dan ekonomi di pasar-pasar tradisional.

POLITIK | 10 Juni 2020

Positif Baru Covid-19 Pecah Rekor, Ini 5 Instruksi Presiden

Menanggapi penambahan 1.043 kasus positif Covid-19, tertinggi sejauh ini, Presiden Jokowi mengeluarkan lima instruksi kepada jajarannya.

POLITIK | 10 Juni 2020

Presiden Apresiasi Kinerja Gugus Tugas Covid-19

Jokowi mengingatkan bahwa tugas besar penanganan Covid-19 belum berakhir, sebab virus mematikan itu masih menjadi ancaman serius di tengah masyarakat.

POLITIK | 10 Juni 2020

Kunjungi Gugus Tugas Covid-19, Presiden Jokowi Berikan Sejumlah Instruksi

Penerapan tatanan baru di suatu daerah harus melalui tahapan-tahapan yang ketat dan hati-hati agar masyarakat kembali produktif dan aman dari Covid-19.

POLITIK | 10 Juni 2020

Survei Populi: Masyarakat Lebih Takut Kelaparan Daripada Covid 19

Mayoritas publik menyetujui kehidupan new normal.

NASIONAL | 10 Juni 2020

Jokowi: Adaptasi Kebiasaan Baru Bukan Berarti Kita Menyerah dan Kalah dari Covid-19

Presiden minta masyarakat tak menyerah lawan virus corona.

NASIONAL | 10 Juni 2020

Transisi New Normal, Jokowi: Jangan Sampai Terjadi Gelombang Kedua Covid-19

Presiden Jokowi juga mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya terhadap jajaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

POLITIK | 10 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS