Pandemi Corona Jadi Momentum Persiapkan Protokol Krisis

Pandemi Corona Jadi Momentum Persiapkan Protokol Krisis
Aktivitas pegawai saat hari pertama kerja pasca Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Badan Kepegawaian Daerah, Balai Kota, Jakarta, Senin, 8 Juni 2020. (Foto: Beritasatu Photo / Joanito De Saojoao)
Markus Junianto Sihaloho / WM Selasa, 9 Juni 2020 | 13:31 WIB

 

 

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi corona yang belum selesai membuat Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta pemerintah agar membuat berbagai protokol manajemen krisis guna menghadapi ancaman yang dapat berpotensi melumpuhkan ketahanan nasional.

Menurut Bamsoet, sapaan akrabnya, dengan protokol krisis, Indonesia siap dalam melakukan mitigasi dan rehabilitasi dengan cepat dalam menghadapi situasi apapun. Hingga saat ini protokol krisis yang sudah dibuat hanya protokol manajemen krisis keuangan yang diatur dalam UU 9/2016 tentang Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan.

"Kami mendorong pemerintah agar segera merumuskan berbagai protokol manajemen krisis untuk sektor-sektor urgen dan vital yang berpotensi dapat mengganggu dan mengancam ketahanan nasional, sehingga Indonesia siap apabila ancaman tersebut benar-benar terjadi," kata Bamsoet, Selasa (9/6/2020).

Dalam merumuskan protokol, lanjut politikus Golkar itu, dapat memperhatikan penyebab dan dampak suatu ancaman berskala besar yang dapat direspons secara sistematis, terukur, memiliki arah yang jelas, komprehensif, dan signifikan, yang didasarkan kepada kemampuan suatu daerah.

Yang harus diperhatikan juga adalah infrastruktur dan sumber daya pendukung yang harus dipersiapkan. Plus anggaran yang dibutuhkan, sesuai kemampuan dari keuangan negara.

Menurutnya, pemerintah dapat memulainya dengan membuat proyeksi atau hipotesa yang akurat dari protokol manajemen krisis tersebut.

"Beserta mekanisme kinerja lembaga yang terlibat, sehingga ke depannya diharapkan protokol tersebut dapat meminimalisir potensi kerugian maupun kerusakan yang lebih besar," kata Bamsoet.



Sumber: BeritaSatu.com