Ganjar Pranowo Belum Tentu Didukung PDIP di 2024

Ganjar Pranowo Belum Tentu Didukung PDIP di 2024
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Senin, 1 Juni 2020. (Foto: Istimewa)
Yeremia Sukoyo / WM Selasa, 9 Juni 2020 | 20:11 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Lembaga Survei Vox Populi Research Centre merilis hasil survei terbarunya mengenai elektabilitas para calon presiden 2024. Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo muncul sebagai penantang kuat Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Dari hasil survei yang dilakukan, nama Prabowo Subianto masih menjadi yang terkuat sebagai calon presiden. Elektabilitas Prabowo Subianto berada di angka 18,6 persen.

Di peringkat kedua, Ganjar Pranowo menempel ketat dengan selisih angka elektabilitas tidak terlalu jauh. Elektabilitas Ganjar Pranowo berada di angka 15,6 persen. Setelah itu disusul nama Gubernur DKI Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno menilai, munculnya nama tiga kepala daerah tersebut bukanlah sesuatu yang mengejutkan. Apalagi saat ini nama ketiganya sering disebut cukup serius melakukan penanganan penyebaran Covid-19.

"Jauh hari sebelum Indonesia dilanda virus corona, nama ketiganya memang sudah memiliki elektabilitas yang cukup tinggi. Sama saja itu bonus kinerja politik dan kemanusiaan mereka," kata Adi Prayitno, di Jakarta, Selasa (9/6/2020).

Menurutnya, di masa pandemi virus corona seperti saat ini memang sudah menjadi panggung kemanusiaan sekaligus panggung politik bagi kepala daerah. Masyarakat menilai ketiga kepala daerah itupun cukup baik menghadapi penyebaran virus di wilayahnya masing-masing.

Atas kondisi ini, dirinya membeberkan ada kabar baik sekaligus kabar buruk jika trend elektabilitas ketiganya terus mengalami kenaikan hingga 2024. Ketiganya tentu bisa muncul sebagai alternatif calon presiden.

Namun demikian, kabar buruknya, walaupun nantinya elektabilitas ketiganya terus naik, namun belum tentu bisa maju di perhelatan Pilpres 2024. Mengingat, ketiganya tidak memiliki kendaraan politik yang cukup mapan.

"Bahkan sosok Ganjar Pranowo yang dari PDIP pun tidak ada jaminan akan didukung maju di 2024. Apalagi saat ini sudah ada nama lain seperti Puan Maharani yang nampaknya sudah dipersiapkan," ucap Adi.

Begitu pula sosok Anies dan Ridwan Kamil. Keduanya bahkan tidak memiliki kendaraan partai politik apapun karena bukanlah anggota Parpol.

"Sangat sulit mendapatkan dukungan untuk maju di 2024 jika tidak mempunyai kendaraan politik. Ini yang menjadi kabar buruknya," tutup Adi Prayitno.



Sumber: BeritaSatu.com