PAN Dukung Luhut-Rizal Ramli Debat Terbuka soal Utang Negara

PAN Dukung Luhut-Rizal Ramli Debat Terbuka soal Utang Negara
Politisi PAN, Saleh Partaonan Daulay. (Foto: PAN)
Markus Junianto Sihaloho / JAS Kamis, 11 Juni 2020 | 17:42 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Partaonan Daulay, menyatakan pihaknya mendukung jika Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan dan ekonom Rizal Ramli melakukan debat terbuka, apalagi menyangkut isu publik.

Menurut Saleh, kajian, diskusi, dialog terbuka yang berkenaan dengan kepentingan publik, sangat perlu dibudayakan. Apalagi materi perdebatannya adalah soal utang negara yang belakangan ramai disorot oleh masyarakat.

“Bagus, saya mendukung debat ini. Harapannya, kita bisa lihat berbagai perbedaan pandangan. Baik yang mendukung ataupun yang menolak. Ini bukan soal kalah menang. Ini soal adu gagasan dalam mengawal kepentingan bangsa secara keseluruhan. Soal gagasan siapa yang paling bagus, silakan publik yang menilai," kata Saleh dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (11/6/2020).

Saleh bahkan menyarankan agar panelisnya berasal dari kelompok independen sehingga memastikan debat berjalan dengan adil. Dan agar publik bisa mengikuti, debat disiarkan melalui media massa maupun media sosial.

Baginya, adalah hal positif bagi Pemerintah bila mendapatkan berbagai macam masukan melalui debat publik antara pejabat dengan ahli sekaliber Rizal Ramli. Jika memang ada perspektif dan gagasan yang baik dan membangun, tidak ada salahnya diakomodasi dan dilaksanakan.

Sejauh ini, topik yang hangat dibicarakan adalah soal utang negara. Baginya, topik ini sangat krusial karena selama ini juga transparansi soal utang negara jarang dipastikan terjadi.

“Soal utang negara ini krusial. Dibuka saja. Berapa nilainya, digunakan untuk apa saja? Berapa bunganya? Bagaimana cara menyicil dan membayarnya? Sampai tahun berapa harus lunas? Bagaimana dampaknya bagi situasi sosial dan ekonomi masyarakat? Apakah akan diwariskan pada rezim pemerintahan berikutnya? Ini menyangkut hajar hidup orang banyak," beber Saleh.



Sumber: BeritaSatu.com