Agenda Jokowi Pekan Ini Tertutup, Ini Penjelasan Istana

Agenda Jokowi Pekan Ini Tertutup, Ini Penjelasan Istana
Joko Widodo. (Foto: Antara)
Lenny Tristia Tambun / WBP Jumat, 12 Juni 2020 | 16:03 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Selama satu pekan terakhir ini, agenda Presiden Joko Widodo (Jokowi) selalu bersifat intern atau tertutup. Kalau pun ada rapat terbatas (ratas), bersifat intern dan tidak ada konperensi pers setelah rapat.

Menanggapi hal itu, Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Bey Machmudin mengatakan agenda Presiden Jokowi bersifat intern itu sebenarnya hal rutin dan biasa saja. “Di minggu ini, Presiden memimpin rapat intern yang dihadiri secara fisik oleh Wakil Presiden, menteri koordinator, dan menteri. Rapat secara fisik ini merupakan yang pertama di masa pandemi ini. Tentunya protokol kesehatan juga dilakukan,” kata Bey Machmudin kepada Beritasatu.com, Jumat (13/6/2020).

Dijelaskan Bey Machmudin, rapat bersifat intern ini diperlukan karena ada beberapa hal yang perlu didiskusikan Presiden terkait kebijakan yang akan diputuskan. “Tentunya kalau ada hal yang sudah dapat disampaikan, Presiden akan menjelaskannya kepada teman-teman media, baik secara langsung, melalui menteri-menteri, maupun juru bicara Presiden,” ujar Bey Machmudin.

Baca juga: Pekan Kedua Transisi New Normal, Jokowi Salat Jumat di Masjid Istana

Selain agenda intern lainnya, dalam pekan ini, Presiden juga menerima surat kepercayaan dari duta besar negara sahabat dan mengunjungi gugus tugas percepatan penanganan Covid-19.

Seperti diketahui, dalam lima hari kerja di pekan ini, terdapat empat hari agenda intern. Tepatnya Senin (8/6/2020), Jokowi memulai rapat terbatas (ratas) tatap muka perdana setelah selama dua bulan melakukan ratas secara virtual melalui video conference. Namun karena ratas bersifat intern, jadi tidak ada konferensi pers dari para menteri yang mengikuti ratas tersebut.

Kemudian Selasa bersifat intern. Lalu pada Rabu (10/6/2020), ada dua agenda yang dilakukan Jokowi, yakni upacara penyerahan surat kepercayaan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh di Istana Merdeka, kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke markas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Graha BNBP.

Selebihnya, hari Kamis dan Jumat, agenda Presiden kembali intern.



Sumber: BeritaSatu.com