Menhan dan Panglima TNI Hadiri Raker dengan Komisi I DPR

Menhan dan Panglima TNI Hadiri Raker dengan Komisi I DPR
Prabowo Subianto. (Foto: Antara)
Carlos KY Paath / CAH Kamis, 18 Juni 2020 | 19:54 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menghadiri rapat kerja (Raker) dengan Komisi I DPR, Kamis (18/6/2020). Rapat yang digelar tertutup bagi media tersebut membahas terkait Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2021.

"Pembahasan RKA/RKP tahun 2021. Dilakukan secara fisik tanpa daring," kata Ketua Komisi I Meutya Hafid sesaat sebelum rapat.

Baca Juga: Alutsista TNI Dinilai Butuh Modernisasi

Sebelumnya, Anggota Komisi I Charles Honoris menjelaskan agenda rapat memang mengenai anggaran, termasuk program pertahanan. Meski demikian, kecelakaan dua alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI di Jawa Tengah (Jateng) dan Riau, beberapa waktu lalu, tidak tertutup kemungkinan turut dibahas.

"Kalau ada anggota yang bertanya terkait permasalahan terjadi bisa saja. Tapi memang agendanya hanya soal anggaran," kata Charles.

Diketahui, kecelakaan pertama dialami helikopter MI-17 pada 6 Juni 2020. Sebanyak enam dari sembilan penumpang meninggal akibat kecelakaan yang terjadi di Kendal, Jateng. Sementara itu, tiga prajurit masih dalam perawatan.

Baca Juga: Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal, 3 Tewas

Kemudian kecelakaan juga terjadi di Kampar, Riau. Pesawat tempur jenis BAE Hawk 209 jatuh setelah menjalani latihan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Pilot Lettu Pnb Apriyanto Ismail berhasil menyelematkan diri, sebelum pesawat jatuh menimpa perumahan warga.

Sesuai agenda yang diterima dari Sekretariat DPR, raker membahas isu-isu aktual. Rapat ini juga akan membicarakan kesiapan lembaga pertahanan Indonesia menghadapi bentuk ancaman keamanan baru, termasuk perkembangan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) dan penyusunan peraturan pelaksana undang-undang negara di bidang pertahanan.

Pertemuan ini pun mengkaji kesiapan TNI dalam pelibatan pengimplementasian kenormalan baru.

"Itu (kecelakaan) akan dibahas berbarengan dengan anggaran," kata Anggota Komisi I, Willy Aditya. 



Sumber: BeritaSatu.com