Presiden Optimistis Indonesia Mampu Kalahkan Covid-19

Presiden Optimistis Indonesia Mampu Kalahkan Covid-19
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Biro Pers Kepresidenan)
Novy Lumanauw / YUD Rabu, 24 Juni 2020 | 13:56 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis Indonesia mampu mengalahkan pandemi Covid-19. Sebagai bangsa yang besar, Kepala Negara meyakini dengan bergotong royong, Indonesia dapat berjaya menumbangkan wabah penyakit mematikan asal Wuhan, Tiongkok itu.

“Saya ingin mengulang lagi, Indonesia adalah bangsa yang besar dan berjaya, dengan gotong-royong, dengan kekompakan, dengan solidaritas antar masyarakat sebagai modal utama, bersama kita saling menjaga, bersatu kita bisa,” kata Kepala Negara saat memberikan keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (24/6/2020).

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19, Prof drh Wiku Adisasmito MSc PhD dan Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doktor Dewi Nur Aisyah. Profesor Wiku adalah guru besar yang mendalami kebijakan kesehatan, terutama sistem kesehatan dan penyakit infeksi. Sedangkan Dewi Nur Aisyah adalah doktor ahli di bidang epidemiologi dan informatika penyakit menular.

Presiden Jokowi mengatakan berdasarkan data yang ada, pemerintah optimistis bahwa penanganan Covid-19 semakin baik, meski masyarakat harus tetap waspada.

Lebih lanjut Presiden Jokowi mengatakan, saat ini pemerintah telah membangun sebuah sistem informasi terintegrasi Bersatu Lawan Covid-19 (BLC) agar dapat menentukan zonasi tingkat penularan selama masa Pandemi.

”Sistem ini menjadi navigasi negara kita, Indonesia dalam memahami perkembangan Covid-19 yang sangat dinamis setiap harinya, setiap minggunya, setiap bulannya. Dan, melalui sistem ini, kita bisa menentukan zonasi tingkat penularan Covid-19,” jelas Presiden Jokowi.

Menurut Presiden Jokowi, penggunaan sistem ini akan memampukan pemerintah untuk mengetahui berapa banyak kabupaten, kota, dan provinsi yang berubah statusnya dari hijau menjadi kuning, hijau menjadi oranye, dan hijau menjadi merah, atau sebaliknya berubah merah menjadi oranye, merah menjadi kuning, serta merah menjadi hijau.

“Ancaman Covid-19 ini belum berakhir bahkan beberapa hari terakhir penambahan kasus positif masih meningkat di beberapa daerah dan beberapa provinsi masih tinggi angka positifnya. Masyarakat berperan besar dalam menekan jumlah kasus dan mencegah penyebaran Covid-19,” katanya.

Ia juga secara khusus mengajak masyarakat untuk disiplin mengikuti dan mematuhi anjuran-anjuran yang sering disampaikan mengenai Protokol Kesehatan, yakni gunakan masker, sering cuci tangan, jaga jarak yang aman, dan hindari kerumunan.

”Saya minta juga agar masyarakat saling mengingatkan untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Ini yang harus terus kita lakukan, harus menjadi kebiasaan baru kita,” kata Presiden Jokowi.



Sumber: BeritaSatu.com