AHY Ungkap Banyak Kemiripan PBNU dan Partai Demokrat

AHY Ungkap Banyak Kemiripan PBNU dan Partai Demokrat
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat meluncurkan Demokrat Newsletter, Selasa (16/6/2020). (Foto: i\)
Carlos KY Paath / JAS Kamis, 25 Juni 2020 | 20:06 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut banyak kemiripan antara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan PD. AHY menyampaikan itu usai silaturahmi dengan PBNU, di Kantor PBNU, Jakarta, Kamis (25/6/2020).

"Ini merupakan acara yang insyaallah membawa kebaikan dan keberkahan buat semuanya. Tentu sudah diniatkan sejak lama, tetapi baru kali ini bisa terwujud," kata AHY.

AHY menjelaskan, PBNU dan PD senantiasa berada di tengah-tengah atau netral, khususnya dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan beragama.

"(Hal) yang jelas banyak sekali kemiripan, banyak sekali kesamaan antara NU dan Partai Demokrat. Kami melihat NU selalu menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan umat Islam di Indonesia," ucap AHY.

AHY pun menyebut, "Ini tentu dengan ideologi yang jelas dan diterima oleh semuanya berada di tengah secara moderat, sedangkan dalam aspek politik, Partai Demokrat juga partai yang berada di tengah. Ingin juga merangkul semua. Itulah mengapa kami memiliki landasan nasionalisme dan religius."

AHY berharap kebersamaan PBNU dan PD bisa terus dirajut, karena tujuan besarnya sama yakni untuk utuhnya NKRI. "Untuk semakin lestarinya Islam, tapi juga budaya Indonesia yang tidak tercabut dari akarnya," ungkap putra pertama Presiden Keenam Susilo Bambang Yudhoyono.

Hadir dalam pertemuan dari jajaran PBNU yakni Ketum Said Aqil Siroj, Ketua Bidang Hukum dan Perundang-undangan Robikin Emhas, Wakil Sekjen Ishfah Abidal Aziz, dan Sekretaris Lembaga Perekonomian Arif Marbun.

Sementara AHY didampingi Sekjen PD Teuku Riefky Harsya, Bendahara Umum Renville Antonio, Kepala Badan Pembinaan Jaringan Konstituen (BPJK) Zulfikar Hamonangan, serta Kepala Departemen Agama dan Sosial Munawar Fuad Noeh. 



Sumber: BeritaSatu.com