DPR Dukung Pengembangan Produksi di Kalteng
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

DPR Dukung Pengembangan Produksi di Kalteng

Jumat, 26 Juni 2020 | 10:24 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komisi V DPR, Lazarus menyatakan, pihaknya mendukung penuh langkah Pemerintahan Jokowi- Ma'ruf Amin yang ingin memaksimalkan produk pangan nasional di tengah pandemi Covid-19 lewat pengembangan produksi di bekas lahan gambut di Kalimantan Tengah.

Dijelaskan oleh Lazarus, lahan gambut itu adalah aset nasional yang pengerjaannya sudah dimulai sejak era Soeharto. Dan selama ini, masyarakat pun sudah menanaminya dimana padi bisa tumbuh baik dan berproduksi, walaupun hasilnya kurang maksimal.

"Karena irigasi tak terurus dan jadi tersumbat. Sekarang Kementerian Pekerjaan Umum mengambil posisinya memperbaiki saluran irigasi. Kalau diperbaiki memang bisa jadi lumbung pangan nasional," kata Lazarus, Jumat (27/6/2020).

Satu hal yang Komisi V ingatkan adalah agar Kementerian Pertanian benar-benar terlibat memastikan bagaimana supaya lahan ini menjadi produktif dan maksimal. Begitu juga dengan pelibatan Kementerian Pertahanan, Komisi V melihat bahwa jika ada tenaga yang bisa dikerahkan untuk membantunya, maka hal itu positif.

"Karena kita dikejar waktu. Akibat pandemi Covid-19 ini, yang kuat pangannya bisa bertahan. Makanya sektor pangan didorong," ujarnya.

Selain itu, dia juga berharap Pemerintah memperhatikan rantai distribusi yang masih kurang bagus. Jadi langkahnya harus jelas dari perbaikan lahan untuk memperkuat produksi, hingga memastikan rantai produksi yang efektif dan efisien.

"Kami dari DPR mengingatkan. Dulu kan ini pernah gagal. Supaya tak begitu, ini agar diteliti lebih lanjut. Dari foto dan video pengolahan lahan dari Menteri PU sih ini diolah seadanya saja bagus. Jadi sangat berpotensi sebenarnya. Dan ini bukan cuma bisa menjadi lumbung pangan, tapi juga menyerap tenaga kerja di sana. Ini dua hal yang kita butuhkan," beber Politikus PDI Perjuangan itu.

Sebelumnya, di dalam rapat Komisi V, Kamis (25/6/2020), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menjelaskan Pemerintah sedang menyiapkan lumbung pangan atau food estate di Kalimantan Tengah.

Rencananya, proyek tersebut bakal dikerjakan di atas lahan seluas 165 ribu hektare, meski luas lahan potensial adalah sekitar 295.000 hektare.

Dijelaskannya, awalnya ada tiga alternatif wilayah pengembangannya. Yakni Merauke Papua, Sumatera Selatan, dan Kalteng. "Diputuskan dipilih di Kalteng di eks lahan gambut. Tapi ini yang tidak ada gambutnya, ini adalah aluvial," imbuh Basuki.

Basuki menyatakan, kementeriannya tak sendirian mengerjakan proyek itu. Kementerian Pertahanan bahkan dilibatkan karena sektor pangan termasuk sektor pertahanan non militer. Lalu menyertakan BUMN yang akan mengolah 165 ribu hektare.

"Ketahanan pangan itu diperlukan untuk ketahanan non militer. Jadi Pak Prabowo akan menggerakkan pemuda-pemuda yang dibekali dengan kompetensi pertkomputer dan pertanian," kata Basuki.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mahfud MD: Dana Pilkada Sudah Cair, Namun Belum Transfer ke Daerah

Menurut Mahfud MD, dana pilkada sesungguhnya sudah cair tetapi belum ditransfer ke daerah. Alasannya, pencairan menunggu rincian kebutuhan dari KPU daerah.

POLITIK | 26 Juni 2020

AHY: Partai Demokrat Tidak Mau Mainkan Politik Identitas

AHY menyatakan sikap Partai Demokrat berada di tengah-tengah, tidak ekstrem kiri dan kanan.

POLITIK | 26 Juni 2020

Tolak RUU HIP, AHY Ingatkan Pentingnya Penanganan Covid-19

AHY menegaskan partainya menolak RUU HIP untuk dibahas menjadi UU. AHY mengingatkan pentingnya penanganan Covid-19 daripada pembahasan RUU HIP.

POLITIK | 26 Juni 2020

Presiden Jokowi Ikuti Pembukaan KTT ke-36 ASEAN

Dengan tema "ASEAN yang Kohesif dan Responsif" Presiden Jokowi dan para pemimpin di kawasan ASEAN akan membahas sejumlah inisiatif dan kerja sama.

POLITIK | 26 Juni 2020

Sekum Bamusi: Pihak yang Tuduh PDIP Komunis Salah Minum Obat

Megawati sudah menegaskan menempuh jalur hukum.

POLITIK | 26 Juni 2020

Basarah: Kami Memang Kecewa, Tetapi Takkan Terprovokasi

Ahmad Basarah menyatakan pihaknya merasa kecewa dengan dugaan tindak pidana pembakaran bendera partainya dalam demonstrasi di depan Gedung DPR, Rabu (24/6/2020)

POLITIK | 26 Juni 2020

Hari Anti Narkoba, Puan Minta Indonesia Perkuat Kerja Sama Global Berantas Narkoba

Puan mengatakan, kejahatan penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang, atau narkoba, umumnya bersifat lintas negara.

POLITIK | 26 Juni 2020

Pembakaran Bendera, Sekjen PDIP: Jangan Coba-coba Menguji Kesabaran Revolusioner Kami

"Kami Nasionalis-Soekarnois yang selalu berjuang untuk bangsa dan negara," kata Hasto.

POLITIK | 26 Juni 2020

Tjahjo Kumolo Tegaskan ASN Terlibat Narkoba Langsung Dipecat

Menpan RB Tjahjo Kumolo berterima kasih kepada BNN yang sudah membuat portal aduan narkoba sebagai media pelaporan.

POLITIK | 26 Juni 2020

Jadi Embrio Perpecahan Bangsa, Pembakaran Bendera PDIP Harus Diusut Tuntas

Pancasila pun menuntun kita untuk bermusyawarah dan mufakat. Ini penting agar bangsa ini tidak punah karena perang saudara akibat adu domba.

POLITIK | 26 Juni 2020


TAG POPULER

# Astrazeneca


# Tol Semarang-Demak


# Movieland Bogor


# Yasonna Laoly


# Berantas Premanisme



TERKINI

Ganjar Tengok Ibu Melahirkan dalam Kondisi Positif Covid-19 di Lereng Gunung Lawu

NASIONAL | 17 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS