Di Tengah Provokasi, PDIP Tetap Jaga Persaudaraan

Di Tengah Provokasi, PDIP Tetap Jaga Persaudaraan
Hasto Kristiyanto. (Foto: Antara)
Markus Junianto Sihaloho / WBP Senin, 29 Juni 2020 | 05:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto memastikan kinerja PDIP tidak akan terganggu meski bendera partai dibakar oleh oknum tak bertanggung jawab. Hasto menyatakan kadernya agar tetap solid bergotong royong mewujudkan cita-cita Proklamator RI Bung Karno dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri agar Indonesia berdiri di atas kaki sendiri (berdikari) dengan mengedepankan persaudaraan dunia.

Hal ini disampaikan Hasto dalam webinar bertajuk "Jas Merah: Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah, Ciptakan Sejarah Positif bagi Bangsa yang diselenggarakan Taruna Merah Putih dalam rangka peringatan Bulan Bung Karno, Minggu (28/6/2020) malam.

"Akhir-akhir ini banyak pihak memprovokasi kita dan membakar bendera kita. Tetapi kita menampilkan diri sebagai partai yang taat hukum. Kita kader militan tidak membiarkan pihak lain merendahkan simbol partai. Meski demikian, kami tetap membangun persaudaraan nasional dan dunia, merangkul semua pihak menyatu, dan mendorong para pemuda Indonesia bisa memajukan Indonesia di semua lini," kata Hasto.

Baca juga: Isu Komunis Terbukti Gagal Tumbangkan PDIP, Ini Kata Pengamat

Hasto menuturkan, Bung Karno pernah mengingatkan agar pemuda tidak melupakan sejarah alias Jas Merah. Dengan begitu, pemuda bisa berdikari untuk menguasai ilmu pengetahuan, ilmu dasar, dan mengembalikan kejayaan Indonesia tentang rempah-rempah nusantara.

"Bung Karno pernah berpesan, gantungkanlah cita-cita setinggi langit. Itu tidaklah mudah, tetapi kita didik untuk memberikan seluruh energi kita dengan bersemangat terus-menerus," kata Hasto.

Politikus asal Yogyakarta ini mengingatkan, sepanjang pemuda dan pemimpin bangsa mau bertanggung jawab bersatu dalam bergotong royong, maka hal itu bisa terwujudkan. Indonesia, kata dia, bisa maju sebagai negara yang daulat secara politik, ekonomi dan ilmu pengetahuan.

Hasto juga meyakini jajarannya tetap patuh pada perintah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk tetap menjaga muruah dan simbol-simbol partai. Di samping itu, Hasto juga menyampaikan bahwa Presiden Kelima RI itu menginginkan partai terus bekerja bergotong royong memakmurkan bangsa Indonesia.

"Ingatlah pesan Ibu Megawati Soekarnoputri, bendera partai akan terus berdiri. Semua kader dan pemuda juga diminta untuk menjaga kemakmuran di seluruh lini ke depan. Salam perjuangan, merdeka. Berjuanglah dengan semangat, jayalah pemuda Indonesia untuk kemajuan bangsa," tandas Hasto.



Sumber: BeritaSatu.com