Hasto PDIP: Wajar Jokowi Marah Lihat Penanganan Covid-19

Hasto PDIP: Wajar Jokowi Marah Lihat Penanganan Covid-19
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto, menjadi keynote speaker dalam webinar bertema "Pancasila dan Keadilan Sosial", yang digelar Selasa, 9 Juni 2020, dalam rangka perayaan Bulan Bung Karno. (Foto: Istimewa)
Markus Junianto Sihaloho / FMB Senin, 29 Juni 2020 | 13:26 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan wajar jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) marah dan menegur jajaran Kabinet Indonesia Maju atas penanganan Covid-19.

Bagi PDIP, sejak awal Presiden Jokowi sudah mengingatkan seriusnya Covid-19 pada seluruh kehidupan rakyat. Karena itulah setiap jajaran kabinet seharusnya memiliki sense of crisis, berani mengambil tanggung jawab melalui kebijakan terobosan untuk membantu rakyat.

"Bahkan dengan keluarnya Perppu menunjukkan adanya hal ikhwal kegentingan yang memaksa," kata Hasto, Senin (29/6/2020).

Dalam hal ikhwal kegentingan memaksa yang berdampak luas bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, lanjut pria asal Yogyakarta itu, secara otomatis fungsi koordinasi, kerja sama antar kementerian, dan inisiatif kebijakan seharusnya dikedepankan. Sementara di sisi lain, pihaknya pun menilai ada beberapa pihak yang cenderung mencari aman, dan tidak mengambil prakarsa.

"Sehingga wajar jika Presiden sampai melakukan evaluasi terhadap kinerja para menteri," imbuh Hasto.

Menyangkut reshuffle kabinet, Hasto mengatakan hal ini, selain menjadi hak prerogatif Presiden, juga sebagai instrumen yang dipakai untuk melakukan evaluasi atas kinerja menteri.

Maka apa yang disampaikan oleh Presiden, PDI Perjuangan berharap semakin memacu kinerja dan kekompakan seluruh jajaran kabinet, dan seluruh lembaga negara yang berkaitan dengan fungsi perekonomian negara. Mereka diharapkan untuk secepatnya mencari solusi komprehensif dan efektif di dalam memercepat gerak pertumbuhan perekonomian nasional.

"PDI Perjuangan mendorong agar para menteri bekerja lebih keras di tengah masa pandemi Covid-19. Saat ini, para menteri harus kedepankan aksi, bukan wacana. Kita menunggu aksi para menteri melalui berbagai program kerakyatan yang nyata dan berdampak luas bagi masyarakat, " pungkas Hasto.



Sumber: BeritaSatu.com