Pantau Tiap Hari, Jokowi Tegur Menteri dengan Belanja Covid-19 Rendah

Pantau Tiap Hari, Jokowi Tegur Menteri dengan Belanja Covid-19 Rendah
Presiden Jokowi. (Foto: istimewa)
Lenny Tristia Tambun / FMB Selasa, 30 Juni 2020 | 13:26 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan dirinya memantau setiap hari belanja untuk percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi yang dilakukan seluruh kementerian dan lembaga negara.

“Saya pantau setiap hari,” kata Jokowi saat kunjungan kerja ke Posko Penanganan Covid-19 di Provinsi Jawa Tengah, Selasa (30/6/2020).

Dengan melakukan pantauan langsung, maka setiap hari ia tahu posisi penyerapan anggaran dari seluruh kementerian dan lembaga negara.

“Saya sekarang tahu setiap hari kementerian ini sudah keluar berapa persen, lembaga ini sudah keluar berapa persen,” ujar Jokowi.

Kalau ada kementerian atau lembaga yang posisi penyerapannya rendah terutama untuk belanja urusan kesehatan, stimulus ekonomi dan bantuan sosial (bansos), maka ia akan langsung menelepon dan menegur menteri dan kepala lembaga tersebut.

“Kalau masih rendah saya telepon langsung, tegor langsung menterinya atau kepala lembaganya,” tegas Jokowi.

Tindakan tegas ini ia lakukan karena tidak ingin uang yang beredar ditengah-tengah masyarakat semakin sedikit. Sehingga mengganggu kesejahteraan masyarakat dan berdampak pada lesunya pertumbuhan ekonomi nasional.

“Karena memang jangan kita biarkan uang yang beredar ini semakin kering atau semakin sedikit. Harus terus belanja belanja. Itu kita dorong agar peredaran uang yang ada di masyarakat semakin banyak,” ungkap Jokowi.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menitipkan pesan kepada Gubernur Provinsi Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama kepala daerah lainnya, bupati dan wali kota, agar anggaran yang berkaitan dengan kesehatan, bantuan sosial (bansos) dan stimulus ekonomi segera dicairkan.

Dalam kunjungan kerjanya, Jokowi meminta anggaran kesehatan segera dikeluarkan agar terjadi peredaran uang ditengah-tengah masyarakat.

Kemudian, Jokowi meminta anggaran yang berkaitan dengan belanja bansos juga segera dikeluarkan. Karena belanja bansos sangat penting agar jaring pengaman sosial bagi warga terpenuhi. Terutama warga Jawa Tengah yang terkena dampak dari pandemi Covid-19.

Lalu, anggaran yang berkaitan dengan stimulus ekonomi, terutama untuk usaha mikro usaha kecil (UMKM) betul-betul didistribusikan kepada mereka.

“Tiga hal ini segera keluarkan dari APBD kita. Sekali lagi agar peredaran uang di masyarakat semakin besar,” ujar Jokowi.



Sumber: BeritaSatu.com