Mendagri Minta 270 Daerah Segera Cairkan Anggaran Pilkada

Mendagri Minta 270 Daerah Segera Cairkan Anggaran Pilkada
Tito Karnavian. (Foto: Beritasatu Photo / Ruht Semiono)
Robertus Wardi / FER Rabu, 1 Juli 2020 | 17:46 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku terus mengejar daerah-daerah yang akan menggelar Pilkada 2020. Adapun yang dikejar  adalah soal kewajiban mereka membiayai pilkada yang bersumber dari dana APBD.

Baca Juag: Isu Reshuffle, Johan Budi Usul Mendagri Tidak Diganti

"Yang sekarang lagi saya kejar adalah semua kepala daerah yang sudah mengikat dalam NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah, red),” kata Tito di Jakarta, Rabu (1/7/2020).

Ia menjelaskan, pihaknya harus mengejar ketersediaan dana tersebut karena sudah dianggarkan oleh APBD masing-masing daerah. Dana tersebut sudah diikat dalam APBD masing-masing karena tahapan Pilkada seharusnya dimulai bulan Maret lalu. Namun ditunda karena adanya wabah virus corona atau Covid 19.

"Nah ini yang kita gedor. Itu uang itu ada di dalam anggaran kalian, karena sudah dikunci pada bulan Maret. Itu harus dicairkan kepada KPU, Bawaslu, kira-kira begitu," tegas mantan Kapolri ini.

Baca Juga: Dana Pilkada Harus Cair Selambatnya 15 Juli

Tito menyebutkan, ada daerah yang sudah 100 persen pencairan seperti Pasuruan. Namun ada yang 90 persen, ada yang 78 persen, ada yang 56 persen dan ada baru 48 persen.

Kemudian ada 76 daerah yang NPHD-nya mencukupi untuk pelaksanaan pilkada, sehingga tidak memerlukan tambahan sama sekali dari APBD dan APBN. Sementara daerah lainnya memerlukan tambahan anggaran, baik dari APBD maupun APBN.

Sebagaimana diketahui, ada 270 daerah yang akan menggelar Pilkada Serentak pada tanggal 9 Desember 2020. Total biaya Pilkada mencapai Rp 14,98 triliun yang ditanggung dana APBD dan ABPN. Sejauh ini, dana yang sudah dicairkan sebesar Rp 5,78 triliun.



Sumber: BeritaSatu.com