Mayoritas Fraksi di DPR Ingin Angka Presidential Threshold Turun
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Mayoritas Fraksi di DPR Ingin Angka Presidential Threshold Turun

Selasa, 7 Juli 2020 | 19:06 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / FER

Jakarta, Beritasatu.com – Fraksi-fraksi di DPR dinilai cenderung menginginkan penurunan angka presidential threshold atau ambang batas partai politik (parpol) mengajukan calon presiden dan wakil presiden. Artinya, angka presidential threshold tidak lagi 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara sah nasional hasil pemilu sebelumnya.

Baca Juga: Mayoritas Parpol Keberatan Presidential Threshold Nol Persen

"Kami di PPP (Partai Persatuan Pembangunan) ingin presidential threshold diturunkan antara 10 persen hingga 15 persen. Saya melihat kecenderungan fraksi-fraksi seperti itu,” kata Wakil Ketua Umum PPP sekaligus Wakil Ketua Komisi II DPR, Arwani Thomafi dalam Diskusi Forum Legislasi bertajuk 'Ke Mana Arah RUU Pemilu' di Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Arwani menuturkan, pembelahan politik pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 menjadi pelajaran berharga seluruh komponen bangsa. Menurut Arwani, pihaknya tidak berharap polarisasi itu kembali terulang.

Arwani menyatakan, ruang kemunculan para calon presiden harus dibuka. Akan tetapi, menurut Arwani, tetap diperlukan pembatasan. "Kita juga tidak ingin partai-partai itu terlalu gampang mencalonkan presiden,” tegas Arwani.

Baca Juga: Presidential Threshold Dinilai Batasi Capres Berkualitas

Pada kesempatan yang sama Anggota Komisi II dari Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN), Guspardi Gaus menyatakan angka presidential threshold yang tinggi seperti Pilpres 2019, membuat masyarakat terbelah. Sebab hanya ada dua pasangan calon presiden dan wakil presiden yang berkontestasi.

"Penduduk kita sekitar 265 juta jiwa, tapi hanya ada dua sosok pimpinan yang akan kita pilih. Akhirnya muncul polarisasi. Menurut saya, makin banyak calon makin bagus. Kita ingin kebinekaan dijaga. Jangan menimbulkan masalah. Pengalaman selama ini jangan diteruskan,” kata Guspardi.

Guspardi mencontohkan Pilpres 2004 yang diikuti lima kandidat. Guspardi optimistis penurunan presidential threshold tidak akan sampai melahirkan 10 pasang kontestasn. Guspardi mengusulkan angka presidential threshold 0 persen atau setidaknya hanya bagi partai yang mempunyai kursi di DPR.

Baca Juga: PKB Ingin Angka Presidential Threshold 10%

"Saya menyarankan untuk presidential threshold ini kalau seandainya memang tidak 0 persen, paling tidak partai yang punya kursi di Senayan. Kalau sekarang ada sembilan partai atau fraksi, saya yakin enggak sampai lima konstestan di Pilpres nanti. Jadi jangan dikhawatirkan akan muncul banyak calon,” ucap Guspardi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PDIP Dukung Jokowi Rombak Kabinet

PDIP mendukung penuh apapun yang akan dilakukan presiden Jokowi termasuk perombakan kabinet.

NASIONAL | 7 Juli 2020

Bupati Agam Dilaporkan ke Majelis Kehormatan Gerindra

Bupati Agam, Indra Catri dilaporkan ke Majelis Kehormatan Dewan Pimpinan Pusat (MK DPP) Partai Gerindra atas dugaan kampanye hitam

POLITIK | 7 Juli 2020

RDP KPK dan DPR di Gedung Merah Putih Digelar Tertutup

Ketua Komisi III DPR Herman Hery mengatakan, RDP digelar secara tertutup untuk meminimalisir salah persepsi di tengah publik.

POLITIK | 7 Juli 2020

DPR Rapat dengan KPK dan Dewas di Gedung Merah Putih

Komisi III DPR mengagendakan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Dewan Pengawas (Dewas)

POLITIK | 7 Juli 2020

PKB Umumkan Visi Haluan Politik Internasional

Menurut Ketum PKB Gus AMI, ada beberapa prinsip universal yang harus diusung sebagai haluan politik internasional Indonesia.

POLITIK | 7 Juli 2020

Pelapor Eks Anggota DPR Asal Sultra Surati Komisi Pemilihan Umum

Dengan tersangka diangkat jadi anggota DPR, KPU disurati.

NASIONAL | 7 Juli 2020

Kabar Tak Ada Reshuffe, Pakar Nilai Menteri Sadar Kerja Lebih Keras

Kinerja jajaran Kabinet Indonesia Maju memiliki peningkatan setelah adanya teguran dari Presiden Joko Widodo (Jokowi)

POLITIK | 6 Juli 2020

Jimly Asshiddiqie Minta DPR Cabut RUU HIP dari Prolegnas 2020

Jimly meminta DPR harus menyatakan sikap untuk mencabut RUU HIP dari Prolegnas 2020.

POLITIK | 6 Juli 2020

Komisi II DPR Minta Pengawasan Netralitas ASN Ditingkatkan

Komisi ASN (KASN) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) perlu meningkatkan pengawasan dan penanganan pengaduan netralitas ASN.

POLITIK | 6 Juli 2020

Budayawan NU Heran Sifat Politicking Parpol Lebih Dominan

Polemik RUU HIP yang diwarnai pembakaran bendera PDIP menjadi bukti rendahnya pendidikan politik, solidaritas, maupun etika antarpartai di parlemen.

POLITIK | 6 Juli 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS