Logo BeritaSatu

KPU: Kemenangan Jokowi-Ma'ruf Konstitusional

Rabu, 8 Juli 2020 | 12:52 WIB
Oleh : Robertus Wardi / AO

Jakarta, Beritasatu.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menegaskan bahwa hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 dengan pemenang pasangan calon 01, yaitu Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma'ruf Amin sudah sesuai dengan ketentuan formula pemilihan (electoral formula) yang tertuang dalam konstitusi UUD 1945. Itu artinya, kemenangan Jokowi-Ma'ruf pada Pilpres 2019 bersifat konstitusional

Ketentuan itu sebagaimana diatur dalam UUD 1945, Pasal 6A yang menyatakan presiden dan wakil presiden dipilih dalam satu pasangan secara langsung oleh rakyat. “Kemenangan Jokowi-Amin adalah konstitusional (sesuai konstitusi, Red),” kata Komisioner KPU Hasyim Asy'ari di Jakarta, Rabu (8/7/2020).

Advertisement

Ia menjelaskan, mengacu pada Pasal 6A Ayat 3 UUD 1945, formula pemilihan (electoral formula) Pilpres 2019 ditentukan berdasarkan tiga hal. Pertama, pemenang ketika mendapatkan suara lebih dari 50% dari jumlah suara dalam pemilihan umum. Artinya pasangan calon (memperoleh suara lebih dari 50% suara sah nasional.

Kedua, pemenang ketika mendapatkan suara dengan sedikitnya 20% suara di setiap provinsi. Artinya, pasangan memperoleh suara minimal 20% suara sah di setiap provinsi. Ketiga, pemenang ketika memperoleh suara minimal 20% suara sah di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia.

Fakta yang terjadi pada Pilpres 2019 adalah dari total suara sah nasional yang mencapai 154 juta, Jokowi-Ma'ruf menda patkan 55,50% suara (85,6 juta). Semenara, pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga S Uno mendapatkan 44,50% (68,6 juta) suara sah nasional.

Kemudian, Jokowi-Ma'ruf menang di 21 provinsi dengan perolehan suara lebih dari 50% di setiap provinsi. Sementara, Prabowo-Sandiaga hanya menang di 13 Provinsi dengan perolehan suara lebih dari 50% di setiap provinsi.

“Fakta-fakta ini menunjukkan Jokowi-Ma'ruf mendapatkan suara lebih dari 50% dari jumlah suara dalam pemilihan umum yaitu 85.607.362 suara (55,50%). Kemudian, mereka juga mendapatkan suara sedikitnya 20% suara di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia, yaitu menang di 21 provinsi dengan perolehan suara lebih dari 50% di setiap provinsi,” jelas Hasyim.

Dengan fakta-fakta itu, lanjut Hasyim, putusan MA No 44 tahun 2019 tidak berpengaruh terhadap keabsahan penetapan pasangan presiden dan wapres terpilih hasil Pemilu 2019. Apalagi, putusan MA itu adalah pengujian norma dalam PKPU No 5 Tahun 2019.

Peristiwa hukum penetapan paslon Presiden dan Wapres terpilih hasil Pemilu 2019 dilaksanakan pada 30 Juni 2019, sementara putusan MA diregister 14 Mei 2019 dan diputuskan 28 Oktober 2019.

“Karena Putusan MA adalah pengujian norma PKPU, maka tidak dapat diberlakukan surut terhadap peristiwa hukum yang telah dilaksanakan,” tutup Hasyim.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Top 5 News: Penipuan Undangan Digital hingga Mahasiswa UI Ditabrak

Penipuan undangan pernikahan digital di Whatsapp bisa menguras rekening korban menjadi berita terpopuler atau top news di Beritasatu.com, Sabtu (28/1/2023).

NEWS | 29 Januari 2023

Liga Premier Singapura Gunakan Teknologi VAR untuk Pertama Kalinya

Wasit di Liga Premier Singapura (SPL) akan mendapat bantuan ekstra di musim mendatang, dengan teknologi Video Assistant Referee (VAR).

NEWS | 29 Januari 2023

Surat Kewarganeragaan Tidak Sah, Wakil PM Nepal Dicopot dari Jabatan

Hakim di pengadilan tinggi Nepal memutuskan mencopot jabatan wakil PM Nepal Rabi Lamichhana karena memiliki surat kewarganegaraan yang tidak sah.

NEWS | 29 Januari 2023

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi dengan magnitudo 5,1 melanda Maluku, Sabtu (28/1/2023) malam pukul 22.47 WIB, menurut BMKG, gempa itu tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

NEWS | 28 Januari 2023

Legislator Minta BPKH Susun Peta Jalan Pola Pembiayaan Haji

Legislator meminta Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk menyusun peta jalan atau roadmap pola pembiayaan haji.

NEWS | 28 Januari 2023

Soal Kemungkinan Biaya Haji Turun, Ini Respons Komnas

Komnas Haji mengatakan bahwa masih ada kemungkinan biaya haji tahun ini turun dari angka yang diusulkan oleh Kementerian Agama.

NEWS | 28 Januari 2023

Panel DPR AS Bakal Pemungutan Suara untuk Blokir Aplikasi TikTok

Sebuah panel DPR AS Komite Urusan Luar Negeri berencana untuk mengadakan pemungutan suara bulan depan yang bertujuan memblokir penggunaan TikTok

NEWS | 29 Januari 2023

Pernikahan Dini Penyumbang Angka Stunting di NTB

Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)  melakukan pencegahan stunting pada aspek pernikahan dini atau muda.

NEWS | 28 Januari 2023

Banjir Manado dan Tanah Longsor Menewaskan 5 Warga

Banjir Manado dan tanah longsor mengakibatkan 3.866 keluarga yang terdampak dan lima orang meninggal dunia.

NEWS | 28 Januari 2023

Malaysia Keluarkan Peringatan Potensi Banjir Bandang

Peringatan potensi banjir bandang di tiga negara bagian dalam tempo 12 jam untuk tiga negara bagian di Malaysia.

NEWS | 28 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Top 5 News: Penipuan Undangan Digital hingga Mahasiswa UI Ditabrak

Top 5 News: Penipuan Undangan Digital hingga Mahasiswa UI Ditabrak

NEWS | 25 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE