10 Kelompok Tani Hutan NTT Dapat Bantuan Rp 500 Juta

10 Kelompok Tani Hutan NTT Dapat Bantuan Rp 500 Juta
Ansy Lema (Foto: Istimewa)
Alexander Madji / AMA Senin, 13 Juli 2020 | 10:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) asal NTT, Yohanis Fransiskus Lema atau yang akrab dipanggil Ansy Lema bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) memberikan bantuan Gerakan Ekonomi Produktif dan Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial atau “Bang Pesona” kepada 10 kelompok tani hutan NTT. Bantuan tersebut berupa uang tunai sebesar Rp 50 juta bagi tiap kelompok dan saat ini pencairan tahap pertama sebesar Rp 30 juta telah terealisasi.

Bang Pesona adalah bantuan yang diberikan oleh Direktur Bina Usaha Perhutanan Sosial dan Hutan Adat KLHK. Penyaluran bantuan ini bekerja sama dengan Komisi IV dalam hal distribusi kepada kelompok-kelompok di daerah yang memang sangat membutuhkan. Bantuan ditransfer secara langsung oleh KLHK ke rekening masing-masing kelompok tani.

“Pencairan bantuan tahap pertama sebesar Rp 30 juta telah masuk ke rekening masing-masing kelompok minggu lalu. Nominal Rp 30 juta tersebut mendapatkan potongan pajak, sehingga yang diterima kelompok adalah Rp 29,1 juta. Mereka saat ini telah membelanjakan bantuan uang tersebut untuk membeli hewan, bibit tanaman pohon, dan tanaman agroforestry,” ujar Ansy dalam pernyataan tertulis yang diterima Beritasatu.com di Jakarta, Senin (13/7/2020).

Bantuan ini, kata mantan aktivis mahasiswa 1998 itu, sangat membantu masyarakat. Terlebih, dalam situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang. Karena itu, dirinya mengucapkan terima kasih kepada KLHK yang telah menjalankan program Bang Pesona dengan baik sebagai bukti perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap rakyat.

Untuk memastikan bantuan tersebut tidak disalahgunakan, Ansy sudah melakukan pertemuan virtual dan berdiskusi dengan 10 kelompok tani hutan penerima bantuan beberapa waktu lalu. Dia meminta agar bantuan dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya, yakni menunjang usaha pertanian hutan dan peternakan mereka.

“Bantuan ini adalah uang rakyat yang langsung ditransfer ke rekening pribadi kelompok. Saya tegaskan tidak boleh ada pihak-pihak yang melakukan pungutan dan meminta uang jasa administrasi. Saya berharap bantuan dapat digunakan kelompok penerima untuk memulai usaha atau membantu pemberian nilai tambah,” tegas Ansy yang pernah berprofesi sebagai dosen itu.

Ia melanjutkan, "Total nominal Rp 500 juta bantuan Bang Pesona adalah jumlah yang sangat fantastis. Kalau bukan sebagai anggota DPR, saya tidak mungkin bisa membantu rakyat NTT dengan uang sebanyak itu. Dengan berpolitik secara baik dan benar, saya bisa membantu banyak masyarakat. Hakekat politik adalah menggunakan otoritas yang dimiliki untuk bekerja membantu rakyat. Kekuasaan adalah alat untuk melayani rakyat."



Sumber: BeritaSatu.com