Partai Emas Resmi Didirikan

Partai Emas Resmi Didirikan
Pendirian Partai Emas. (Foto: dok)
Yudo Dahono / YUD Senin, 13 Juli 2020 | 20:02 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Musyawarah pendirian Partai Era Masyarakat Sejahtera (Emas) digelar di Kemang Timur, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (11/7/2020) yang lalu.

Ada sebanyak 50 orang yang mendirikan Partai Emas. Mereka diwakili tim perumus, yang antara lain Hasnaeni, Fachruddin, AR Adji Hoesodo, Ihsan Prima Negara, Ruly Yudhistira, Erawaty, Buchari Muslim, Devi Fatwanti dan Tengku Marina.

"Kegiatan ini permohonan sekaligus penyerahan amanah dari sejumlah 50 pendiri Partai Emas yang diwakili tim perumus kepada ketum dan sekjen, berupa senjata keris pusaka sepanjang 1,5 meter sebagai simbol senjata untuk berjuang menyejahterakan masyarakat Indonesia," kata Ketua Umum Partai Emas, Hasnaeni, Senin (13/7/2020).

"Keris pusaka tersebut sudah berumur ratusan tahun, 17 nogo sosro. Luk keris 17 sesuai tanggal lahir saya," imbuh Hasnaeni.

Dalam kesempatan itu, turut ditetapkan kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Emas. Juga pembentukan tim sukses partai.

"Serta pembentukan koordinator daerah atau korda dan pemberian mandat," jelas perempuan yang populer dengan sapaan 'Wanita Emas' itu.

Melalui Partai Emas, Hasnaeni berjanji akan menyejahterakan rakyat Indonesia. Sebagai langkah awal, ia akan menyejahterakan para anggota partainya terlebih dahulu.

Ada tujuh keuntungan jika masyarakat bergabung ke partai dengan Sekretaris Jenderal AR Adji Hoesodo itu. Pertama jaminan masa depan, jaminan kesehatan, dan jaminan pendidikan, jaminan memiliki lapangan pekerjaan dan terjamin hari tuanya.
Lalu jaminan rumah tinggal, dan jaminan santunan kematian.

Guna mendukung cita-cita menyejahterakan anggota dan rakyat, Partai Emas mendirikan sayap partai yang dinamai 'Koper Emas'. Koper Emas nantinya akan menjadi semacam koperasi bagi para kader dan masyarakat, dalam membantu berbagai urusan mereka.

"Jika tidak ada halangan, kita akan lauching partai ini pada tahun 2021 mendatang," tandas perempuan yang pernah mencalonkan diri sebagai gubernur DKI Jakarta itu.



Sumber: BeritaSatu.com