Bawaslu Jateng Waspadai Kerawanan Coklit Daftar Pemilih
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 524.475 (-7.99)   |   COMPOSITE 6109.17 (-129.78)   |   DBX 1194.89 (-11.73)   |   I-GRADE 181.466 (-4.58)   |   IDX30 517.087 (-11.81)   |   IDX80 138.626 (-3.62)   |   IDXBUMN20 407.246 (-17.39)   |   IDXESGL 143.602 (-3.12)   |   IDXG30 142.274 (-3.48)   |   IDXHIDIV20 456.023 (-11.92)   |   IDXQ30 148.355 (-3.37)   |   IDXSMC-COM 276.257 (-7.75)   |   IDXSMC-LIQ 347.018 (-13.99)   |   IDXV30 137.723 (-3.73)   |   INFOBANK15 1047.79 (-12.16)   |   Investor33 444.391 (-8.03)   |   ISSI 179.418 (-4.68)   |   JII 631.935 (-18.62)   |   JII70 220.815 (-6.52)   |   KOMPAS100 1231.17 (-28.43)   |   LQ45 963.139 (-22.62)   |   MBX 1681.26 (-38.74)   |   MNC36 327.223 (-6.39)   |   PEFINDO25 325.051 (-6.97)   |   SMInfra18 313.073 (-11.44)   |   SRI-KEHATI 379.382 (-6.25)   |  

Bawaslu Jateng Waspadai Kerawanan Coklit Daftar Pemilih

Selasa, 14 Juli 2020 | 17:23 WIB
Oleh : Stefi Thenu / FER

Semarang, Beritasatu.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jawa Tengah mewaspadai titik krusial atau kerawanan dalam penyusunan daftar pemilih Pilkada 2020 di 21 kabupaten/kota.

Baca Juga: Kriminalisasi Pemilu Harus Dihentikan

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jawa Tengah (Jateng), Anik Sholihatun menyatakan, ada beberapa titik krusial dalam tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) daftar pemilih untuk pilkada.

Menurut Anik, kerawanan atau titik-titik krusial dalam penyusunan daftar pemilih yang perlu diwaspadai, antara lain petugas tidak melakukan coklit ke lapangan, DPS dan DPT tidak diumumkan oleh petugas, PPS tidak transparan dalam proses publikasi data pemilih, rapat pleno rekapitulasi data pemilih secara berjenjang tidak melibatkan peserta pemilihan, pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) masih tercantum di daftar pemilih, hingga pemilih yang memenuhi syarat tapi belum masuk di dalam daftar pemilih.

Anik menegaskan, Bawaslu 21 kabupaten/kota akan melakukan pengawasan secara ketat tahapan coklit daftar pemilih untuk Pilkada 2020.

"Berbagai upaya dilakukan para pengawas agar tahapan ini berjalan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Mari kita wujudkan kualitas daftar pemilih pilkada 2020 yang baik," tegas Anik, Selasa (14/7/2020).

Baca Juga: Baru 46% Dana Pilkada Diterima Bawaslu

Coklit akan dilakukan di setiap TPS oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Jajaran pengawas terutama Panwaslu kecamatan dan Panwaslu Desa/Kelurahan akan melakukan pengawasan. Warga juga bisa ikut terlibat aktif dalam pengecekan daftar pemilih. Adapun proses coklit daftar pemilih akan berlangsung mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2020.

Dalam melakukan coklit, kata Anik, PPDP dan pengawas harus mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 serta menjaga keselamatan petugas dan para pemilih. "Tujuannya untuk menghadirkan data pemilih yang komprehensif, akurat dan mutakhir," tegasnya.

Menurut Anik, berbagai strategi pengawasan tahapan penyusunan daftar pemilih akan dilakukan, antara lain Bawaslu di masing-masing kabupaten/kota akan melakukan berbagai upaya himbauan pencegahan.

"Selain itu, Bawaslu di masing-masing kab/kota juga terus berkoordinasi dengan berbagai stakholder. Mendirikan posko laporan dan pengaduan data pemilih, melakukan publikasi dan penyebarluasan informasi pemutakhiran data pemilih kepada masyarakat," tegasnya.

Baca Juga: Golkar Klaim Tanpa Mahar di Pilkada 2020

Anik menambahkan, Bawaslu juga menyusun pemetaan kerawanan data pemilih. "Misalnya, kerawanan dari sisi kepadatan pemilih, daerah perbatasan, pemilih rentan, zona merah Covid-19, masalah perekaman KTP elektronik dan lain-lain," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BPIP Perlu Direvitalisasi melalui RUU PIP untuk Tingkatkan Nasionalisme

Undang-undang Pembinaan Ideologi Pancasila sangat penting untuk payung BPIP.

NASIONAL | 14 Juli 2020

PDIP Umumkan Calon Kepala Daerah Gelombang Kedua 17 Juli

Pascadiumumkan, setiap pasangan calon wajib mengikuti sekolah partai.

POLITIK | 14 Juli 2020

Wapres: Kerukunan Umat Beragama Kunci Kokohnya Persatuan Indonesia

Harmoni dan kerukunan adalah kunci kokohnya pilar persatuan Indonesia seperti disepakati para pendiri bangsa yang terwujud dalam Pancasila.

POLITIK | 14 Juli 2020

Rapat DPR Hari Ini Bahas Hasil Audit BPK hingga Perppu Pilkada

Ketua DPR Puan Maharani menyatakan pihaknya akan kembali melaksanakan rapat paripurna pada hari ini dan kembali menggunakan protokol kesehatan Covid-19.

POLITIK | 14 Juli 2020

PKB Apresiasi Anggaran Pesantren Jadi Prioritas Belanja Pemerintah

Kontribusi pesantren sebagai lembaga pendidikan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa telah terbukti nyata.

POLITIK | 14 Juli 2020

Daeng Rijal: Reshuffle Kabinet Hak Prerogatif Presiden

Perombakan kabinet menurut Daeng Rijal merupakan hak prerogatif presiden Joko Widodo.

POLITIK | 14 Juli 2020

Ali Sastroamidjojo Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Ketua Umum GMNI Imanuel Cahyadi mengatakan Ali Sastroamidjojo layak mendapat gelar pahlawan nasional.

POLITIK | 14 Juli 2020

Polemik RUU HIP, Mantan Ketua Baleg Dorong DPR Libatkan Masyarakat

DPR diharapkan dapat melibatkan masyarakat dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

POLITIK | 12 Juli 2020

Formappi: Jabatan Tambahan Membawa Prabowo Kembali Bersinar

penambahan tugas Menhan Prabowo Subianto sebagai Ketua Ketahanan Pangan Nasional sangat strategis dijadikan sebagai panggung politik.

POLITIK | 13 Juli 2020

Bawaslu Usulkan Perpanjangan Jangka Waktu Pemeriksaan Pidana Pemilu

Pemeriksaan perkara pidana pemilu tidak mudah dan membutuhkan waktu panjang untuk memeriksa bukti dan saksi-saksi.

POLITIK | 13 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS