Persahabatan 2 Politikus Beda "Jubah"
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Persahabatan 2 Politikus Beda "Jubah"

Rabu, 15 Juli 2020 | 01:19 WIB
Oleh : Willy Masaharu / WM


Jakarta, Beritasatu.com - Persahabatan memang mengasyikkan. Sejatinya pula, sahabat itu saling mendukung. Mungkin, itulah yang terjadi dengan Ahmad Mumtaz Rais dan Danang Wicaksana Sulistya. Keduanya politisi. Keduanya pula sama-sama elite partai. Mumtaz Rais adalah seorang petinggi PAN sementara Danang Wicaksana dikenal sebagai petinggi Partai Gerindra. Mereka sahabat lama. Sampai pada suatu momen penting, yakni jelang Pilkada 2020, khususnya di Sleman. Keduanya seperti saling memahami.

“Nah terkait Pilkada Sleman 2020, setelah saya kurang berminat dari pencalonan kepala daerah Sleman, maka makin ramai. Apalagi saat itu juga ada semacam diskusi bertajuk “quo vadis suara milenial Sleman setelah mundurnya Mumtaz Rais. Makin ramai. Harus ada wakil dari milenial,” kata Mumtaz, saat dihubungi Beritasatu.com, Selasa (14/7/2020)

Mumtaz menuturkan, ketika dirinya ke Jakarta, sahabatnya menghubunginya. “Iya, Mas Danang mengontak saya. Ngopi-ngopi yuk. Nah, dari pertemuan dengan sahabat saya itu, muncullah diskusi tentang Sleman. Ya arahnya Mas Danang tertarik ikut berkompetisi di Pilkada Sleman,” katanya.

Gayung bersambut. “Kamu masih muda, ya tergolong muda. Jadi bisa-bisa terjadi koalisi. Ceruk pasar milenial tidak bisa dianggap remeh,” kata Mumtaz kepada Danang saat itu.

Mumtaz memuji sahabatnya itu. Danang konteksnya suara anak muda. “PAN-Gerindra bisa berjalan bersama. PAN sendiri tidak bisa mengusung karena cuma punya 6 kursi. Gerindra pun demikian, hanya 6 kursi di DPRD. “Kalau, ya kalau loh ya. Kan syarat bisa mengusung minimal 10 kursi di DPRD,” katanya.

Gadis Cantik
Mumtaz menuturkan, setelah dirinya kurang berminat dalam pencalonan kepala daerah di Pilkada Sleman, maka PAN makin terlihat seperti “gadis cantik”.

“Karena seperti ada tradisi, khususnya di Pilkada Sleman, calon yang diusung PAN pasti menang. Itu Sejak 2005 loh. Kalau konteks Sleman, sing entuk PAN sing bakal menang. History repeats itself. Makanya, yang mendekati, saya juga banyak,” katanya.

Mumtaz melanjutkan, banyak tokoh, elite parpol yang berminat maju di Pilkada Sleman menemui dirinya. “Semuanya saya temui, Pokoknya, pemimpin Sleman harus mampu memakmurkan kampung halaman. Sampai hari ini siapa calonnya, belum putus,” katanya.

Ketua DPP PAN ini melanjutkan, dalam rapat harian PAN, Ketua Umum Zulkifli Hasan memberikan ruang kepadanya untuk berdinamika, calon yang terbaik, mampu merebut ceruk suara. “Kebetulan, saya yang akan memutuskan siapa yang PAN dukung untuk Pilkada Sleman. Saya tentunya sangat hati-hati. Saya akan putuskan di pertengahan Agustus,” ucapnya.

Bagaimana jika yang diusung PAN dari Gerindra. “Dari dulu, PAN dan Gerindra punya konsep dan kemiripan yang sama. Ketum Zulhas-Prabowo bersahabat. Persahabatan keduanya ditiru oleh kader kedua parpol hingga tingkat cabang. Secara ideologi, kami sejalan. Platform politik partai sejalan, pelaku politik seirama, chemistry-nya seirama. Pusat sampai cabang,” ucapnya.

Lalu bagaimana Danang Wicaksana menanggapi persahabatannya dengan Mumtaz? Saat dihubungi Beritasatu.com, Selasa (14/72020), elite Gerindra ini mengakui bahwa Mumtaz Rais adalah sahabatnya. “Yo,” katanya.

Danang pun kemudian menuturkan, Mumtaz sering mengajak berdiskusi soal politik. “Ya sering berkomunikasi. Waktu itu, mas Mumtaz mundur dari pencalonan, ya jadi gaduh. Padahal, Gerindra ya masih ingin bersama PAN. Makane aku yo komunikasi dengan mas Muntaz. Obrolanne yo macem-macem. Misalnya, bagaimana memajukan Sleman,” katanya.

Danang melanjutkan, saat ini zaman serba online digital yo sing milenial. “Tapi gak asal tik-tok an. Pokok e ada perubahan di Sleman,” ucapnya.

Dia mengemukakan, terkait pencalonan diserahkan kepada mekanisme internal partai masing-masing. “Ya masih berproses. Semoga landing-nya baik,” katanya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mendagri Larang Penggunaan Dana Bansos untuk Pilkada

Mendagri tegas melarang kepala daerah menggunakan dana bansos untuk kepentingan Pilkada.

POLITIK | 14 Juli 2020

Mendagri: Jadikan Pilkada Ajang Percontohan Penanganan Covid-19

Pelaksanaan Pilkada tidak boleh melahirkan kluster baru penyebaran virus corona.

POLITIK | 14 Juli 2020

Kemdagri: 22 Daerah Masih Cairkan Dana Pilkada di Bawah 40%

Kemdagri sudah memberi batas waktu sampai tanggal 15 Juli 2020.

POLITIK | 14 Juli 2020

Golkar Kabupaten Bogor Siap Gelar Musda, Sejumlah Balon Ketua Bermunculan

Semua kader terbaik Partai Golkar dipersilakan untuk maju mencalonkan diri sebagai ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor.

POLITIK | 14 Juli 2020

Moeldoko Ungkap Lembaga dan Komisi yang Akan Dirampingkan

Moeldoko mengatakan, lembaga dan komisi yang akan dirampingkan adalah yang organisasinya bisa diperankan oleh sektor lain.

POLITIK | 14 Juli 2020

PKS Dukung Rencana Jokowi Bubarkan 18 Lembaga dan Komisi

Mardani mengingatkan agar pembubaran dilakukan dengan dasar pertimbangan rasional.

POLITIK | 14 Juli 2020

Nasdem Akan Kaji Rencana Jokowi Bubarkan 18 Lembaga

Menurut Saan, berdasarkan data Kempan dan RB setidaknya 60 lembaga yang disebut tidak efektif dan efisien.

POLITIK | 14 Juli 2020

Bawaslu Jateng Waspadai Kerawanan Coklit Daftar Pemilih

Bawaslu di masing-masing kab/kota juga terus berkoordinasi dengan berbagai stakholder.

POLITIK | 14 Juli 2020

BPIP Perlu Direvitalisasi melalui RUU PIP untuk Tingkatkan Nasionalisme

Undang-undang Pembinaan Ideologi Pancasila sangat penting untuk payung BPIP.

NASIONAL | 14 Juli 2020

PDIP Umumkan Calon Kepala Daerah Gelombang Kedua 17 Juli

Pascadiumumkan, setiap pasangan calon wajib mengikuti sekolah partai.

POLITIK | 14 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS