Gibran Dituduh Langgengkan Politik Dinasti Jokowi, Apa Benar?
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Gibran Dituduh Langgengkan Politik Dinasti Jokowi, Apa Benar?

Kamis, 23 Juli 2020 | 11:24 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Tuduhan majunya putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming di Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Solo sebagai upaya melanggengkan politik dinasti adalah tidak relevan. Sebab Gibran Rakabuming bukan sosok tanpa kompetensi. Selain itu, Indonesia di bawah kepemimpinan Jokowi bukan negara totaliter dimana suara penguasa politik jadi penentu kemenangan di pilkada.

Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Andreas Hugo Pareira mengatakan pencalonan Gibran memang menarik banyak perhatian publik, bahkan sejak awal wacana pencalonannya muncul. "Lantas, apakah pertimbangan keputusan pencalonan ini karena Gibran adalah anaknya Jokowi alias untuk membangun dinasti politik seperti yang diopinikan segelintir orang di media? Pasti tidak," tegas Andreas, Kamis (23/7/2020).

Dijelaskan Andreas, keputusan partai seperti PDIP mengusung Gibran karena dukungan rakyat dan target kemenangan pilkada. Bagi PDIP, memenangkan pilkada adalah memajukan kader partai mumpuni sehingga kepemimpinan di daerah tersebut bermanfaat untuk rakyat. Dengan kader internal memimpin daerah, maka akan mengharumkan nama partai serta meningkatkan elektoral partai. Dalam keseluruhan proses itu, terjadi kaderisasi untuk kelanjutan kepemimpinan partai, baik daerah maupun nasional. "Gibran memenuhi semua unsur itu," imbuhnya.

Maka itu, argumentasi membangun dinasti politik di alam demokrasi yang terbuka seperti saat ini menjadi tidak relevan. Apalagi dalam sistem pemilihan langsung, yang memutuskan seseorang calon adalah rakyat itu sendiri. "Dinasti hanya berlaku pada sistem monarki atau sistem totaliter sebagaimana yang dipraktikkan Korut. Berbeda dengan kita. Karena yang memutuskan siapa wali kota Solo adalah rakyat Solo, bukan Jokowi, bukan pula partai," ungkap Ketua DPP PDIP periode 2010-2019 itu.

Penuding politik dinasti juga harus mempertimbangkan tipe kepribadian dan kepemimpinan Presiden Jokowi, yang tak mungkin menjagokan anaknya atau keluarganya untuk jabatan tertentu. "Hal-hal semacam ini belum terdengar pada diri Jokowi. Masih kuat dalam ingatan kita, salah satu anak Jokowi, Mbak Kahiyang, justru tidak lolos dalam tes CPNS. Malah dibiarkan saja oleh Jokowi. Padahal kalau mau, tidak sulit bagi Jokowi angkat telepon Menteri untuk meloloskan anaknya. Bandingkan saja dengan kepemimpinan sebelumnya," beber Andreas.

Dipastikan Andreas, pencalonan Gibran dilakukan melalui pertimbangan matang oleh partai, dengan kriteria elektoral dan kompetensi. Dukungan elektoral Gibran, kerja mesin partai PDIP, ditambah dukungan partai partai lain menjadi basis elektoral kuat bagi Gibran.

Sementara dari segi kompetensi personal, meskipun relatif baru dalam dunia politik, Gibran memiliki latar belakang lingkungan keluarga, dan pendidikan memadai, serta didukung pengalaman bisnis dan jaringan sosial.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

KPU Berupaya Rasionalisasikan Anggaran Pemilu 2024

KPU mengatakan akan berupaya merasionalisasikan anggaran Pemilu 2024 dengan menyisir anggaran yang dapat ditekan.

POLITIK | 25 September 2021

Legislator Demokrat Nilai Anggaran Pemilu 2024 Usulan KPU Sudah Rasional

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Demokrat menilai anggaran Pemilu 2024 sebesar Rp 86 triliun Rp 26,2 triliun untuk Pilkada yang diusulkan KPU rasional.

POLITIK | 24 September 2021

Sosok Azis Syamsuddin yang Jadi Tersangka dan Ditangkap KPK

Saat ditangkap KPK, Azis Syamsuddin masih berstatus sebagai Wakil Ketua DPR yang dijabatnya sejak Oktober 2019.

POLITIK | 24 September 2021

Gandeng Milenial, PKP Optimistis Melaju ke Senayan

PKP menggandeng sejumlah kalangan milenial agar partai ini bisa lolos verifikasi faktual Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan berhasil lolos ke Senayan.

POLITIK | 24 September 2021

Jika Azis Syamsuddin Ditahan KPK, Golkar Siapkan Penggantinya Sebagai Wakil Ketua DPR

Golkar menunggu pengumuman KPK terkait status Azis Syamsuddin. Jika Azis ditetapkan tersangka dan ditahan Golkar menyiapkan penggantinya sebagai Wakil Ketua DPR

POLITIK | 24 September 2021

Sufmi Dasco Akui Berkomunikasi dengan Azis Syamsuddin Sebelum Rapat Paripurna

Sufmi Dasco Ahmad mengaku berkomunikasi dengan Azis Syamsudin sebelum Rapat Paripurna ke-5 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2021-2022 pada Selasa (21/9/2021)

POLITIK | 24 September 2021

Pimpinan DPR Serahkan Kasus Azis Syamsuddin Sesuai Prosedur Hukum

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menegaskan pimpinan DPR menyerahkan kasus Azis Syamsuddin diproses sesuai dengan prosedur hukum

POLITIK | 24 September 2021

MFI Serahkan Draf Naskah RUU Farmasi dan Apoteker ke Baleg DPR

Masyarakat Farmasi Indonesia menyerahkan draf dan naskah akademik RUU Farmasi dan Praktik Keapotekeran ke Badan Legislasi DPR RI.

POLITIK | 24 September 2021


Pengamat Dukung Jadwal Pemungutan Suara Pilpres 2024 Usulan KPU

Peneliti Populi Center Usep S Ahyar mendukung jadwal pemungutan suara pemilihan presiden (Pilpres) 2024 yang diusulkan KPU, yakni pada Februari atau Maret 2024.

POLITIK | 24 September 2021


TAG POPULER

# Kivlan Zen


# Pilpres 2024


# Covid-19


# Azis Syamsuddin


# Kereta Jarak Jauh



TERKINI
Gelar Vaksinasi Serentak, Semmi Kabupaten Bogor Siapkan 2.500 Dosis

Gelar Vaksinasi Serentak, Semmi Kabupaten Bogor Siapkan 2.500 Dosis

MEGAPOLITAN | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings