KIPP Usulkan Satu TPS Maksimal 350 Pemilih
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Pilkada di Tengah Pandemi

KIPP Usulkan Satu TPS Maksimal 350 Pemilih

Jumat, 24 Juli 2020 | 16:51 WIB
Oleh : Robertus Wardi / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Monitoring Komite Independen Pemantau Pemilu (KIIP), Engelbert Johannes Rohi, mengusulkan agar jumlah pemilih di tempat pemungutan suara (TPS) pada ajang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 maksimal hanya 350 orang. Hal itu untuk mengurangi waktu antrean dan disesuaikan dengan jangka waktu pencoblosan.

Baca Juga: Pilkada Bagian Adaptasi Kehidupan Normal Baru

"Kalau bisa diperkecil lagi hingga 350 orang,” kata Jojo, sapaan akrab Engelbert Johannes Rohi dalam diskusi virtual (online) bertema "Pilkada 2020, Serius Enggak Sih" di Jakarta, Jumat (24/7/2020).

Jojo mengapresiasi rencana KPU yang mengurangi pemilih dari 800 orang menjadi 500 orang. Namun, dia melihat jumlah tersebut masih sangat tinggi. Jika lokasi TPS sempit, akan melahirkan penumpukan.

"Supaya aman benar dari penyebaran Covid-19, harus dikurangi lagi. Kan nanti jarak antar pemilih harus 1 meter. Nah, kalau lokasi sempit, itu bisa menimbulkan kerumunan pemilih," jelasnya.

Baca Juga: KPU Akan Coret Petahana yang Manfaatkan Bansos

Jojo menegaskan, proses pemungutan suara di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini akan berbeda dengan proses pemilihan yang biasanya.

"Proses pencoblosan akan membutuhkan waktu yang cukup lama bagi pemilih karena harus mulai dari tes suhu. Kemudian, menyiapkan peralatan sesuai protokol kesehatan. Selain itu, waktu di dalam bilik suara juga cukup lama karena harus hati-hati agar tidak menyentuh hal-hal yang tidak perlu dalam TPS. Ini cukup rumit dan butuh waktu. Jadi kalau 500 orang per TPS, butuh waktu yang lama dalam proses pencoblosan,” tegas Jojo.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Legislator KPP-RI Diminta Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi

Ratu Hemas berharap legislator yang tergabung dalam Kaukus Perempuan Parlemen RI (KPP-RI) dapat membantu masyarakat yang membutuhkan pada pandemi Covid-19 ini.

POLITIK | 24 Juli 2020

Dikukuhkan, Ini Susunan Pengurus KPP-RI 2020-2024

Pengurus Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPP-RI) 2020-2024 resmi dikukuhkan pada Kamis (23/7/2020).

POLITIK | 24 Juli 2020

AHY Bertemu Sohibul Siang Ini, Apa yang Dibahas?

AHY dan Sohibul bersama jajaran pengurus inti Partai Demokrat dan PKS akan bertemu di Kantor DPP PKS pukul 14.00 WIB.

POLITIK | 24 Juli 2020

PDIP Akan Gelar Diskusi Interaktif dengan Tokoh Muda Pilkada 2020

Tokoh-tokoh yang dihadirkan adalah Gibran Rakabuming. Hanindhito Himawan Pramana, dan I Made Kembang Hartawan.

POLITIK | 24 Juli 2020

Cak Imin Targetkan 70% Calon yang Diusung PKB Menang di Pilkada

Hingga saat ini PKB sudah mengeluarkan 45 surat rekomendasi dukungan kepada bakal calon kepala daerah di seluruh Indonesia.

POLITIK | 23 Juli 2020

Mendagri: Pilkada Bagian Adaptasi Kehidupan Normal Baru

Tito Karnavian menjelaskan Pilkada bisa diubah dari tantangan menjadi peluang.

POLITIK | 23 Juli 2020

Prabowo Ungguli Anies dan Ganjar di Survei, Ini Kata Gerindra

Menurut Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Prabowo Subianto saat ini sedang fokus sebagai Menteri Pertahanan.

POLITIK | 23 Juli 2020

MKD Belum Baca Laporan Terhadap Azis Syamsuddin

Kemungkinan laporan tersebut baru bisa diproses usai reses pada pertengahan Agustus mendatang.

POLITIK | 23 Juli 2020

Jokowi: Ada Waktu 3 Bulan untuk Pulihkan Ekonomi Nasional

Presiden Jokowi menilai, masih ada waktu tiga bulan untuk mengungkit pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia.

POLITIK | 23 Juli 2020

Masyarakat Sadar RUU Cipta Kerja Memiliki Dampak Positif

Hasil survei Charta Politika membuktikan, masyarakat mengetahui dan memiliki pemahaman mengenai RUU Cipta Kerja.

POLITIK | 23 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS