Pelantikan Gubernur Kepri Dilakukan dengan Protokol Kesehatan Ketat

Pelantikan Gubernur Kepri Dilakukan dengan Protokol Kesehatan Ketat
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Gubernur Kepulauan Riau, H Isdianto untuk sisa masa jabatan 2016-2021, di Istana Negara pada Senin, 27 Juli 2020. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden/Lukas)
Lenny Tristia Tambun / FMB Sabtu, 1 Agustus 2020 | 13:35 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Terkait adanya kabar Gubernur Kepulauan Riau Isdianto terkonfirmasi positif Covid-19, Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono memastikan pelantikan Gubernur Kepulauan Riau yang digelar pada 27 Juli 2020 lalu telah melalui sejumlah protokol kesehatan secara ketat.

Heru menjelaskan pihaknya telah melakukan uji swab terlebih dahulu baik kepada pihak yang akan dilantik, keluarganya, maupun pejabat terkait yang hadir secara terbatas pada saat pelantikan.

"Kami sudah melaksanakan protokol kesehatan secara ketat, yaitu Gubernur Kepulauan Riau, keluarga, dan pejabat terkait pada saat hadir dilakukan swab di Jakarta," kata Heru Budi Hartono dalam keterangannya, Sabtu (1/8/2020).

Selama prosesi pelantikan berlangsung, pihak Sekretariat Presiden juga meminimalkan kontak langsung antara Presiden Joko Widodo dan Gubernur Kepulauan Riau yang saat itu akan dilantik.

"Bapak Presiden tidak langsung menyerahkan Keppres (Keputusan Presiden) tetapi sudah disiapkan di satu meja, tidak jauh dari berdirinya Gubernur Kepulauan Riau, dan Gubernur Kepulauan Riau mengambil sendiri berkas itu. Artinya kami sudah melaksanakan dan menjaga kondisi-kondisi protokol kesehatan dengan ketat," terang Budi Hartono.

Selain itu, lanjut Heru, sejumlah protokol kesehatan lainnya juga diterapkan secara ketat di lingkungan Istana Kepresidenan, utamanya selama prosesi pelantikan berlangsung seperti memakai masker dan jaga jarak.

"Saat pelantikan, kami tidak banyak mengundang para pejabat dan hanya dihadiri oleh keluarga dan pejabat tertentu," ujar Heru Budi Hartono.



Sumber: BeritaSatu.com