Pandemi Covid-19 Langkah Awal Mendesain Ulang Indonesia
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Pandemi Covid-19 Langkah Awal Mendesain Ulang Indonesia

Rabu, 9 September 2020 | 21:05 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi Covid-19 menjadi kawah candra dimuka ketahanan nasional bagi bangsa-bangsa di dunia. Peringkat Indonesia dalam konteks ekonomi dunia ke depan sangat ditentukan pada masa pandemi Covid-19 ini. Pandemi Covid-19 saat ini menjadi momentum yang tepat untuk mendesain ulang Indonesia.

Sebelum pandemi, sejumlah lembaga internasional memprediksi bahwa Indonesia bakal menjadi salah satu kekuatan dunia pada 2030. Namun, pandemi mengubah banyak hal secara drastis pada sejarah dan peradaban manusia.

“Bagi Persatuan Insinyur Indonesia, pandemi merupakan langkah awal untuk meredesain Indonesia. Kami, para insinyur, memilih untuk melakukan refleksi dan reimagination, mengidentifikasi apa yang perlu dilakukan selama dan setelah pandemi,” kata Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Heru Dewanto saat peluncuran dan bedah buku daring "Redesigning Indonesia: An Engineer's View" yang digelar di Jakarta, Rabu (9/9/2020).

Buku ini adalah hasil dari focus group discussion (FGD) yang diselenggarakan PII pada 6-7 Mei 2020 dan melibatkan 26 pakar dari berbagai institusi pemerintahan, perusahaan dan perguruan tinggi. Selain Heru, diskusi dalam rangkaian Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-25 ini menghadirkan Meristek Bambang Brodjonegoro, Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil, Ketua Tim Pelaksana Dewan TIK Nasional, Ilham Habibie, Waki Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, serta Sekretaris Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Raden Pardede.

Heru mengatakan, pandemi Covid-19 berdampak besar pada bidang keinsinyuran di Indonesia. Sektor perumahan dan kemaritiman terimbas paling besar. Sementara, sektor teknologi informasi dan komunikasi justru mengalami kenaikan signifikan. “Betapa pentingnya teknologi informasi dan komunikasi dalam mendukung gaya baru hidup kita selama masa pandemi,” ujarnya.

Dikatakan, pandemi memang membuka peluang baru bagi industri perangkat lunak, seperti Zoom, smart city, broadband, e-commerce dan logistik, virtual reality, dan telehealth. Dalam menyiapkan periode pascapandemi, PII merekomendasikan untuk melakukan transformasi digital, penguatan industri nasional untuk kemandirian, ketahanan nasional nir-militer, serta transformasi keinsinyuran.

Kemandirian nasional perlu diterapkan dalam melakukan transformasi digital. PII menilai sudah saatnya Indonesia membangun jaringan intranet mandiri. “Membangun jaringan intranet mandiri biayanya memang tidak ringan,” ungkapnya.

Kemandirian pangan juga perlu serius digarap pemerintah. Salah satu yang bisa dilakukan adalah membangun food estate. Pada kawasan itu nantinya lahan pertanian dan perkebunan terintegrasi dengan peternakan. Tak kalah penting, Indonesia mesti meningkatkan kemampuan melakukan deteksi dini dan menangkal serangan biologis.

Maka dari itu, pemerintah dapat memberdayakan jejaring rumah sakit militer untuk fokus mengembangkan kedua kemampuan tersebut. Untuk mewujudkan pemikiran-pemikiran tersebut, para insinyur mesti berperan besar dalam mewujudkan perubahan besar di Tanah Air.

Heru menjelaskan, pandemi Covid-19 ini harus benar-benar bisa membuka mata dan pikiran masyarakat Indonesia lebar-lebar untuk menata ulang cara kita membangun bangsa dan negara ini. Dalam jangka pendek, masyarakat Indonesia harus bisa mempersiapkan diri untuk bisa bertahan.

Sementara, untuk jangka panjang, Indonsia harus bisa bertumbuh lebih cepat untuk mengejar segala ketertinggalan dengan bangsa-bangsa lain. “Ketangguhan dan kemandirian bangsa di dalam menghadapi segala bentuk tantangan jaman, ternyata harus banyak dikerjakan oleh manusia-manusia Indonesia yang berprofesi sebagai insinyur,” ucapnya.

Menristek Bambang Brodjonegoro berharap, PII mampu mendorong sinergi triple helix agar inovasi dapat berjalan. “Kami berharap PII bisa mendorong sinergi triple helix berjalan mulus karena banyak anggota PII yang bergerak di sektor swasta maupun BUMN dan juga akademisi,” kata Bambang.

Saat ini, ujar Menristek, inovasi dalam sektor teknologi informasi dan komunikasi menjadi prioritas. Teknologi informasi dan komunikasi mampu menjalankan less contact economy pada masa pandemi Covid-19 ini. Less contact economy ditandai dengan adanya hyperconnectivity antarmanusia melalui teknologi informasi dan komunikasi.

Dengan demikian, harus ada subsitusi kegiatan ekonomi yang konvensional menjadi digital. “Revolusi industri 4.0 sudah berlangsung sejak sebelum pandemi. Tetapi, pandemi mempercepat terjadinya revolusi industri dan teknologi digital bisa menjadi jawabannya,” katanya.

Ilham Habibie menambahkan, sinergi yang dibutuhkan saat ini tak sebatas triple helix, tetapi juga quatro helix. Pasalnya, kata dia, pemerintah perlu bersinergi dengan akademisi, swasta, juga masyarakat sipil dalam melakukan inovasi.

Ia mengajak seluruh pihak untuk berinovasi dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Dengan pasar yang besar, Indonesia memiliki peluang untuk mengembangkan produk dan jasa sektor TIK nasional. “Kalau tidak hati-hati, kita hanya menjadi penonton di dunia 5G,” katanya.

Namun demikian, inovasi tak mungkin mendapat tempat di dalam negeri bila tak ada campur tangan pemerintah. Dia berpendapat perlu adanya komitmen pemerintah untuk menerapkan produk dan jasa nasional di seluruh wilayah Indonesia.

Ilham mencontohkan, Korea Selatan bisa memiliki industri mobil yang mendunia, seperti Hyundai dan KIA, karena nasionalisme rakyatnya yang sangat tinggi. “Di Korsel, semua rakyat dan pemerintahnya memakai mobil Korea. Dukungan kepada industri lokal dari negara itu sendiri sangat besar. Perlu ada semacam komitmen nasional seperti itu terus,” ujarnya.

Sementara itu, Anindya Bakrie, mengatakan pandemi Covid-19 membuka peluang besar untuk sejumlah hal. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi hanyalah satu di antara sektor-sektor strategis lainnya. “Upaya untuk fokus kepada sustainable environment sangat serius. Pemerintah dari sisi Kementerian ESDM hingga PLN serius untuk adanya energi baru dan terbarukan, khususnya di Indonesia Timur,” ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

59 Bakal Calon Kepala Daerah Positif Covid-19

Sebanyak 59 bakal calon kepala daerah yang akan bertarung pada pilkada serentak 2020 dinyatakan positif Covid-19.

POLITIK | 9 September 2020

Dominasi Petahana Penyebab Munculnya Calon Tunggal

Munculnya calon tunggal juga disebabkan karena tingginya biaya politik.

POLITIK | 9 September 2020

Puan: Selamat Jalan, Pak Jakob Oetama

Menurut Puan, Jakob Oetama adalah tokoh pers yang sangat menginspirasi, memegang teguh integritas, dan memiliki keterkaitan sejarah dengan Presiden Soekarno.

POLITIK | 9 September 2020

Jokowi: Jakob Oetama Adalah Tokoh Bangsa

Jokowi melihat Jakob Oetama sebagai sosok yang bukan sekadar tokoh pers, melainkan tokoh bangsa Indonesia.

POLITIK | 9 September 2020

Bawaslu: Fenomena Calon Tunggal Adalah Desain Elite Parpol

Dari 28 calon tunggal di Pilkada 2020, ada 23 yang merupakan inkumben (petahana), baik sebagai calon kepala daerah atau wakil kepala daerah.

POLITIK | 9 September 2020

Formappi: Umumkan Nama Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan!

Nama-nama pelanggar harus dibuka ke publik agar para Paslon tersebut juga malu akibat perbuatannya.

POLITIK | 9 September 2020

499 ASN Dilaporkan terkait Netralitas Pilkada

Hukuman akan diberikan apabila ASN terbukti memberikan dukungan dengan cara terlibat dalam kegiatan kampanye.

POLITIK | 8 September 2020

Pelanggaran Masif, Pemerintah Perlu Terbitkan Perppu Diskualifikasi Paslon

Pemerintah diminta menerbitkan kembali Perppu tentang aturan diskualifikasi kepada para paslon yang melanggar aturan selama pelaksanaan pilkada.

POLITIK | 8 September 2020

Soal Good Looking dan Bisa Bahasa Arab, Ini Penjelasan Menag di Hadapan Komisi VIII DPR

Menteri Agama Fachrul Razi akhirnya menjawab berbagai tantangan terhadap dirinya mengenai pernyataan bahwa radikalisme masuk melalui anak yang "good looking".

POLITIK | 8 September 2020

Jokowi Perintahkan Para Calon Tidak Bahayakan Persatuan dan Kesatuan

Presiden Jokowi meminta para calon yang bertarung dalam pilkada 2020 tidak menggunakan politik identitas yang membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa.

POLITIK | 8 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS