Keluarga Besar Arterian Dahlan Bantah Tuduhan Keturunan Pendiri PKI
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.108 (0.21)   |   COMPOSITE 6251.05 (38.59)   |   DBX 1329.86 (16.32)   |   I-GRADE 180.794 (0.41)   |   IDX30 506.396 (0.9)   |   IDX80 136.709 (0.42)   |   IDXBUMN20 403.084 (1.37)   |   IDXESGL 140.339 (-0.42)   |   IDXG30 143.133 (0.8)   |   IDXHIDIV20 446.039 (0.87)   |   IDXQ30 145.232 (0.1)   |   IDXSMC-COM 293.729 (3.96)   |   IDXSMC-LIQ 360.142 (3.07)   |   IDXV30 135.556 (1.53)   |   INFOBANK15 1043.56 (-2.24)   |   Investor33 435.417 (-0.04)   |   ISSI 183.035 (1.64)   |   JII 629.726 (4.78)   |   JII70 221.943 (2.13)   |   KOMPAS100 1220.71 (4.09)   |   LQ45 950.717 (1.82)   |   MBX 1696.63 (8.69)   |   MNC36 322.327 (0.16)   |   PEFINDO25 325.87 (0.1)   |   SMInfra18 306.901 (3.47)   |   SRI-KEHATI 370.644 (-0.59)   |  

Keluarga Besar Arterian Dahlan Bantah Tuduhan Keturunan Pendiri PKI

Rabu, 9 September 2020 | 21:27 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Keluarga besar anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Arteria Dahlan, menyampaikan bantahan atas tuduhan wartawan senior Hasril Chaniago yang menyebut kakek Arteria Dahlan adalah pendiri Partai Komunis Indonesia (PKI).

Pernyataan Hasrul itu disampaikan dalam sebuah acara diskusi televisi swasta di Jakarta (8/9/2020) malam. Dia mengatakan kakek Arteria Dahlan yang bernama Bachtarudin adalah tokoh yang ikut mendirikan PKI di Sumatera Barat.

Mendapat tuduhan itu, keluarga besar Arteria Dahlan menyampaikan bantahan yang disampaikan oleh bibi Arteria Dahlan, Auzal Halim Apt Dt Bagindo Sati, yang merupakan Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Andalas, Padang.

Auzal Halim menegaskan, tidak benar Arteria Dahlan mempunyai kakek bernama Bachtarudin. Yang benar, adalah kakek Arteria Dahlan dari pihak ibu bernama H Wahab Syarif, seorang pedagang tekstil di Tanah Abang, Jakarta

Sedangkan neneknya bernama Hj Lamsiar, ibu rumah tangga, dan melahirkan tujuh orang anak, dan salah satunya adalah ibu Arteria Dahlan bernama Hj Wasniar.

Hj Wasniar adalah guru sekolah dasar perguruan Cikini dan kemudian menjadi guru tata boga di SMKN 30 Pakubuwono, Jakarta Selatan.

Sedangkan kakek Arteria Dahlan dari pihak bapak, bernama H Ahmad Dahlan bin H Ali, seorang pedagang di Sumatera Barat, dan istrinya bernama Hj Dahniar Yahya.

Hj Dahniar Yahya, yang biasa dipanggil Ibu Nian, adalah seorang guru mengaji di Kukuban, Maninjau, dan adalah tokoh Masyumi.

Auzul Halim menuturkan, Dahniar Dahlan pernah ditahan oleh pemerintah Soekarno karena terlibat dengan pemberontakan PRRI.

“Jadi tidak benar kakek Arteria Dahlan, adalah tokoh yang mendirikan Partai PKI, karena tidak ada kakeknya yang bernama Bachtaruddin, seperti yang disebutkan Hasril Chaniago”, ungkap Auzul Halim.

Salah seorang sepupu Arteria Dahlan, Harry Asmar Dt Panghulu Dirajo, Ketua Dewan Pembina Ikatan Keluarga Maninjau, membenarkan apa yang disampaikan Auzal Halim.

Dijelaskan Harry Asmar, kakek Arteria Dahlan dari pihak ibu yang bernama H Wahab Syarif, adalah seorang pedagang Tanah Abang yang sukses. Wahab merantau ke Jakarta sekitar tahun 1950-an, dan menjadi semacam tempat transit perantau-perantau Sumatera Barat umumnya, dan Maninjau khususnya, yang ingin mengadu nasib di Jakarta.

"Jadi rumah kakek Arteria Dahlan dari pihak ibu ini adalah semacam tempat transit perantau yang baru datang di Jakarta, sebelum mereka mendapat rumah untuk tinggal”, ungkap Harry Asmar.

Harry menyebut, di Maninjau memang ada tokoh PKI yang bernama Bachtaruddin, yang ikut mendirikan PKI di Sumatera Barat. Tetapi itu pasti bukanlah kakek Arteria Dahlan.

Dengan fakta tersebut, Harry Asmar maupun Auzal Halim beserta keluarga besar Arteria Dahlan, sangat menyesalkan pernyataan Hasril Chaniago. Pihaknya menilai Hasril kurang akurat dalam memberikan informasi, sehingga sangat merugikan Arteria Dahlan secara pribadi dan PDIP secara umum.

Arteria Dahlan dilahirkan di Jakarta 7 Juli 1975, dan saat ini menjabat sebagai anggota DPR dari PDI Perjuangan periode 2019-2024.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pandemi Covid-19 Langkah Awal Mendesain Ulang Indonesia

Pandemi Covid-19 ini harus benar-benar bisa membuka mata dan pikiran masyarakat Indonesia lebar-lebar untuk menata ulang cara kita membangun bangsa dan negara.

POLITIK | 9 September 2020

59 Bakal Calon Kepala Daerah Positif Covid-19

Sebanyak 59 bakal calon kepala daerah yang akan bertarung pada pilkada serentak 2020 dinyatakan positif Covid-19.

POLITIK | 9 September 2020

Dominasi Petahana Penyebab Munculnya Calon Tunggal

Munculnya calon tunggal juga disebabkan karena tingginya biaya politik.

POLITIK | 9 September 2020

Puan: Selamat Jalan, Pak Jakob Oetama

Menurut Puan, Jakob Oetama adalah tokoh pers yang sangat menginspirasi, memegang teguh integritas, dan memiliki keterkaitan sejarah dengan Presiden Soekarno.

POLITIK | 9 September 2020

Jokowi: Jakob Oetama Adalah Tokoh Bangsa

Jokowi melihat Jakob Oetama sebagai sosok yang bukan sekadar tokoh pers, melainkan tokoh bangsa Indonesia.

POLITIK | 9 September 2020

Bawaslu: Fenomena Calon Tunggal Adalah Desain Elite Parpol

Dari 28 calon tunggal di Pilkada 2020, ada 23 yang merupakan inkumben (petahana), baik sebagai calon kepala daerah atau wakil kepala daerah.

POLITIK | 9 September 2020

Formappi: Umumkan Nama Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan!

Nama-nama pelanggar harus dibuka ke publik agar para Paslon tersebut juga malu akibat perbuatannya.

POLITIK | 9 September 2020

499 ASN Dilaporkan terkait Netralitas Pilkada

Hukuman akan diberikan apabila ASN terbukti memberikan dukungan dengan cara terlibat dalam kegiatan kampanye.

POLITIK | 8 September 2020

Pelanggaran Masif, Pemerintah Perlu Terbitkan Perppu Diskualifikasi Paslon

Pemerintah diminta menerbitkan kembali Perppu tentang aturan diskualifikasi kepada para paslon yang melanggar aturan selama pelaksanaan pilkada.

POLITIK | 8 September 2020

Soal Good Looking dan Bisa Bahasa Arab, Ini Penjelasan Menag di Hadapan Komisi VIII DPR

Menteri Agama Fachrul Razi akhirnya menjawab berbagai tantangan terhadap dirinya mengenai pernyataan bahwa radikalisme masuk melalui anak yang "good looking".

POLITIK | 8 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS