Sentimen Anti-Komunis Jadi Indikator Kerawanan Pilkada
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sentimen Anti-Komunis Jadi Indikator Kerawanan Pilkada

Jumat, 11 September 2020 | 19:37 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Mabes Polri menguraikan sejumlah hal yang dijadikan variabel dalam melakukan klasifikasi apa satu daerah termasuk daerah rawan, kurang rawan, dan aman dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020. Salah satunya, soal sentimen anti komunis.

"Ada Indeks potensi kerawanan (IPK) pilkada serentak 2020. IPK adalah alat untuk mengukur tingkat kerawanan suatu wilayah yang melaksanakan Pilkada baik ditingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” kata Karo Penmas Polri, Brigjen Awi Setiyono, di Mabes Polri Jumat (11/9/2020).

Awi mengatakan, Pilkada serentak 2020 terdiri dari 270 lokasi dengan rincian 224 Kabupaten dan 37 kota. Pilkada serentak 2020 akan digelar pada Rabu, 9 Desember 2020. "Sehingga, tidak menutup kemungkinan di 270 lokasi tersebut ada daerah-daerah yang kita anggap kurang rawan, rawan, dan sangat rawan,” imbuhnya.

IPK Pilkada serentak tahun 2020 terdiri dari 5 dimensi, 17 variabel, dan 118 indikator. Adapun unsur untuk mengukur IPK yang pertama adalah dimensi penyelenggara atau komisi pemilihan umum daerah (KPUD).

"Terdapat tiga variabel untuk ini seperti, profesionalitas penyelenggara diantaranya indikatornya adalah KPUD memihak paslon, kemudian anggaran tidak cukup, anggota KPUD pernah mendapatkan sanksi dan lain-lain,” urai Awi.

Kedua, lanjut Awi, dimensi peserta terdapat 5 variabel, diantaranya adalah potensi konflik calon indikatornya apakah ada sikap fanatik dari kader parpol, simpatisan dan ormas serta lain-lain, dan dukungan aparat sipil negara (ASN), dimana indikatornya adalah ASN terlibat pengajuan Paslon.

"Termasuk apakah ada politik identitas indikatornya adalah paslon, partai pendukung maupun masyarakat menggunakan isu SARA atau isu anti komunis,” tambahnya.

Ketiga, lanjut Awi, dimensi partisipasi masyarakat. Keempat, potensi gangguan Kamtibmas, dan yang kelima dimensi ambang gangguan. "Untuk yang kelima ada 3 variabel. Potensi kriminalitas indikatornya adalah, wilayah kategori wilayah kriminal, kesenjangan ekonomi menonjol, banyak PHK akibat Covid-19, pengangguran tinggi dan lain-lain,” tambahnya.

Namun, Awi tak mau menyebut berapa daerah yang sangat rawan, rawan dan kurang rawan. Alasannya, itu menjadi data intelijen yang tidak bisa disampaikan.

Sebelumnya, Polri juga telah mengklasifikasi 40.708 tempat pemungutan suara (TPS) masuk kategori rawan, sangat rawan dan khusus, dalam Pilkada Serentak 2020. Sisanya atau sebagian besar, yakni 266.290 TPS, masuk kategori aman.

Ada sebanyak 137.729 personel yang akan disiagakan untuk mengamankan sekitar 300.153 TPS itu. Dimana polanya untuk TPS kategori aman maka pengamanan personelnya adalah 2 orang anggota untuk setiap 10 TPS.

Untuk kategori rawan kekuatan di 34.863 TPS pengamanannya adalah 2 personel di setiap 2 TPS. Sementara kategori sangat rawan sebanyak 5.113 TPS personel pengamanan sebanyak 2 personel di setiap 1 TPS. Lalu untuk kategori khusus di mana tercatat ada 732 TPS, kekuatan pengamanan sebanyak 2 personel di 1 TPS.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Romo Benny: Pancasila Belum Terinternalisasi dalam Nilai Kehidupan

Antonius Benny Susetyo atau disapa Romo Benny menyatakan Pancasila belum terinternalisasi dalam nilai kehidupan.

POLITIK | 20 September 2021

Gus Jazil: Pancasila Merupakan Azimat yang Ditemukan Pendiri Bangsa

Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid atau disapa Gus Jazil menyebut Pancasila merupakan azimat yang ditemukan para pendiri bangsa.

POLITIK | 20 September 2021

Teras Narang: Jangan Berhenti Membumikan Pancasila

Anggota MPR Agustin Teras Narang menegaskan upaya membumikan Pancasila tidak boleh berhenti.

POLITIK | 20 September 2021

Kode Inisiatif Usulkan 3 Tahapan Pemilu 2024 Diperpendek

Kode Inisiatif mengusulkan tiga tahapan Pemilu 2024 diperpendek untuk efektivitas dan efisiensi Pemilu.

POLITIK | 20 September 2021

Pemerintah RI Bantu US$ 200.000 untuk Penanganan Covid-19 di Myanmar

Pemerintah Republik Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar U$ 200.000 kepada Myanmar untuk penanggulangan Covid-19.

NASIONAL | 20 September 2021

Bamsoet Kutuk Tindakan Biadab KKB terhadap Nakes di Papua

Ketua MPR Bambang Soesatyo atau yang disapa Bamsoet mengutuk keras serangan KKB terhadap nakes di Distrik Kiwirok, Papua.

POLITIK | 19 September 2021

KKB Serang Nakes di Papua, Politikus PKS: Bentuk Penghinaan terhadap Kemanusiaan

Politikus PKS Netty Prasetiyani Aher menyebut aksi kelompok kriminal bersenjata (KKB) menyerang tenaga kesehatan (nakes) di Distrik Kiwirok, Papua.

POLITIK | 19 September 2021

Haji Lulung: Waspada Propaganda yang Benturkan Agama dan Pancasila

Haji Lulung mengingatkan masyarakat mewaspadai propaganda yang membentukan agama dan Pancasila.

POLITIK | 19 September 2021

Jalan Pagi dengan Jan Ethes, Jokowi: Rasanya Baru Kemarin Saya Timang-timang

Jokowi membagikan video momen jalan pagi dan bersepeda dengan sang cucu Jan Ethes Srinarendra di Istana Yogyakarta.

POLITIK | 19 September 2021

Partai Demokrat Dorong Jokowi Terbitkan Perppu Hilangkan Presidential Threshold

Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Syarief Hasan mendorong Presiden Jokowi menerbitkan perppu untuk menghilangkan presidential threshold.

POLITIK | 19 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Helikopter Penerbad Evakuasi Jenazah Nakes Gabriela dari Kiwirok

Helikopter Penerbad Evakuasi Jenazah Nakes Gabriela dari Kiwirok

NASIONAL | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings