KPU Siap Laksanakan Tahap Pencoblosan Pilkada Serentak 9 Desember
INDEX

BISNIS-27 532.645 (5.76)   |   COMPOSITE 6373.41 (33.6)   |   DBX 1200.38 (10.88)   |   I-GRADE 185.572 (1.38)   |   IDX30 530.591 (4.85)   |   IDX80 143.3 (1.02)   |   IDXBUMN20 436.746 (3.04)   |   IDXESGL 146.832 (1.72)   |   IDXG30 145.313 (0.78)   |   IDXHIDIV20 465.476 (4.37)   |   IDXQ30 150.721 (1.36)   |   IDXSMC-COM 298.62 (-0.97)   |   IDXSMC-LIQ 374.87 (0.07)   |   IDXV30 150.9 (0.3)   |   INFOBANK15 1063.78 (10.1)   |   Investor33 452.728 (5.44)   |   ISSI 189.451 (0.3)   |   JII 667.742 (1.74)   |   JII70 234.615 (0.32)   |   KOMPAS100 1279.35 (8.99)   |   LQ45 988.752 (8.67)   |   MBX 1764.22 (8.29)   |   MNC36 335.71 (3.33)   |   PEFINDO25 340.233 (1.9)   |   SMInfra18 325.434 (4.57)   |   SRI-KEHATI 386.573 (5.14)   |  

KPU Siap Laksanakan Tahap Pencoblosan Pilkada Serentak 9 Desember

Rabu, 14 Oktober 2020 | 17:23 WIB
Oleh : Robertus Wardi / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengaku sudah siap melaksanakan tahapan pencoblosan Pilkada Serentak 2020 tanggal 9 Desember 2020. Berbagai uji coba atau simulasi pelaksanaan pencoblosan sudah dilakukan.

“Kami sudah melakukan lima kali simulasi. Hampir tiap akhir pekan, kami lakukan simulasi. Akan terus dilakukan di berbagai daerah,” kata Komisioner KPU Evi Novida dalam diskusi virtual bertema “Evaluasi 15 Tahun Pelaksanaan Pilkada: Capaian dan Tantangan di Jakarta, Rabu (14/10/2020).

Ia menjelaskan ada 13 item atau kegiatan yang disiapkan pada hari pemungutan suara. Ke-13 item seperti penyiapan tempat cuci tangan dan sabun di lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS). Kemudian penyiapan hand sanitizer, masker, sarung tangan plastik untuk pemilih dan sarung tangan medis untuk Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Kegiatan lainnya berupa penyiapan tempat sampah, alat pengukur suhu, cairan desinfektan hingga baju helmut atau alat pelindung diri (APD).

Menurutnya, para pemilih akan datang sesuai jadwal yang ditetapkan. Jadwal diberikan ke pemilih pada saat undangan pemilih dibagikan.

"Walaupun pemungutan suara itu dimulai dari pukul 07.00-13.00, di dalam formulir pemberitahuan nanti akan diatur. Ini dalam rangka mengurangi kerumunan yang berada di TPS,” jelas Evi.

Dia juga menyebut usai coblos, pemilih tidak mencelupkan jarinya ke tinta coblos seperti yang terjadi selama ini. Nanti, tinta akan ditetes oleh petugas KPPS. Hal itu agar tidak terjadi penggunaan tinta yang sama untuk orang yang berbeda.

Pemilih juga diharapkan membawa alat tulis sendiri dari rumah untuk mengisi daftar hadir. Kalaupun tidak menyiapkan, petugas KPPS akan menyiapkan dan setelah dipakai akan disemprot hand sanitizer. Di TPS, nanti disediakan TPS khusus bagi pemilih yang memiliki suhu tubuh tinggi. Petugas akan memakai baju hazmat untuk melayani mereka

"Kami membuat bagaimana agar berjalannya protokol kesehatan. Sekarang kita menambah banyak sekali ya, ada 13 item yang harus disiapkan di TPS ketika hari pemungutan suara," tutur Evi.

Evi menambahkan KPU sedang mengkaji penggunaan e-rekap atau rekapitulasi elektronik dalam perhitungan saura. Hal itu untuk mencegah kerumunan massa saat perhitungan.

"Pemungutan suara itu nggak perlu waktu yang lama. Dari C1 plano yang besar diletakan, dihitung suara sah tidak sah. Ketika penyalinannya, mengadministrasikannya itu yang memakan waktu bisa sampai malam,” tutup Evi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sekjen DPR Serahkan Naskah UU Cipta Kerja ke Mensesneg

Naskah UU Cipta Kerja harus diserahkan hari ini kepada Presiden Joko Widodo.

POLITIK | 14 Oktober 2020

Ketua MPR Minta Masukan Akademisi UI soal Dilema Pilkada Serentak 2020

Sejumlah akademisi UI menyarankan opsi penundaan pilkada dan pilkada tidak langsung oleh DPRD.

POLITIK | 14 Oktober 2020

Politikus PDIP: Tidak Ada yang Menuduh SBY Dalang Kerusuhan

Sebagai mantan presiden, tokoh nasional, purnawirawan TNI senior, SBY seharusnya tidak perlu terpancing dan tidak harus merasa sebagai tertuduh.

POLITIK | 14 Oktober 2020

Politisi PDIP: Vaksin Gratis, Masyarakat Jangan Rebutan

Karena sumbernya terbatas, tentu saja wajar juga bila Pemerintah memberikan skala prioritas bagi yang memiliki risiko tinggi.

POLITIK | 14 Oktober 2020

Tsamara PSI Ragukan Informasi Kepulangan Rizieq Syihab

"Kebenaran cekal dan pencabutan denda itu juga harus dikonfirmasi ke pemerintah Indonesia dan Kedutaan Saudi," kata Tsamara

POLITIK | 14 Oktober 2020

PKS Gagas Revisi Pasal untuk Tangkap Seseorang dalam UU ITE

Penangkapan pegiat KAMI oleh aparat Kepolisian merupakan ujian bagi pelaksanaan demokrasi di Indonesia.

POLITIK | 14 Oktober 2020

Antisipasi Pilkada Sepi, Bamsoet Minta KPU-Pemerintah Pastikan Protokol Kesehatan

Bamsoet mendorong KPU dan pemerintah mempersiapkan sarana dan prasarana yang sudah sesuai dengan standard dan protokol kesehatan.

POLITIK | 13 Oktober 2020

Wakil Ketua DPR: Besok Naskah UU Ciptaker Diserahkan ke Presiden

Naskah UU Cipta Kerja terdiri dari 812 halaman.

POLITIK | 13 Oktober 2020

Wapres: Kekerasan Selalu Sisakan Kehancuran dan Dendam

Ma'ruf Amin meminta agar para pemuka agama di Indonesia membuktikan bahwa perdamaian bisa diwujudkan dengan teologi kerukunan yang diajarkan oleh semua agama.

POLITIK | 13 Oktober 2020

Naskah UU Cipta Kerja 812 Halaman Sudah Final dan Siap Dikirim ke Presiden

Penyebab berkurangnya halaman UU Cipta Kerja dari 1035 halaman menjadi 812 halaman adalah perubahan format naskah kertas yang kini dengan format Legal dari A4.

POLITIK | 13 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS