Survei: Proses Demokratisasi Mengalami Pelemahan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Survei: Proses Demokratisasi Mengalami Pelemahan

Minggu, 25 Oktober 2020 | 20:09 WIB
Oleh : Robertus Wardi / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Lembaga survei Indikator merilis hasil survei terbaru yang dilakukan pada 24-30 September 2020. Hasil survei menunjukkan proses demokratisasi mengalami pelemahan. Dukungan terhadap demokrasi sebagai sistem pemerintahan memang masih tinggi yaitu mencapai 62%.

“Secara umum saat ini lebih banyak warga yang menilai Indonesia semakin tidak demokratis, dua kali lipat dari yang menilai Indonesia saat ini semakin demokratis,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam paparan hasil survei di Jakarta, Minggu (25/10/2020).

Burhan menjelaskan survei mengambil sampel sebanyak 1.200 responden yang dipilih secara acak dari kumpulan sampel acak survei tatap muka langsung pada rentang Maret 2018 hingga Maret 2020. Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 1.200 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error/MoE) sekitar 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.

Hasil survei menunjukkan kondisi Indonesia kurang demokratis mencapai 36%. Kemudian ada 37% yang menganggap tetap keadaannya. Sementara hanya 17,7% yang menganggap Indonesia lebih demokratis.

Adapun yang mengatakan demokrasi masih sistem pemerintahan terbaik mencapai 62%. Sementara ada 19,3% mengatakan tidak peduli sistem pemerintahan apa yang dianut, apakah demokrasi ataupun bukan demokrasi. Kemudian ada 11,1% yang mengatakan dalam keadaan tertentu, sistem bukan demokrasi bisa diterima

Hasil lain survei Indikator menunjukkan meningkatnya ancaman terhadap kebebasan sipil. Ada 79,6% masyarakat setuju atau sangat setuju bahwa saat ini warga makin takut menyuarakan pendapat. Kemudian ada 73,8% menyatakan makin sulit berdemonstrasi atau melakukan protes. Sementara 57,7% menyatakan aparat makin semena-mena menangkap warga yang berbeda pandangan politiknya dengan penguasa.

“Semakin publik menilai bahwa Indonesia makin tidak demokratis, semakin takut warga menyatakan pendapat, semakin sulit warga berdemonstrasi, dan aparat dinilai semakin semena-mena, maka kepuasan atas kinerja demokrasi semakin tertekan,” tutur Burhan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Komisi II DPR Soroti Anggaran Rp 86 Triliun untuk Pemilu 2024

Komisi II DPR menyoroti rencana anggaran Rp 86 triliun untuk penyelenggaraan Pemilu 2024.

POLITIK | 16 September 2021

Mendagri Dorong Efisiensi Anggaran Pemilu 2024

Mendagri M Tito Karnavian mendorong efisiensi anggaran Pemilu 2024. Sebab, pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19, masih menjadi perhatian pemerintah.

POLITIK | 16 September 2021

Mendagri Ingin Pemungutan Suara Pemilu Dilaksanakan April atau Mei 2024

Mendagri Tito Karnavian menginginkan agar pemungutan suara Pemilu 2024 dilaksanakan pada April atau Mei 2024.

POLITIK | 16 September 2021

Pemilu 2024, KPU Usulkan Durasi Kampanye 7 Bulan

KPU mengusulkan agar durasi kampanye Pemilu 2024 selama 7 bulan. Hal ini bertujuan agar mengantispasi keterlambatan pengiriman logistik ke TPS.

POLITIK | 16 September 2021

Moeldoko: Pesantren Berperan Tangkal Radikalisme

Moeldoko mengatakan bahwa pesantren memiliki peran besar yang dibutuhkan bangsa untuk menangkal persebaran radikalisme ke masyarakat.

POLITIK | 16 September 2021

Krisdayanti: Dana Reses Bukan Pendapatan Pribadi DPR, Tapi Dikembalikan ke Rakyat

Anggota DPR RI Krisdayanti menegaskan bahwa dana reses bukanlah merupakan bagian dari pendapatan pribadi anggota DPR RI.

NASIONAL | 15 September 2021

Ahmad Sahroni Apresiasi Inovasi Polri Cegah Kebakaran Hutan

Ahmad Sahroni mengapresiasi inovasi Polri dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

POLITIK | 15 September 2021

Hinca Pandjaitan Ajak Publik Soroti Bukti dan Saksi Kubu Moeldoko di PTUN

Hinca Pandjaitan mengajak publik menyoroti bukti dan saksi kubu Moeldoko di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta.

POLITIK | 15 September 2021


Jokpro Optimistis Jokowi Maju Lagi di Pilpres 2024 Lewat Amandemen UUD1945

Komunitas Jokowi-Prabowo (Jokpro) 2024 tetap optimistis Joko Widodo (Jokowi) akan maju kembali dalam pemilihan presiden melalui amendemen UUD 1945.

POLITIK | 15 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Cristiano Ronaldo


# Kebakaran Lapas Tangerang


# Anies Baswedan


# Rimbun Air



TERKINI
Puluhan Napi Korban Kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang Jalani Trauma Healing

Puluhan Napi Korban Kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang Jalani Trauma Healing

MEGAPOLITAN | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings