Ditanya Elektabilitas Puan dan Ganjar Menuju 2024, Ini Jawaban Hasto
Logo BeritaSatu

Ditanya Elektabilitas Puan dan Ganjar Menuju 2024, Ini Jawaban Hasto

Rabu, 28 Oktober 2020 | 19:35 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Saat ini sejumlah hasil survei elektabilitas para tokoh yang potensial maju sebagai calon presiden (Capres) di pemilu 2024 terus bermunculan. Dari PDI Perjuangan (PDIP), setidaknya dua nama muncul. Yakni Puan Maharani yang kini menjabat Ketua DPR, dan Ganjar Pranowo yang merupakan Gubernur Jawa Tengah.

Sejumlah wartawan memertanyakan bagaimana sikap maupun kebijakan DPP PDIP menanggapi hal tersebut kepada Sekjen Hasto Kristiyanto. Hal itu ditanyakan usai acara peresmian 13 kantor, 1 patung Soekarno, dan 1 sekolah partai, yang dilakukan secara virtual bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda pada Rabu (28/10/2020).

Menjawab itu, Hasto memberikan sinyal bahwa partainya sama sekali belum memikirkan bagaimana pilpres ke depan. Dan sesuai aturan partai hasil kongres, yang menentukan calon murni sepenuhnya di tangan Ketua umum Megawati Soekarnoputri.

Hasto lalu membeberkan sejumlah prinsip yang dipegang PDIP agar masyarakat lebih bisa memahaminya.

Pertama, tentang Pilpres 2024 PDIP menganut sebuah proses demokrasi yang menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi di dalam menentukan pemimpinnya.

"Termasuk siapa yang akan menjadi Presiden pada tahun 2024," kata Hasto.

Kedua, bagi PDIP, terkait siapa yang akan menjadi calon presiden dan calon wakil presiden pada Pemilu 2024 yang akan datang, mekanisme yang dibangun di dalam partai menempatkan ketua umum sebagai pemutusnya.

"Ibu Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI Perjuangan, dengan mandat yang diberikan oleh kongres untuk menentukan pasangan calon tersebut," ujarnya.

Ketiga, bagi PDIP, menjadi pemimpin itu juga menjalankan sebuah representasi dari rakyat itu sendiri. Sehingga pertimbangan-pertimbangan yang penting akan diambil oleh Ketua Umum dengan melihat kepentingan bangsa dan negara.

Dengan demikian, tugas PDIP adalah kerja konkrit di tengah rakyat, bukan untuk memelototi survei. Dan dengan kerja itulah, gambaran ideal tentang politik untuk mensejahterakan rakyat dilakukan oleh PDIP.

"Skala prioritas yang akan dilakukan partai adalah bekerja untuk rakyat, memberikan direction untuk pergerakan rakyat, terlebih di tengah pandemi ini, dan partai terus melakukan fungsi dan kaderisasi politik," katanya.

Pihaknya mengucapkan terima kasih atas dukungan rakyat, bahwa berdasarkan persepsi dari rakyat, PDIP dan kadernya terus dipersepsikan secara positif. "Dan ini menjadi energi bagi kami untuk terus menghadirkan keseluruhan wajah ideal partai di tengah rakyat," pungkas Hasto.

Sementara Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, dalam arahanya di hadapan kader saat acara peresmian, sebenarnya sempat menyinggung soal hasil survei sejumlah lembaga mengenai elektabilitas.

"Saya selalu bilang survei boleh dilihat, tapi jangan dipegang. Hari ini keluar survei, besok pagi pasti sudah berubah. Katanya PDI Perjuangan tinggi, kurang lebih 32, pertahankan dan naikkan dong, masa gak bisa? Misalnya dengan apa? Kerja, nggak ada kata lain. Turun ke bawah," tegas Megawati.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Airlangga akan Buka Kuliah Umum Golkar Institute soal Kepemimpinan Indonesia dalam G20

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto akann membuka kuliah umum Golkar Institute dengan tema “Kepemimpinan Indonesia dalam G20, besok.

POLITIK | 26 Oktober 2021

JK Diyakini akan Perjuangkan Anies Baswedan, Ini Analisis Qodari

M.Qodari menilai mantan Wapres Jusuf Kalla bisa memberikan dukungan politik berupa lobi untuk pencalonan Anies Baswedan di Pilpres 2024 nanti.

POLITIK | 26 Oktober 2021

PDIP dan PKP Berkomitmen Jadi Benteng Penjaga Ideologi Pancasila

PDI Perjuangan (PDIP) dan Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) berkomitmen bekerjasama dan menjadi benteng Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika

POLITIK | 26 Oktober 2021

Jokowi Minta Libur Natal dan Tahun Baru Tak Berpotensi Tingkatkan Kasus Covid-19

Jokowi minta seluruh kepala daerah dapat mengelola dan mengatur libur Natal dan Tahun Baru yang dapat berpotensi menimbulkan peningkatan kerumunan.

NASIONAL | 26 Oktober 2021


Partai Nasionalis dan Religius Menentukan pada Pilpres dan Pileg 2024

Partai nasionalis dan religius menentukan pada Pilpres 2024 karena sampai saat ini gabungan dua kekuatan ini masih cukup kuat di kancah perpolitikan Tanah Air.

POLITIK | 26 Oktober 2021

Puan Dukung Kenaikan Upah Minimum 2022 Demi Pemulihan Ekonomi Rakyat

Puan mengapresiasi pemerintah dalam hal ini Kementerian Tenaga Kerja yang memberi sinyal akan ada kenaikan upah minimum.

POLITIK | 25 Oktober 2021


Bamsoet: Membiarkan Negara Tanpa Arah, Tidak Sesuai Ajaran Islam

Bambang Soesatyo atau akrab disapa Bamsoet menyebut Indonesia membutuhkan haluan negara. Sebab, membiarkan negara tanpa arah, tidak sesuai ajaran Islam.

POLITIK | 25 Oktober 2021

PPP Harap Jubir Presiden Jago Komunikasi Bukan Miskomunikasi

Waketum PPP Arsul Sani berharap jubir Presiden Joko Widodo, benar-benar andal dalam hal komunikasi.

POLITIK | 25 Oktober 2021


TAG POPULER

# Kapolres Nunukan


# Cristiano Ronaldo


# Sudi Silalahi


# Upah Minimum


# Valentino Rossi



TERKINI
Bertemu Gubernur Kalbar, Wanita Emas Bicarakan Sosialisasi Ekonomi Digital

Bertemu Gubernur Kalbar, Wanita Emas Bicarakan Sosialisasi Ekonomi Digital

NASIONAL | 15 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings