Jokowi Kecam Pernyataan Presiden Macron
INDEX

BISNIS-27 548.602 (-2.05)   |   COMPOSITE 6429.76 (0.29)   |   DBX 1210.46 (12.07)   |   I-GRADE 190.638 (-1.34)   |   IDX30 545.485 (-1.51)   |   IDX80 146.318 (-0.07)   |   IDXBUMN20 442.834 (-1.24)   |   IDXESGL 150.48 (0.29)   |   IDXG30 147.901 (0.37)   |   IDXHIDIV20 478.779 (-0.73)   |   IDXQ30 155.036 (-0.96)   |   IDXSMC-COM 294.681 (0.4)   |   IDXSMC-LIQ 376.202 (-0.55)   |   IDXV30 149.629 (0.56)   |   INFOBANK15 1097.88 (-12.35)   |   Investor33 466.613 (-1.1)   |   ISSI 189.631 (-0.01)   |   JII 670.82 (0.69)   |   JII70 234.975 (-0.16)   |   KOMPAS100 1301.99 (-2.17)   |   LQ45 1014.85 (-1.65)   |   MBX 1779.94 (-2.58)   |   MNC36 344.694 (-0.95)   |   PEFINDO25 341.155 (-2.53)   |   SMInfra18 331.858 (2.19)   |   SRI-KEHATI 398.709 (-1.15)   |  

Jokowi Kecam Pernyataan Presiden Macron

Sabtu, 31 Oktober 2020 | 14:56 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan tegas mengecam pernyataan Presiden Perancis Emmanuel Macro yang telah menghina agama Islam di seluruh dunia. Hal itu disampaikan Jokowi ketika bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin menggelar pertemuan pemuka agama dari berbagai organisasi keagamaan di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Sabtu (31/10/2020).

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi menegaskan sikap pemerintah terhadap aksi kekerasan yang terjadi di Paris, Prancis yang telah memakan korban jiwa.

"Mengecam keras terjadinya kekerasan yang terjadi di Paris dan Nice yang telah memakan korban jiwa," kata Jokowi.

"Yang kedua, Indonesia juga mengecam keras pernyataan Presiden Prancis yang menghina agama Islam yang telah melukai perasaan umat Islam di seluruh dunia, yang bisa memecah belah persatuan antar umat beragama di dunia," tegasnya.

Jokowi menyayangkan peristiwa itu terjadi di saat dunia memerlukan persatuan untuk menghadapi pandemi covid-19. Menurutnya kebebasan berekespresi yang menciderai kehormatan kesucian serta kesakralan nilai-nilai dan simbol agama sama sekali tidak bisa dibenarkan dan harus dihentikan.

"Mengaitkan agama dengan tindakan terorisme adalah sebuah kesalahan besar. Terorisme adalah terorisme. Terorisme tidak ada hubungannya dengan agama apapun," jelas Jokowi.

Kemudian Kepala Negara menyatakan Indonesia mengajak dunia mengedepankan persatuan dan toleransi beragama untuk membangun dunia yang lebih baik.

Pertemuan tersebut diikuti berbagai organisasi keagamaan seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Persekutuan Gereja Indonesia (PGI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) dan Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin).



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PDIP Tekankan Pentingnya Kerja Sama dengan IORA

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Rokhmin Dahuri menekankan pentingnya penguatan kerja sama Indonesia dengan negara-negara anggota Samudera Hindia (IORA).

POLITIK | 30 Oktober 2020

Bawaslu Sebut Pelanggaran Netralitas ASN Terbanyak di Medsos

Pelanggaran netralitas ASN paling banyak disebabkan karena ikut memberikan komentar di media sosial (Medsos).

POLITIK | 30 Oktober 2020

Bawaslu: Sebulan Kampanye, Tatap Muka Tetap Pilihan Utama

Paslon masih menggunakan cara-cara lama yaitu kampanye pertemuan terbatas atau tatap muka.

POLITIK | 30 Oktober 2020

Fahri Hamzah: Bobby Miliki Kelebihan Dibanding Calon Lain

Kepemimpinan pasangan ini akan membawa sejarah baru untuk ke depannya.

POLITIK | 30 Oktober 2020

Anggota Komisi III Minta RUU PKS Segera Disahkan

Anggota Komisi III DPR RI Ary Egahni Ben Bahat berharap RUU PKS segera disahkan karena angka kasus kekerasan perempuan dan anak memprihatinkan.

POLITIK | 30 Oktober 2020

Khofifah Tegaskan Muslimat NU Tak Dukung Paslon di Pilkada

Menurut Khofifah, Muslimat NU bukan partai politik yang bisa digunakan untuk mendukung pasangan calon di Pilkada 2020.

POLITIK | 29 Oktober 2020

Penyelesaian Masalah Papua Dinilai Masih Gunakan Pola Lama

Kondisi saat ini membutuhkan tindakan Presiden Jokowi untuk mengendalikan politik keamanan di Papua.

POLITIK | 29 Oktober 2020

Ini Ternyata Alasan PDIP Dorong Bangun Banyak Patung Bung Karno

Hasto Kristiyanto mengatakan ada alasan sendiri mengapa dibangun patung Sang Proklamator RI Soekarno dibangun di area kantor partai di Yogyakarta.

POLITIK | 28 Oktober 2020

Tepis Tudingan Rezim Jokowi Otoriter, Ini Jawaban Lengkap Hasto

Menurut Hasto Kristiyanto, yang ditindak oleh Pemerintah adalah perilaku yang melanggar hukum seperti merusak fasilitas umum maupun menyebarkan "hoax".

POLITIK | 28 Oktober 2020

Refleksi 28 Oktober, Megawati: Lebih Enak Menyanyi daripada Menyebarkan Kebencian

Menurut Megawati, berpolitik itu tak boleh melakukan sesuatu yang justru merusak diri sendiri.

POLITIK | 28 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS