Jokowi: Saya Bekerja dengan Target
Logo BeritaSatu

Jokowi: Saya Bekerja dengan Target

Senin, 9 November 2020 | 15:39 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / CAH

Jakarta, Beritasatu.com – Dalam acara pembagian sertifikat tanah untuk masyarakat se-Indonesia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan kalau dia bekerja dengan target. Bahkan ia sedikit mengeluarkan ancaman kepada pejabat pertanahan yang tidak dapat bekerja sesuai target, maka mereka harus hati-hati.

“Kita harus bekerja dengan target yang akan saya berikan. Jadi saya bekerja dengan target-target,” kata Jokowi dalam acara Penyerahan Sertifikat Tanah Untuk Rakyat se-Indonesia di Istana Negara, kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (9/11/2020).

Ditegaskannya, target yang diberikan kepada jajaran menteri-menterinya tidak main-main. Dalam pelaksanaan target tersebut, Jokowi dan menteri-menteri membuat kesepakatan, kalau tidak tercapai target yang telah ditentukan itu, maka mereka harus hati-hati terhadap sanksi yang akan diterima dari Jokowi.

“Dan yang saya berikan, target itu betul-betul tidak main-main. Kita janjian, kalau targetnya tidak tercapai, hati-hati. Kepala kantor di kabupaten/kota hati-hati. Kanwilnya di provinsi juga hati-hati. Menterinya juga hati-hati. Saya hanya ngomong hati-hati. Kita bekerja dengan target,” tegas Jokowi..

Namun ia bersyukur, selama ini seluruh jajaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) telah bekerja keras untuk menerbitkan sertifikat tanah bagi rakyat Indonesia sehingga mampu melampaui target.

Alhamdulillah dengan kerja keras seluruh jajaran BPN di kabupaten/kota, provinsi, sampai BPN di pusat, tahun 2017 tadi sudah disampaikan pak menteri. Saya ulang lagi, tahun 2017 kita sudah bisa keluarkan 5,4 juta bidang. Dari yang sebelumnya 2015, 500 ribu. Naiknya di 2016, 1,1 juta. Masih dua kali, ndak mau saya. Saya mau sepuluh kali. Bisa keluar 5,4 juta di 2017. Artinya kita bisa,” ungkap Jokowi.

Kemudian, lanjut Jokowi, pada tahun 2018, ia memberikan target 9 juta sertifikat, realisasinya mencapai 9,3 sertifikat tanah sudah diterbitkan.

Begitu juga pada tahun 2019, Jokowi memberi target 9 juta sertifikat, dan realisasinya 11,2 juta sertifikat sudah diterbitkan BPN.

“Tahun ini, sebetulnya saya beri target 10 juta, tetapi saya tahu ini ada pandemi, ada hambatan di lapangan maupun di kantor. Oke, saya turunkan dari 10 juta menjadi 7 juta. Saya yakin insyaAllah ini bisa tercapai,” tutur Jokowi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kader Muda NU Ingatkan Soal Penegakan Prokes saat Pilkada

Kader muda NU Ahmad Riyadi meminta agar penyelenggara pemilu dan aparat untuk konsisten menegakkan hukum kepada pelanggar protokol kesehatan saat Pilkada 2020.

POLITIK | 8 November 2020

PDIP: Lahirnya Kembali Partai Masyumi Diharapkan Tingkatkan Persatuan

Selamat datang Partai Masyumi baru semoga semakin memperkukuh semangat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

POLITIK | 9 November 2020

Pengamat: Tidak Ada yang Perlu Ditakuti dari Kepulangan Rizieq

Rizieq Syihab adalah warga negara Indonesia (WNI) sehingga memang sudah sepatutnya bisa pulang ke Tanah Air.‎

POLITIK | 9 November 2020

DKPP, KPU, dan Bawaslu Masih Satu Garis Perjuangan

Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Muhammad menegaskan bahwa DKPP, KPU, dan Bawaslu masih dalam satu koridor yang sama dalam pelaksanaan pemilu

POLITIK | 8 November 2020

Merajut Hati di Tengah Pandemi melalui Pewayangan

Pembatasan sosial yang diterapkan beberapa waktu belakangan bagai mata pisau

POLITIK | 8 November 2020

KPU Perlu Pertimbangkan Kembali Penggunaan Sirekap di Pilkada 2020

KPU telah melakukan uji publik Rancangan Peraturan KPU Rekapitulasi Penghitungan Suara dan Penetapan Hasil Pemilihan Kepala Daerah.

POLITIK | 8 November 2020

Suharso Monoarfa Optimistis Kembali Terpilih Pimpin PPP

Setengah provinsi di Indonesia sepakat mendukung Suharso.

POLITIK | 8 November 2020

KPU Tegaskan Tidak Akan Tutupi Pelanggaran Etik

KPU menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menutup-nutupi kasus pelanggaran etik yang dilakukan jajaran KPU baik di pusat maupun daerah.

POLITIK | 8 November 2020

Bawaslu: Kampanye Daring Terus Alami Penurunan

Bawaslu mengemukakan bahwa metode kampanye Dalam Jaringan (Daring) terus mengalami penurunan.

POLITIK | 8 November 2020

Bawaslu: 523.910 Pemilih Harus Dihapus dari DPT Pilkada 2020

Hal itu karena dari temuan Bawaslu di daerah-daerah, para pemilih tersebut tidak memenuhi syarat untuk menjadi pemilih.

POLITIK | 8 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS