Pilkada Tertutup, Ada Ketidakseimbangan Petahana vs Penantang
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pilkada Tertutup, Ada Ketidakseimbangan Petahana vs Penantang

Selasa, 10 November 2020 | 12:47 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Komisi II DPR, Saan Mustopa, mengatakan pelaksanaan pilkada dengan kampanye tertutup memanfaatkan teknologi daring masih memiliki sejumlah kendala dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

Masalah pertama, umumnya masyarakat masih senang dengan model kampanye konvensional tatap muka yang kadung digemari.

"Maka kalau saya melakukan survei Pilkada di daerah, kalau kita tanya model kampanye apa yang mereka suka? Hampir 80% menghendaki kampanye terbuka tatap muka. Ini masih diinginkan masyarakat," kata Saan Mustopa, Selasa (10/11/2020).

Hal itu disampaikannya dalam webinar Berita Satu Media Holdings bertema "Sosialisasi Pilkada Serentak 2020: Kampanye di Masa Pandemi". Moderatornya adalah Pemimpin Redaksi Suara Pembaruan yang juga alumni Universitas Sebelas Maret Surakarta, Aditya L.Djono.

Lebih lanjut, hal kedua, menurut Saan, dalam kampanye pilkada di tengah pandemi, ada problem keseimbangan kekuatan antara petahana dan penantang.

"Walaupun kita berusaha meyakinkan bahwa antara petahana dan penantang tak ada problem apa-apa dan bisa start sama, tapi nyatanya karena di tengah pandemi itu ada kecenderungan Covid-19 dijadikan sebagai ujian kepemimpinan bagi petahana," ulas Saan.

"Mereka petahana yang mampu menangani Covid, akan dapat reward dari masyarakat dengan memilihnya kembali. Tapi bagi kepala daerah yang tidak mampu menangani Covid akan divonis dengan tidak dipilih kembali."

Ketiga, ada problem yang namanya popularitas. Tidak gampang di tengah pandemi untuk menaikkan popularitas. Sementara petahana sudah punya modal popularitas yang maksimal. Sedangkan penantang harus berjuang untuk ini karena terbatasnya ruang untuk sosialisasi.

"Kampanye, penggunaan medsos juga terbatas. Facebook yang paling banyak. Sedangkan Instagram, Twitter, YouTube, di kalangan menengah masih jarang menggunakan. Itu pun jangkauannya lemah di daerah," ulas Saan.

Maka tetap saja media luar ruang, seperti baliho, banner, pamflet yang jadi andalan. Dan memang relatif efektif untuk menaikkan popularitas mereka.

Maka dengan modal popularitas yang tidak seimbang, akibatnya persaingan agak susah. Karena dalam sistem pemilu langsung, prinsipnya adalah seorang calon harus dikenal, disukai, lalu dipilih.

"Dikenal belum tentu disuka. Disuka belum tentu dipilih. Tapi modal utamanya tetap dikenal dulu. Kalau tingkat keterkenalannya rendah, maka yang suka pun rendah. Kalau yang suka rendah, maka yang pemilihnya juga rendah," bebernya.

"Jadi ada problem popularitas untuk para penantang terhadap petahana. Kecuali daerah itu petahananya tidak ada, maka dia start-nya sama."

Maka ke depan, Saan menilai hal-hal terkait keadilan posisi antara petahana dan penantang, khususnya dalam situasi pandemi seperti saat ini, memang penting diatur, sehingga menaikkan popularitas bisa benar-benar adil.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jabat Ketua DPD Partai Demokrat Jakarta, Mujiyono Siap Kerja Cerdas

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono ditetapkan menjadi ketua DPD Partai Demokrat DKI periode 2021-2026.

POLITIK | 27 Januari 2022

Sambangi DKPP, PKN Ingin Pemilu 2024 Berlangsung Fair Play

Partai Kebangkitan Nusantara menginginkan Pemilu 2024 berlangsung secara fair play.

POLITIK | 27 Januari 2022

Puan Maharani Tugaskan Sekjen DPR Serahkan UU IKN kepada Kemsetneg

Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar menyerahkan naskah UU IKN kepada Kementerian Sekretariat Negara.

POLITIK | 27 Januari 2022

Didukung Nahdliyin, Erick Thohir Punya Kualifikasi Sebagai Pemimpin Masa Depan

Erick Thohir mempunyai peluang yang sangat besar dalam menggaet massa pemilih dari warga nahdliyin pada Pilpres 2024.

POLITIK | 27 Januari 2022

Masa Kampanye Pemilu 2024 Diusulkan 120 Hari, Ini Penjelasan KPU

KPU mengusulkan waktu kampanye Pemilu 2024 dilaksanakan 120 hari, begini alasannya.

POLITIK | 27 Januari 2022

DPR Ingatkan Kejagung Soal Bahaya Kerja Sama Mafia Tanah di BPN dan Pemda

Kejaksaan Agung (Kejagung) diingatkan soal potensi bahaya bila oknum mafia tanah di BPN bekerja sama dengan oknum di pemerintah daerah

POLITIK | 27 Januari 2022

Begini Respons Prabowo Saat Ditanya Soal Deklarasi Capres 2024

Prabowo Subianto enggan memberikan jawaban atas pertanyaan soal kepastian dirinya menjadi calon presiden (capres) 2024

POLITIK | 27 Januari 2022

DPR Setuju Prabowo Jual 2 Kapal Perang Indonesia

DPR menyetujui usul Menhan Prabowo Subianto untuk menjual 2 kapal perang, yakni KRI Teluk Mandar 514 dan KRI Teluk Penyu 513, karena sudah tak layak pakai

POLITIK | 27 Januari 2022

Dukung Pencapresan Airlangga, Golkar Sudah Saatnya Kembali Pimpin Indonesia

Partai Golkar mulai menghidupkan mesin partainya untuk mendukung Airlangga Hartarto maju sebagai Capres dalam Pilpres 2024.

POLITIK | 27 Januari 2022

Gatot Nurmantyo Siapkan 3 Argumen Kontra Putusan MK Soal Presidential Threshold

Refly Harun, kuasa hukum Gatot Nurmantyo telah menyiapkan tiga kontra argumen untuk melawan putusan MK terdahulu soal presidential threshold 20%. 

POLITIK | 26 Januari 2022


TAG POPULER

# Edy Mulyadi


# JKN-KIS


# Presidential Threshold


# Omicron


# Wiyanto Halim



TERKINI
Australia Terbuka: Tundukkan Madison Keys, Ashleigh Barty ke Final

Australia Terbuka: Tundukkan Madison Keys, Ashleigh Barty ke Final

OLAHRAGA | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings