Azis Syamsuddin Nilai Soeharto, Gus Dur, dan Habibie Layak Diberi Gelar Pahlawan Nasional
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Azis Syamsuddin Nilai Soeharto, Gus Dur, dan Habibie Layak Diberi Gelar Pahlawan Nasional

Rabu, 11 November 2020 | 07:48 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Tiga presiden yang telah wafat yakni Presiden Kedua RI Soeharto, Presiden Ketiga BJ Habibie, dan Presiden Keempat Abdurrahman Wahid, belum diberi gelar pahlawan nasional. Negara diharapkan memberikan atensi dengan menganugerahkan gelar pahlawan nasional terhadap para pemimpin tersebut.

"Ya bisa menjadi atensi ke depan," kata Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin kepada Beritasatu.com saat ditanyakan mengenai belum dianugerahkannya gelar pahlawan nasional untuk tiga presiden, Selasa (10/11/2020).

Menurut Azis, Tim Peneliti, Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) tentu memiliki kriteria dalam menetapkan gelar pahlawan nasional kepada tokoh. "TP2GP tentu punya kriteria dalam menentukannya. Pasti ada kriterianya" ujar wakil ketua umum Partai Golkar tersebut.

Diketahui, Kementerian Sosial (Kemsos) menerima 20 usulan nama untuk mendapat gelar pahlawan nasional pada peringatan Hari Pahlawan 10 November 2020. Usulan gelar pahlawan prosesnya dimulai dari daerah oleh masyarakat di tingkat kabupaten/kota, melalui TP2GD dan mendapat rekomendasi dari gubernur.

Demikian diungkap Sekretaris Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemsos, Bambang Sugeng melalui keterangan resmi, belum lama ini. Setelah mendapat rekomendasi gubernur, maka selanjutnya nama tersebut akan diajukan ke tingkat pusat melalui Kemsos, dengan menggelar seminar yang dihadiri para sejarawan, praktisi, serta akademisi dari wilayah calon pahlawan berasal.

Kemsos dan TP2GP melakukan verifikasi usulan dari sisi administrasi kelengkapan berdasarkan Undang-Undang (UU) 20/2009 tentang Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan, serta Peraturan Pemerintah 35/2010 tentang Pelaksanaan Gelar Tanda Jasa dan Kehormatan.

Tahapan berikutnya ada peninjauan lapangan oleh tim pengkaji dan peneliti gelar pusat ke wilayah atau ke daerah dari pahlawan yang diusulkan. Hal ini diperlukan untuk melengkapi dokumen dan mencocokkan dokumen yang diusulkan dengan tokoh-tokoh masyarakat.

Setelah memenuhi semua syarat yang diputuskan oleh tim TP2GP melalui sidang pleno, maka selanjutnya akan dilaporkan kepada Menteri Sosial dan menyampaikan calon pahlawan yang sudah memenuhi syarat kepada presiden melalui dewan gelar yang diketuai oleh Menko Polhukam. Dewan Gelar melaksanakan sidang dan hasilnya disampaikan kepada Presiden dan selanjutnya dilakukan penetapan dari berbagai usulan mana saja yang layak menjadi pahlawan nasional.

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan anugerah gelar Pahlawan Nasional kepada enam tokoh dari berbagai daerah. Penganugerahan berlangsung di Istana Negara, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/11/2020). Pemberian anugerah tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) 117/TK/2020 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Gelar ini diberikan bertepatan dengan Hari Pahlawan.

Berikut enam tokoh tersebut:

  1. Sultan Baabullah dari Provinsi Maluku Utara
  2. Machmud Singgirei Rumagesan, Raja Sekar dari Provinsi Papua Barat
  3. Jenderal Polisi (Purn) Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo dari Provinsi DKI Jakarta
  4. Arnold Monotutu dari Provinsi Sulawesi Utara
  5. MR. SM. Amin Nasution dari Provinsi Sumatera Utara
  6. Raden Mattaher Bin Pangeran Kusen Bin Adi dari Provinsi Jambi


Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

MPR: Tak Perlu Khawatir Berlebih Terkait Amendemen UUD 1945

Ketua MPR, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan tak perlu ada kekhawatiran berlebihan terkait amendemen UUD 1945 terbatas untuk menghadirkan PPHN.

POLITIK | 17 September 2021

Heboh Penghasilan Anggota DPR, Sahroni: Ada Pertanggungjawaban ke Negara

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menegaskan gaji maupun tunjangan yang diterima anggota DPR, wajib dipertanggungjawabkan ke negara.

POLITIK | 17 September 2021

Penambahan Masa Jabatan Presiden, Titi Anggraini: Gagasan Ahistoris

Titi Anggraini menilai penambahan masa jabatan presiden merupakan gagasan ahistoris.

POLITIK | 17 September 2021

Presiden PKS: Duet Anies-Sandi Adalah Keniscayaan

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu menyatakan duet Anies-Sandi adalah sebuah keniscayaan dalam Pilpres 2024.

POLITIK | 17 September 2021

Denny Indrayana: Pandemi Bukan Momentum Tepat Mengubah Konstitusi

Denny Indrayana menegaskan pandemi bukan momentum untuk mengubah konstitusi.

POLITIK | 17 September 2021

Selesaikan Batas Negara RI-Malaysia, Hadi Prabowo Terima Penghargaan

Hadi Prabowo menerima penghargaan dari Menko Polhukam Mahfud MD, karena dianggap berjasa dan berkontribusi dalam penyelesaian batas negara RI-Malaysia.

POLITIK | 17 September 2021

Dukung Jokowi-Prabowo untuk Pilpres 2024, M Qodari: Indonesia Akan Maju

M Qodari optimistis Indonesia akan maju apabila Jokowi-Prabowo berpasangan pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (pilpres) 2024.

POLITIK | 17 September 2021

Saksi Kubu Moeldoko Dukung AHY Sebagai Ketum Partai Demokrat

Saksi dari kubu Moeldoko dihadirkan dalam sidang gugatan terhadap kepengurusan Partai Demokrat dengan ketua umum (ketum) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

POLITIK | 17 September 2021

Pilkades Serentak di Kabupaten Tangerang Akan Digelar 10 Oktober 2021

Pilkades serentak di Kabupaten Tangerang akan digelar pada 10 Oktober 2021.

POLITIK | 17 September 2021

Gabung Partai Emas, Sonny Tulung Dipercaya Jadi Wakil Ketua Umum

Sonny Tulung dipercaya untuk menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Emas.

POLITIK | 17 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Vaksinasi Covid-19


# Sonny Tulung


# Ganjil Genap


# KKB



TERKINI
Maman: Beragama dan Bernegara dalam Satu Napas NKRI untuk Lawan Ideologi Transnasional

Maman: Beragama dan Bernegara dalam Satu Napas NKRI untuk Lawan Ideologi Transnasional

NASIONAL | 3 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings