Fahri Hamzah: Isu Politik Identitas untuk Memecah Belah Rakyat
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Fahri Hamzah: Isu Politik Identitas untuk Memecah Belah Rakyat

Jumat, 20 November 2020 | 10:19 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / WBP

Medan, Beritasatu.com - Politik identitas dan dinasti politik menjadi mainan segelintir oknum untuk menjegal elektabilitas calon Wali Kota Medan Bobby Nasution yang kian memuncak. Isu itu sengaja diciptakan untuk memecah belah masyarakat menjelang Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Medan.

Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah dalam diskusi bersama Ketua Umum Partai Gelura Anis Matta dan Bobby Nasution di Studio Kolabirasi Medan Berkah, menyebutkan, isu politik dinasti itu sengaja dihembuskan rival Bobby Nasution.

"Kita ada di dalam negara yang berdemokrasi. Dalam demokrasi itu memberikan ruang untuk semua orang terlibat. Demokrasi menghapus tuduhan bahwa dinasti itu masih ada. Dalam demokrasi semua punya peluang. Ada wali kota, anaknya bagus maka didukung dan seterusnya," ujar Fahri Hamzah, Kamis (19/11/2020) malam.

Fahri menambahkan, dalam proses demokrasi tidak bisa melarang siapa pun maju dalam kontestasi pilkada. Selain tidak ada hukum yang dilanggar, Undang - Undang (UU) juga mengatur di dalamnya. Sebaliknya, kehadiran Bobby - Aulia dalam Pilkwalkot Medan, akan menguntungkan masyarakat.

"Keuntungan yang bakal diperoleh masyarakat di Medan karena Mas Bobby memiliki hubungan kedekatan dan bisa berkolaborasi dengan pemerintah pusat. Ini merupakan nilai plus dari pasangan Bobby - Aulia, yang mungkin tidak dimiliki pasangan calon lain dalam pilkada serentak di Indonesia," ungkapnya.

Menurutnya, kolaborasi daerah dengan pusat itu menjadi salah satu faktor penenti kemajuan pembangunan. Pemerintah kota itu jika main sendiri maka tidak akan sanggup memajukan daerah. Sehingga, perlu bantuan dari pusat. "Jika malah berantem sama pusat, efeknya infrastruktur Medan berantakan," ungkap Fahri Hamzah.

Bagi kubu tertentu yang anti-pemerintah pusat, Fahri Hamzah justru pesimistis tidak mampu membenahi Kota Medan. "Itu yang antipusat kalau pun menang bakal susah karena tak harmonis," kata Fahri.

Provokasi anti-pemerintahan pusat di Piwalkot Medan, kata Fahri, sebaiknya tidak usah ditanggapi. Masyarakat harus fokus untuk memenangkan pasangan Bobby Nasution dan Aulia Rachman. Dengan demikian, Kota Medan cepat dibenahi, dan mengejar ketertinggalan. "Ini negara kesatuan bukan negara federal. Negara kesatuan itu pemerintahan pusat membentuk pemerintah daerah lewat UU. Kita harus bina hubungan baik dengan pemerintah pusat, gak bisa pemda buruk hubungan dengan pusat. Ini pilkada dibenturkan ke pusat, menang pun susah itu nanti. Masyarakat Medan jangan mau terprovokasi," pungkas Fahri.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Calon Petahana Walkot Semarang Hadiri Debat Publik

Calon petahana Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama wakilnya Hevearita mengikuti debat publik perdana Pemilihan Wali Kota Semarang.

POLITIK | 19 November 2020

Kenaikan Elektabilitas dalam Masa Kampanye Sulit Dilakukan

Peningkatan elektabilitas di masa kampanye, atau ketika jeda sebelum waktu pemilihan, sangat sulit terjadi.

NASIONAL | 19 November 2020

Disinyalir Ada Kekuatan Politik Manfaatkan Sentimen Agama

Politisasi agama merupakan cara yang buruk dan berbahaya jika digunakan untuk memprovokasi.

POLITIK | 19 November 2020

Kejaksaan Berkomitmen Amankan Kegiatan Pembangunan Strategis

Pengamanan pembangunan strategis merupakan bagian dari peran intelijen penegakan hukum dalam melakukan upaya pencegahan.

POLITIK | 19 November 2020

Djarot: Kalah Debat Pilwalkot Surabaya, Ada yang Terapkan Strategi Pecah Belah

Djarot Saiful Hidayat menyebut calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin (MA) kurang begitu paham pemerintahan yang baik dan memakai strategi pecah belah.

POLITIK | 19 November 2020

Mendagri Ancam Pecat Kepala Daerah yang Tidak Mampu Cegah Kerumunan

Pemecatan juga dilakukan jika para kepala daerah tidak memberi contoh yang baik dalam menghindari kerumunan.

POLITIK | 19 November 2020

Polemik Instruksi Mendagri tentang Pemberhentian Kepala Daerah, Ini Penjelasan Stafsus Mendagri

Instruksi mendagri itu bersifat mengingatkan, sebab mendagri memiliki fungsi dan kewenangan untuk membina serta mengawasi kepala daerah.

POLITIK | 19 November 2020

E-Parlemen Memudahkan Masyarakat Berkomunikasi dengan DPR

Setelah E-Parlemen diluncurkan pada 8 Oktober 2020, DPR akan mengurangi penggunaan kertas dalam semua agenda kerja dan secara bertahap menuju paperless.

POLITIK | 19 November 2020

Bamsoet Minta KPU Waspadai Potensi Serangan Siber di Pilkada 2020

Menurut Bamsoet, pelaksanaan Pilkada 2020 tak luput dari potensi ancaman siber.

POLITIK | 19 November 2020

Dirawat di RSPAD, Kondisi Surya Paloh Kian Stabil

Dokter menyebut Surya terkena demam berdarah.

POLITIK | 19 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS