Kasus Edhy Prabowo, Gerindra Minta Maaf kepada Presiden Jokowi
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Kasus Edhy Prabowo, Gerindra Minta Maaf kepada Presiden Jokowi

Jumat, 27 November 2020 | 19:41 WIB
Oleh : YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan bahwa partai-nya meminta maaf kepada Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Ma'ruf Amin atas peristiwa tertangkapnya Edhy Prabowo dalam kasus dugaan korupsi ekspor benih lobster di Kementerian Kelautan dan Perikanan.

"Kepada Presiden Jokowi, Wapres KH. Ma'ruf Amin, dan seluruh kabinet Indonesia Maju, kami sampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian ini," kata Muzani seperti diunggah di akun Instagram resmi Partai Gerindra, Jumat (27/11/2020).

Dia percaya kasus yang menimpa Edhy Prabowo tidak akan mengganggu proses dan berjalannya pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

Muzani juga berharap seluruh kegiatan pemerintah tetap berjalan seperti pelayanan kepada masyarakat dan pembangunan.

"Kami harap seluruh kegiatan pemerintahan tetap berjalan sebagaimana biasanya, pelayanan terhadap masyarakat dan pembangunan seperti yang sudah direncanakan sebelumnya seperti arahan Presiden," ujarnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan beberapa orang di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten pada Rabu (25/11) dini hari.

Dalam perkembangannya, KPK menetapkan Edhy Prabowo sebagai tersangka penerima suap dalam kasus perizinan tambak, usaha dan/atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020. Terkait hal tersebut, KPK selanjutnya menetapkan tujuh orang sebagai tersangka.

Sebagai penerima, yakni Edhy Prabowo (EP), Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Safri (SAF), Andreu Pribadi Misata (APM), pengurus PT ACK Siswadi (SWD), staf istri Menteri Kelautan dan Perikanan Ainul Faqih (AF), dan Amiril Mukminin (AM). Sedangkan sebagai pemberi, yaitu Direktur PT DPP Suharjito (SJT).

​​​​​​​Edhy Prabowo menyatakan akan mengundurkan diri sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Gerindra pasca ditetapkan sebagai tersangka KPK.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pilkada Serentak, Kapolda Jateng Sebut Boyolali dan Klaten Rawan

Sebanyak 14.000 personel akan tersebar di 21 kabupaten/kota di Jateng yang melaksanakan pilkada.

POLITIK | 27 November 2020

Munas MUI, Ma'ruf Amin Ketua Dewan Pertimbangan, Miftahul Achyar Jadi Ketum

Munas menghasilkan sejumlah fatwa, rekomendasi, dan memilih kepengurusan dan puncak pimpinan MUI periode 2020-2025.

POLITIK | 27 November 2020

KPU Libatkan Mahasiswa Lipat Surat Suara Pilwalkot Ternate

Ada sejumah kertas surat suara yang rusak.

POLITIK | 27 November 2020

Pengganti Menteri Kelautan, KSP: Hak Prerogatif Presiden

Rencana pergantian Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Edhy Prabowo merupakan hak prerogatif Presiden Joko Widodo.

POLITIK | 26 November 2020

M Qodari: Sandiaga Uno dan Fadli Zon Calon Pengganti Menteri Kelautan

Sandiaga Uno dan Fadli Zon menjadi kandidat kuat menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan setelah Edhy Prabowo mundur usai terkena OTT KPK.

POLITIK | 26 November 2020

Mendagri: 884.904 Pemilih Pilkada 2020 Belum Rekam E-KTP

Mendagri Tito Karnavian menyebut pihaknya telah melakukan rekonsiliasi data daerah-daerah mana saja yang belum melakukan perekaman.

POLITIK | 26 November 2020

Reshuffle Menyeluruh Disebut Berpeluang pada Awal Tahun

Perombakan kabinet menyeluruh berpeluang dilakukan awal tahun 2021.

POLITIK | 26 November 2020

Survei SMRC: 57 Persen Masyarakat Indonesia Tidak Suka Rizieq

Hasil survei SMRC menemukan bahwa sebanyak 57 persen masyarakat tidak menyukai Rizieq Syihab.

POLITIK | 26 November 2020

Gerindra Tak Mau Suuzan Penangkapan Edhy Prabowo karena Pilkada 2020

Kasus dugaan korupsi yang menimpa kader utamanya, Edhy Prabowo, tak membuat Partai Gerindra surut dalam upaya pemenangan Pilkada Serentak 2020.

POLITIK | 26 November 2020

Dasco: Edhy Sudah Mengundurkan Diri dari Gerindra, Kami Terima

Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan pihaknya menerima pengunduran diri Edhy yang tercatat sebagai Wakil Ketua Umum Gerindra.

POLITIK | 26 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS