Balbaid: Pengganti Edhy Prabowo Harus Jalankan Amanah
Logo BeritaSatu

Balbaid: Pengganti Edhy Prabowo Harus Jalankan Amanah

Jumat, 27 November 2020 | 22:21 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Pengganti Edhy Prabowo sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan definitif masih jadi teka-teki. Semua keputusan berada di tangan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pengusaha muda Indonesia, Muhammad Ahmad Balbaid mengatakan Presiden memiliki hak prerogatif untuk menunjuk menteri. Balbaid berharap pengganti Edhy dapat menjalankan amanah dengan baik.

“(pengganti Edhy) itu tergantung Pak Jokowi selaku presiden, karena sesuai UUD 1945, itu hak prerogatif presiden. Siapapun yang dipilih presiden tentu harus menjalankan amanah dengan baik,” kata Balbaid, di Jakarta, Jumat (27/11/2020).

Wakil Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) DKI Jakarta tersebut pun punya pilihan sendiri untuk dipertimbangkan. Salah satunya yakni Robert Joppy Kardinal. Robert merupakan politikus berpengalaman, mantan bendahara umum Partai Golkar, empat periode di komisi IV DPR, ketua fraksi Partai Golkar di DPR. Robert dinilai bisa menjadi menteri yang mewakili daerah timur Indonesia.

“Saya yakin Robert Joppy Kardinal layak dipertimbangkan. Selain Bu Susi Pudjiastuti yang sudah tunjukkan integritas selama 5 tahun ketika jabat menteri kelautan dan perikanan. Figur bersih dan bisa mengangkat industri perikanan yang dibutuhkan Jokowi,” ujar Balbaid.

Menurutnya, Robert Joppy Kardinal bisa mengangkat kehidupan nelayan dan industri perikanan serta bisa bekerja dengan baik.

“Robert Joppy Kardinal bisa bekerja dengan baik untuk mengangkat harkat, martabat, dan penghidupan nelayan maupun industri perikanan, nelayan itu adalah kelompok masyarakat termiskin di indonesia, harus benar-benar diperhatikan agar hidupnya lebih baik dan terangkat dari kemiskinan,” kata Balbaid.

Balbaid menuturkan tugas menteri kelautan dan perikanan pengganti Edhy Prabowo semakin berat. “Sebab, dia harus berani melakukan bersih-bersih di internal KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan), mengatasi krisis akibat pandemi yang juga menimpa sektor kelautan dan perikanan, serta merumuskan program prioritas sampai 2024 nanti,” kata Balbaid.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kasus Edhy Prabowo, Gerindra Minta Maaf kepada Presiden Jokowi

Partai Gerindra meminta maaf kepada Presiden Joko Widodo terkait salah satu kadernya Edhy Prabowo yang terkena OTT KPK.

POLITIK | 27 November 2020

Pilkada Serentak, Kapolda Jateng Sebut Boyolali dan Klaten Rawan

Sebanyak 14.000 personel akan tersebar di 21 kabupaten/kota di Jateng yang melaksanakan pilkada.

POLITIK | 27 November 2020

Munas MUI, Ma'ruf Amin Ketua Dewan Pertimbangan, Miftahul Achyar Jadi Ketum

Munas menghasilkan sejumlah fatwa, rekomendasi, dan memilih kepengurusan dan puncak pimpinan MUI periode 2020-2025.

POLITIK | 27 November 2020

KPU Libatkan Mahasiswa Lipat Surat Suara Pilwalkot Ternate

Ada sejumah kertas surat suara yang rusak.

POLITIK | 27 November 2020

Pengganti Menteri Kelautan, KSP: Hak Prerogatif Presiden

Rencana pergantian Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Edhy Prabowo merupakan hak prerogatif Presiden Joko Widodo.

POLITIK | 26 November 2020

M Qodari: Sandiaga Uno dan Fadli Zon Calon Pengganti Menteri Kelautan

Sandiaga Uno dan Fadli Zon menjadi kandidat kuat menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan setelah Edhy Prabowo mundur usai terkena OTT KPK.

POLITIK | 26 November 2020

Mendagri: 884.904 Pemilih Pilkada 2020 Belum Rekam E-KTP

Mendagri Tito Karnavian menyebut pihaknya telah melakukan rekonsiliasi data daerah-daerah mana saja yang belum melakukan perekaman.

POLITIK | 26 November 2020

Reshuffle Menyeluruh Disebut Berpeluang pada Awal Tahun

Perombakan kabinet menyeluruh berpeluang dilakukan awal tahun 2021.

POLITIK | 26 November 2020

Survei SMRC: 57 Persen Masyarakat Indonesia Tidak Suka Rizieq

Hasil survei SMRC menemukan bahwa sebanyak 57 persen masyarakat tidak menyukai Rizieq Syihab.

POLITIK | 26 November 2020

Gerindra Tak Mau Suuzan Penangkapan Edhy Prabowo karena Pilkada 2020

Kasus dugaan korupsi yang menimpa kader utamanya, Edhy Prabowo, tak membuat Partai Gerindra surut dalam upaya pemenangan Pilkada Serentak 2020.

POLITIK | 26 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS