HUT PSI, Jokowi: Anak Muda Jangan Jadi Toxic
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.47 (0.2)   |   COMPOSITE 6359.21 (11.43)   |   DBX 1342.2 (24.41)   |   I-GRADE 184.288 (-0.3)   |   IDX30 516.126 (-0.7)   |   IDX80 138.807 (-0.33)   |   IDXBUMN20 408.536 (-2.89)   |   IDXESGL 142.044 (-0.25)   |   IDXG30 145.076 (0.14)   |   IDXHIDIV20 455.222 (-0.88)   |   IDXQ30 147.857 (-0.01)   |   IDXSMC-COM 298.089 (1.7)   |   IDXSMC-LIQ 362.717 (-1.32)   |   IDXV30 136.649 (-0.85)   |   INFOBANK15 1071.96 (1.29)   |   Investor33 444.599 (-0.31)   |   ISSI 184.85 (-0.31)   |   JII 633.797 (-1.51)   |   JII70 223.435 (-0.51)   |   KOMPAS100 1241.07 (-1.94)   |   LQ45 967.658 (-1.31)   |   MBX 1728.33 (-1.73)   |   MNC36 329.04 (-0.3)   |   PEFINDO25 326.697 (0.91)   |   SMInfra18 315.108 (-1.73)   |   SRI-KEHATI 378.138 (-0.15)   |  

HUT PSI, Jokowi: Anak Muda Jangan Jadi Toxic

Minggu, 29 November 2020 | 19:36 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun, Yustinus Paat / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia membutuhkan lebih banyak lagi anak-anak muda yang berani, gesit dan semangat dalam membangun Indonesia maju. Anak muda harus menjadi penguat (tonik) bangsa, jangan menjadi racun atau toxic.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) keenam Partai Solidaritas Indonesia (PSI) secara virtual, Minggu (29/11/2020).

"Indonesia membutuhkan lebih banyak lagi anak anak muda yang berani, yang gesit, dan penuh semangat untuk menuju Indonesia maju. Itulah modal untuk memenangkan pertarungan global," kata Jokowi.

Dalam sambutannya, Jokowi menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus dan kader PSI di manapun berada. Menurutnya, usia enam tahun adalah usia yang masih sangat muda bagi sebuah partai politik. Tetapi ia melihat PSI yang banyak digawangi anak-anak muda memiliki kesempatan besar untuk maju.

"Usia muda membawa energi perubahan, berpikir positif, berani melakukan lompatan, bergerak lebih lebih lincah dan gesit dan selalu optimistis melihat masa depan," ujar Jokowi.

Apalagi, saat ini dalam menghadapi persaingan global, lanjut Jokowi, pihak yang cepat akan mengalahkan yang lambat. Pihak yang kreatif dan inovatif akan mengalahkan yang rutinitas dan monoton. "Saya melihat modal kecepatan, modal kreativitas dan modal inovasi ini ada di PSI," terang Jokowi.

Kepada kader PSI yang sedang dipenuhi semangat, Jokowi mengatakan Indonesia sedang memasuki era puncak bonus demografi. Anak-anak muda akan menjadi segmen terbesar dari populasi penduduk Indonesia. "Proporsi anak muda yang besar ini akan bisa menjadi tonik yang menguatkan bangsa kita, tetapi juga bisa menjadi toxic, menjadi racun bila kita tidak siap dari sekarang," ungkap Jokowi.

Saat ini, Jokowi memaparkan, setiap tahun, ada sekitar 2,9 juta penduduk usia kerja baru. Anak-anak muda yang masuk ke pasar kerja, apalagi di tengah pandemi, terdapat kurang lebih 6,9 juta pengangguran dan 3,5 juta pekerja terdampak pandemi Covid-19.

"Kita juga menghadapi kenyataan sebanyak 87% dari total penduduk pekerja memiliki tingkat pendidikan setingkat SMA ke bawah, dan 39% di antaranya berpendidikan sekolah dasar," jelas Jokowi.

Ini artinya, kata Jokowi, untuk menghadapi puncak bonus demografi, tidak ada pilihan lain bagi pemerintah, selain harus bekerja keras untuk menyiapkan sumber daya manusia yang unggul. Pemerintah juga harus bekerja keras menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya. Itulah yang menjadi prioritas utama pemerintah saat ini.

"Kita mengajak PSI untuk menjadi bagian upaya ini. Oleh karena itu saya mengajak seluruh kader PSI di seluruh pelosok tanah air untuk menjadi simpul simpul kreativitas dan penggerak optimisme anak-anak muda untuk turun tangan membantu menyelesaikan persoalan persoalan bangsa melalui keberanian untuk melakukan lompatan dengan kreativitas dan inovasinya," papar Jokowi.

"Selamat merayakan ultah keenam PSI, dan teruslah hadir menginspirasi kebaruan untuk melakukan lompatan kemajuan," ucap Jokowi lagi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bawaslu Temukan 2.508 Pelanggaran Pilkada 2020

Jenis pelanggaran terbanyak berupa pemasangan spanduk/baliho paslon tidak sesuai dengan ketentuan pemasangan alat peraga kampanye (APK).

POLITIK | 29 November 2020

Bawaslu Catat 80 Pelanggaran Pidana Pilkada

Berbagai bentuk pelanggaran pidana pilkada tersebut, sudah masuk penegak hukum untuk diproses.

POLITIK | 29 November 2020

Petrus Kasihiw Janji Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Bintuni

Petrus menyatakan, terdapat juga program paket pedesaan dan perkotaan untuk pengusaha asli Papua dan pengusaha lokal.

POLITIK | 29 November 2020

HUT Korpri, Menteri Tjahjo: Wujudkan ASN Profesional

Tjahjo juga mengingatkan jajaran ASN senantiasa mematuhi protokol kesehatan.

POLITIK | 29 November 2020

Jokowi Bubarkan 10 Lembaga Nonstruktural

Lembaga yang dibubarkan antara lain Dewan Riset Nasional, Dewan Ketahanan Pangan, Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura.

POLITIK | 29 November 2020

Cita-cita RI Menjadi Pemerintahan Kelas Dunia Ada di Tangan Korpri

Upaya pemerintah untuk menjadi pemerintahan kelas dunia di tahun 2024 sangat ditentukan oleh kemampuan ASN untuk bertransformasi dan berbenah diri.

POLITIK | 29 November 2020

Presiden Apresiasi Semangat Pengabdian Korpri di Tengah Pandemi

Kepala Negara berharap pandemi tak menjadi penghalang bagi para ASN untuk dapat bekerja dengan sigap dan cepat.

POLITIK | 29 November 2020

Bawaslu Apresiasi Langkah Polresta Sidoarjo Redam Kampanye Hitam

Bawaslu Sidoarjo merespon positif langkah Polresta Sidoarjo yang telah mengoptimalkan peran Patroli Siber guna meredam munculnya kampanye hitam.

POLITIK | 28 November 2020

Pengganti Edhy Prabowo, KSP: Presiden Perlu Waktu Cari Sosok Tepat

Posisi Menteri Kelautan dan Perikanan saat ini masih dijabat sementara oleh Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

POLITIK | 28 November 2020

Perempuan Garda Nusantara Ajukan Tiga Tuntutan Atasi Persoalan Bangsa

Perempuan Garda Nusantara mendesak Presiden Jokowi untuk bertindak cepat dan tegas dalam mengatasi setiap persoalan bangsa mulai dari covid sampai radikalisme.

POLITIK | 28 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS