Jokowi: Pandemi Covid-19 Memperburuk Capaian SDGs Dunia
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Jokowi: Pandemi Covid-19 Memperburuk Capaian SDGs Dunia

Kamis, 17 Desember 2020 | 13:07 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan pandemi Covid-19 telah mengakibatkan terjadinya krisis kesehatan dan perekonomian yang memperburuk capaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia, bahkan dunia.

“Pandemi telah akibatkan krisis kesehatan dan perekonomian yang memperburuk capaian SDGs kita, bahkan juga capaian SDGs dunia,” kata Jokowi saat membuka Konferensi Tahunan SDGs Indonesia Tahun 2020 secara virtual, Kamis (17/12/2020).

SDGs terdiri dari 17 target, di antaranya pengentasan kemiskinan, kelaparan, kesehatan dan kesejahteraan, pendidikan, kesetaraan gender, air bersih dan sanitasi, energi ramah lingkungan, pertumbuhan ekonomi, pembangunan dan inovasi industri dan infrastruktur, mengurangi kesenjangan, kota dan komunitas yang berkelanjutan, produksi dan konsumsi yang bertanggung jawab, mengatasi perubahan iklim, dll.

Menurut Jokowi, selama ini Pemerintah telah bekerja keras untuk mencapai target SDGs yang sepenuhnya sesuai dengan prioritas kebijakan pemerintah. Di antaranya, untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, memberikan kesejahteraan yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Diakuinya, saat ini tantangan untuk mencapai target SDGs kini semakin berat. Namun, Jokowi menegaskan tantangan tersebut tidak boleh menyurutkan semangat dan menurunkan target SDGs Indonesia.

“Tantangan itu tidak boleh menyurutkan semangat kita dan tidak boleh menurunkan target SDGs kita,” tegas Jokowi.

Justru dengan tantangan ini, memberikan peluang bagi Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk mencari cara dan terobosan baru. Sehingga Indonesia mampu melakukan lompatan dalam mencapai target SDGs.

“Tidak ada cara lain, bahwa inovasi harus terus dilakukan, cara yang lebih efektif dan efisien harus terus dikembangkan, hasil yang lebih maksimal harus terus diperjuangkan,” ujar Jokowi.

Salah satu cara untuk bisa mengatasi tantangan untuk mencapai target SDGs, menurut Jokowi adalah dengan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Setiap peneliti, akademisi, dan institusi pendidikan pasti memiliki keunggulannya masing-masing dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Saya yakin kita menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang bisa kita gunakan. Setiap peneliti, setiap akademisi, setiap institusi pendidikan pasti memiliki keunggulannya masing-masing. Setiap praktisi baik di pemerintahan, di masyarakat sipil maupun di swasta pasti mempunyai pengalaman berbeda-beda,” terang Jokowi.

Kekayaan ilmu pengetahuan dan teknologi itu yang harus disinergikan dan dibutuhkan keseriusan untuk saling berbagi dan saling bersinergi. Juga dibutuhkan agenda yang jelas di setiap forum-forum seperti Konferensi Tahunan SDGs dengan target yang jelas.

Tidak hanya itu, lanjut Jokowi, dalam pengadaan forum tentang SDGs, orkestrasi nasional harus jelas dan kuat. Agar sharing pengetahuan bisa berkelanjutan dan menghasilkan rekomendasi yang konkret. Setiap gagasan harus dijabarkan dalam aksi yang jelas dan terstruktur.

“Saya selalu perintahkan agar pejabat pemerintah untuk meminta masukan dari para ahli. Kita harus memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini. Kita harus memanfaatkan inovasi yang didukung dengan perkembangan iptek terkini,” jelas Jokowi.

Karena itu, Kepala Negara menyambut baik diselenggarakannya Konferensi Tahunan SDGs. Dan ia meminta Menteri Perencanaan Pembangunan/Kepala Bappenas untuk menyiapkan orkestrasi nasional yang berkelanjutan. Agar pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat maksimal dalam perumusan kebijakan. Serta dalam pelaksanaan program-program pemerintah termasuk untuk percepatan pencapaian target SDGs.

“Saya menunggu rekomendasi konkret dari Bapak, Ibu semua, yang bisa kami gunakan sebagai rujukan untuk mempercepat pencapaian target SDGs,” kata Jokowi mengakhiri sambutannya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

2020 Didominasi Hoax Pandemi, Pilkada, dan UU Cipta Kerja

Dari 2.024 hoax yang beredar di Indonesia, sepertiganya tentang pandemi Covid-19.

POLITIK | 17 Desember 2020

Festival HAM Dorong Lebih Banyak Daerah Ramah HAM

Dari 514 Kabupaten/Kota di Indonesia, 259 di antaranya telah mendapat penghargaan sebagai Kabupaten/Kota peduli HAM.

POLITIK | 17 Desember 2020

Bahas Kedamaian, Tokoh Agama Papua Temui Moeldoko

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menerima audiensi perwakilan tokoh agama Papua, Rabu (16/12).

NASIONAL | 17 Desember 2020

Jokowi: Bantuan Modal Kerja untuk Ringankan Beban Saat Pandemi

Jokowi mengharapkan para pelaku usaha, khususnya usaha mikro dan kecil, dapat tetap menjalankan usahanya dan tetap menjaga semangat berusaha.

POLITIK | 16 Desember 2020

Bawaslu: Pelanggaran Kampanye di Medsos Melonjak Saat Masa Tenang

Hasil pengawasan Bawaslu menemukan 462 akun resmi yang masih aktif berkampanye selama masa tenang.

POLITIK | 16 Desember 2020

Gratiskan Vaksin Covid-19, Banggar DPR Nilai Langkah Jokowi Tepat

Ketua Banggar DPR Said Abdullah menilai, langkah Presiden Jokowi menggratiskan vaksin Covid-19 untuk seluruh rakyat Indonesia sangat tepat.

POLITIK | 16 Desember 2020

PSI Apresiasi Keputusan Jokowi Gratiskan Vaksin Covid-19

Partai Solidaritas Indonesia mengapresiasi keputusan Jokowi menggratiskan vaksin Covid-19 untuk seluruh rakyat Indonesia.

POLITIK | 16 Desember 2020

Bawaslu: Rekapitulasi Masih Manual, Sirekap Minim Digunakan

Kesulitan dalam mengakses Sirekap tidak hanya dialami oleh KPPS tetapi juga oleh panitia pemilih kecamatan (PPK) dan KPU Kabupaten/Kota.

POLITIK | 16 Desember 2020

Bawaslu Terima 104 Laporan Dugaan Politik Uang Pilkada 2020

Sedikitnya ada sebanyak 104 laporan dugaan politik uang yang terjadi selama masa tenang Pilkada Serentak.

POLITIK | 16 Desember 2020

Maman Imanulhaq Dinilai Layak Masuk Kabinet

Pendiri Pondok Pesantren Al Mizan, Lebak, Banten, itu layak untuk menjadi menteri agama atau menteri sosial.

POLITIK | 16 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS