Potensi Jokowi Tiga Periode Bersama Prabowo Subianto
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Potensi Jokowi Tiga Periode Bersama Prabowo Subianto

Kamis, 17 Desember 2020 | 20:47 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari menyampaikan pandangannya terkait dinamika politik pada tahun 2021 setelah rampungnya gelaran Pilkada serentak 2020 yang berlangsung di 270 daerah di Indonesia pada 9 Desember 2020 yang lalu.

Salah satu kemungkinan skenario luar biasa yang dikemukakan Qodari adalah berduetnya Joko Widodo dengan Prabowo Subianto. Jokowi memiliki kemungkinan menjabat sebagai presiden dalam tiga periode bersama Prabowo melalui amendemen UUD 45.

Menjawab pertanyaan moderator tentang dinamika politik 2021 dalam webinar Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) yang bertajuk “Indonesia’s Economic and Political Outlook 2021”, Kamis (17/12/2020), Qodari menilai kondisi akan aman karena tidak ada peristiwa politik besar seperti Pilkada serentak 2020.

Menurut Qodari, kemungkinan di tahun 2021 akan ada pembahasan mengenai revisi UU Pilkada dan Pemilu oleh DPR, di mana isu yang akan dibahas diantaranya terkait kemungkinan akan diadakan lagi pilkada tahun 2022 dan 2023.

“Khususnya oleh partai-partai menengah dan kecil, tapi menurut saya partai-partai besar seperti PDIP, kemudian Gerindra dan Golkar ada kemungkinan menolak,” ungkapnya.

Penolakan 3 partai tersebut, kata Qodari dengan syarat mereka sudah mempunyai rencana atau kesepakatan mengenai desain politik pada pilpres 2024 yang akan datang.

“Desain politiknya seperti apa, ada beberapa kemungkinan termasuk kemungkinan-kemungkinan yang ‘extreme’ atau luar biasa,” jelasnya.

Qodari menerangkan, kemungkinan yang luar biasa itu setidaknya ada dua.

Pertama, kemungkinan Joko Widodo maju presiden untuk ketiga kalinya, tetapi kali ini dengan Prabowo Subianto sebagai Wakil Presidennya. “Tentu saja hal ini memerlukan amendemen UU Dasar 1945,” bebernya.

Kedua, lanjut Qodari, Prabowo maju sebagai calon Presiden dengan wakilnya berasal dari PDI Perjuangan.

“Kemungkinan skenario pertama bisa saja terjadi untuk menciptakan stabilitas politik sekaligus menghindari pemilu yang mengerikan seperti pada Pilpres sebelum-sebelumnya yang melahirkan dikotomi Cebong dan Kampret,” terangnya.

Qodari menilai sosok Jokowi dan Prabowo merupakan representasi atau simbol dari pengelompokan di masyarakat Indonesia, sedemikian hingga pada momentum Pilpres 2019 terlahir istilah cebong dan kampret yang bertahan sampai saat ini.

Jika keduanya bergabung maka tidak ada lagi dikotomi "cebong" dan "kampret" pada pemilu yang akan datang, imbuh sarjana psikologi UI dan master ilmu pemerintahan Essex University, Inggris itu.

“Makanya kemungkinan semacam itu bisa saja terjadi, yaitu demi menjaga stabilitas dan menghindari Pemilu Presiden yang mengerikan di mana terjadi pembelahan seperti halnya 'cebong' dan 'kampret' di Pilpres 2019,” tuntasnya menjawab moderator.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Airlangga akan Buka Kuliah Umum Golkar Institute soal Kepemimpinan Indonesia dalam G20

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto akann membuka kuliah umum Golkar Institute dengan tema “Kepemimpinan Indonesia dalam G20, besok.

POLITIK | 26 Oktober 2021

JK Diyakini akan Perjuangkan Anies Baswedan, Ini Analisis Qodari

M.Qodari menilai mantan Wapres Jusuf Kalla bisa memberikan dukungan politik berupa lobi untuk pencalonan Anies Baswedan di Pilpres 2024 nanti.

POLITIK | 26 Oktober 2021

PDIP dan PKP Berkomitmen Jadi Benteng Penjaga Ideologi Pancasila

PDI Perjuangan (PDIP) dan Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) berkomitmen bekerjasama dan menjadi benteng Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika

POLITIK | 26 Oktober 2021

Jokowi Minta Libur Natal dan Tahun Baru Tak Berpotensi Tingkatkan Kasus Covid-19

Jokowi minta seluruh kepala daerah dapat mengelola dan mengatur libur Natal dan Tahun Baru yang dapat berpotensi menimbulkan peningkatan kerumunan.

NASIONAL | 26 Oktober 2021


Partai Nasionalis dan Religius Menentukan pada Pilpres dan Pileg 2024

Partai nasionalis dan religius menentukan pada Pilpres 2024 karena sampai saat ini gabungan dua kekuatan ini masih cukup kuat di kancah perpolitikan Tanah Air.

POLITIK | 26 Oktober 2021

Puan Dukung Kenaikan Upah Minimum 2022 Demi Pemulihan Ekonomi Rakyat

Puan mengapresiasi pemerintah dalam hal ini Kementerian Tenaga Kerja yang memberi sinyal akan ada kenaikan upah minimum.

POLITIK | 25 Oktober 2021


Bamsoet: Membiarkan Negara Tanpa Arah, Tidak Sesuai Ajaran Islam

Bambang Soesatyo atau akrab disapa Bamsoet menyebut Indonesia membutuhkan haluan negara. Sebab, membiarkan negara tanpa arah, tidak sesuai ajaran Islam.

POLITIK | 25 Oktober 2021

PPP Harap Jubir Presiden Jago Komunikasi Bukan Miskomunikasi

Waketum PPP Arsul Sani berharap jubir Presiden Joko Widodo, benar-benar andal dalam hal komunikasi.

POLITIK | 25 Oktober 2021


TAG POPULER

# Kapolres Nunukan


# Cristiano Ronaldo


# Sudi Silalahi


# Upah Minimum


# Valentino Rossi



TERKINI
Gunakan Santunan Covid Rp 818 Juta, Pria AS Belanja Kartu Pokemon

Gunakan Santunan Covid Rp 818 Juta, Pria AS Belanja Kartu Pokemon

DUNIA | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings