Calon Kapolri, Boy Rafli Paling Banyak Disebut
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Calon Kapolri, Boy Rafli Paling Banyak Disebut

Jumat, 8 Januari 2021 | 08:54 WIB
Oleh : Primus Dorimulu / AO

Jakarta, Beritasatu.com - Menjelang sidang paripurna DPR, Senin (11/1/2020), nama Komjen Boy Rafli Amar, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), paling banyak disebut publik sebagai calon kuat Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). Pada rapat paripurna nanti, nama calon Kapolri dibacakan dan selanjutnya menjalani fit and proper test (uji kepatutan dan kelayayakan) oleh DPR.

Informasi yang dihimpun Beritasatu.com hingga Kami (7/1/2020), Presiden Jokowi ini mengantungi empat nama calon pengganti Kapolri Jenderal Idham Azis, yang merupakan hasil penyaringan dari nama-nama yang masuk lewat Menko Polhukam, Kompolnas, dan Kapolri. Keempat nama itu adalah Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar, Kabarhakam Komjen Agus Andrianto, Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, dan Kabareskim Irjen Listyo Sigit Prabowo.

"Presiden akan memilih satu nama untuk diserahkan kepada DPR guna mencegah keterbelahan," kata seorang anggota Komisi III DPR yang dekat dengan Istana. Menurut dia, pada pemilhan tiga Kapolri sebelumnya, Presiden hanya menyodorkan satu nama.

Menurut dia, Boy Rafli belum tentu menjadi calon yang diajukan Presiden. "Tidak seorang pun tahu nama yang bakal diajukan Presiden ke DPR jelang menit terakhir. Tetapi, hingga saat ini, nama Boy yang paling banyak disebut publik," kata sumber itu.

Undang-Undang (UU) Nomor 2 tahun 2020 tentang Polri tidak membatasi berapa nama calon yang harus diusulkan Presiden ke DPR. UU Polri juga memberikan wewenang kepada Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) untuk memberikan saran dan pertimbangan tentangcalon Kapolri.

Komisioner Kompolnas Poengky Indarti mengatakan, saat ini pihaknya masih menggodok nama-nama yang akan diusulkan ke Presiden Jokowi. “Sedang on going. Kompolnas dalam waktu dekat segera menyerahkan pertimbangan kami kepada Presiden terkait calon Kapolri sehingga beliau akan memilih dan mengirimkan kepada DPR untuk disetujui,” kata Poengky.

Secara normatif, calon Kapolri adalah seorang perwira Polri dengan tiga bintang di pundak alias berpangkat Komjen. Namun, perwira bintang dua bisa saja berpeluang dengan cara “diparkir” sesaat atau menduduki jabatan bintang untuk sementara.

Selain empat nama yang peluangnya terbesar, ada nama-nama lain yang bisa saja menduduki jabatab Tribrata 1 tersebut. Mereka adalah Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdikla) Polri Komjen Arief Sulistyanto, Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Komjen Rycko Amelza Dahniel, dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Petrus Golose. Petrus baru dilantik sebagai Kepala BNN sehingga belum menjadi Komjen.

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Habiburokhman mengatakan, beberapa calon kuat Kapolri memiliki prestasi bagus. “Semua masih memiliki peluang yang sama besar. Prestasi bagus dan nyaris nol masalah signifikan,” katanya.

Habiburokhman menambahkan, kemungkinan besar akan muncul nama baru dalam bursa calon Kapolri. “Tidak tertutup juga kemungkinan muncul kuda hitam alias nama baru, tetapi perlu digarisbawahi, secara prinsip itu hak presiden untuk mengajukan calon,” katanya.

Ketua Komisi III DPR, Herman Herry berpandangan, rekam jejak dan profesionalisme harus menjadi acuan utama dalam menentukan calon kapolri. Isu-isu primordial, khususnya yang terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) seharusnya bukan menjadi pertimbangan Presiden Jokowi dalam memilih Kapolri baru.

“Tentunya, Kompolnas, dalam menjaring nama-nama calon kapolri untuk diusulkan ke Presiden, harus menomorsatukan rekam jejak calon. Mengukur hal tersebut di Korps Bhayangkara bukan hal yang sulit,” katanya. Menurut Herman, tugas Korps Bhayangkara adalah melindungi dan mengayomi seluruh rakyat Indonesia yang majemuk, tanpa memandang latar belakang suku, agama, dan kedudukannya.

Herman mengatakan, tantangan terberat Polri justru berada di internal. Dia berharap, pimpinan Polri betul-betul memiliki rekam jejak dan kemampuan yang teruji secara profesional dan bermartabat.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Partai Gerindra Raih Predikat 'Paling Informatif' dalam Keterbukaan Informasi

Penghargaan ini yang ke-5 diterima oleh Partai Gerindra sebagai partai politik terinformatif dan transparan.

POLITIK | 7 Januari 2021

Revisi UU Pemilu Harus Komprehensif

Revisi Undang-Undang (UU) 7/2017 tentang Pemilu diharapkan tidak mengutak-atik elemen teknis pemilu.

POLITIK | 7 Januari 2021

Anggota DPR Minta PSBB Total untuk Daerah Positivity Rate Lebih dari 5%

Said menilai kondisi pandemi Covid-19 kian menunjukkan tren ke arah yang mengkhawatirkan. Karena itu, PSBB total dan ketat mutlak diterapkan.

POLITIK | 7 Januari 2021

Sepanjang 2020, DPR Hampir Nihil Lahirkan UU Baru

DPR telah menetapkan 37 RUU Prioritas yang harus diselesaikan tahun 2020. Tetapi kenyataanya sampai akhir tahun, masih ada 34 RUU yang tidak bisa diselesaikan.

POLITIK | 7 Januari 2021

Diwarnai Kerusuhan, Kongres Sahkan Biden sebagai Presiden AS

Kongres resmi menetapkan Joe Biden sebagai Presiden Amerika Serikat pada Kamis dini hari (7/1/2021).

POLITIK | 7 Januari 2021

Bernad Sutrisno Resmi Jabat Posisi Sekjen KPU

Kegiatan pelantikan berlangsung dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

POLITIK | 7 Januari 2021

PSI Dukung Risma sebagai Garda Terdepan Penyaluran Bantuan untuk Rakyat

PSI dukung sepenuhnya Menteri Sosial, Tri Rismaharini, sebagai garda terdepan salurkan bantuan sosial tunai untuk meringankan beban rakyat di masa pandemi.

NASIONAL | 7 Januari 2021

Langkah Pengetatan PSBB di Jawa dan Bali Dinilai Tepat

"Jika perlu jangan tanggung, tetapi total atau lockdown ketat selama kurun waktu dua minggu tersebut,” kata ekonom Universitas Surakarta Agus Trihatmoko.

POLITIK | 6 Januari 2021

Blusukan Mensos Risma di Jakarta Patut Ditiru

Menurutnya, memaknai blusukan antara politisi dan masyarakat tentu berbeda. Yang penting adalah bagaimana rakyat memaknainya.

POLITIK | 6 Januari 2021

Jokowi: Gencarkan Protokol Kesehatan, Jangan Sampai RI Lockdown

Bila Covid-19 tidak dikendalikan, maka Indonesia akan mengalami kondisi yang sama dengan kota-kota besar dari negara lain yang akhirnya harus melakukan lockdown

POLITIK | 6 Januari 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS